
"kakak, Milka mau itu" ucap Milka menunjuk salah satu kedai makanan di pasar malam.
"tunggu disini, kakak beliin dulu" jawab Al menuruti keinginan Milka.
Sudah 2 minggu Milka keluar dari rumah sakit, dan sistem tersayangnya belum juga kembali.
Milka sedih, dia itu kangen TAU GAK SIH !
"lo kangen ama gw?, ciuss?"
's-sistem?'
"iyalah, ini gw, emangnya siapa lagi selain gw yang bisa bicara sama lo di tubuh lo?' angkuhnya
'biasa ae kali, eh, darimana si lo belajar bahasa gaul kek gitu?'
"gw belajar ya sama temen gw di dunia sistem lah"
'hah?! Dunia sistem? Emang ada?' tanyanya beruntun
"ya adalah goblok"
'kasar bet lo!'
'minimal ngaca dulu lah tolol' ucapnya memutar hologramnya malas.
Tak lama setelah Milka berbicara bersama sistem, dia dikagetkan oleh Al yang baru saja datang membawa takoyaki miliknya. Ya, tadi yang diminta Milka adalah takoyaki dan dia menunjuk pedagang takoyaki yang ganteng.
Milka menggaruk kepalanya yang tidak gatal, lalu bertanya "kok kakak bawa takoyaki?"
"ya kan lo yang minta"
"aku bukan minta takoyaki kakaaak, aku minta abang abangnya yang guaaanteng ituloh" ucapnya lagi dan menunjuk abang abang takoyaki.
Al terbengong mendengar permintaan Milka. Ia menghela nafas lelah mendengarnya dan menarik paksa Milka ke mobil nya.
"ih apasi kak, main tarik tarik aja. Milka kan mau itu" kesal Milka mendapat8 dirinya ditarik paksa Al menuju mobil.
Sesampainya dimobil Milka terus terusan cemberut sebagai kode bahwa dirinya sedang kesal dengan kakak Anjingnya ini.
...• • • •...
Mobil mewah yang dibawa oleh Al telah sampai di halaman mansion mewahnya itu.
Mereka keluar mobil dengan tenang, namun saat hampir sampai di pintu depan, Milka langsung berlari kedalam dan langsung menuju kamarnya.
"ANJING!! SIAPA YANG NGIKUTIN GW TOLOL" teriaknya menggema didalam kamar. Tadi dia merasa ada yang mengikutinya dari jarak jauh dan dia melihat dari ujung matanya, dia mengenakan jubah hitam.
'ada apa sih anjir, berisik lo' gertak sistem, dia itu sedang tidur nyenyak tapi dia terbangun karena mendengar teriakan tuannya yang menggema.
"Tadi gw rasa ada yang ngikutin gw dari belakang, lo liat gak?"
'halu kali' sangkalnya, tapi sebenarnya dia melihat orang itu dengan jelas bahkan SANGAT JELAS.
Ia menggaruk pipinya yang tidak gatal "Gw harap" ucapnya
'semoga kamu dilindungi oleh dia. DIA AKAN DATANG MELINDUNGIMU TUAN!' teriaknya tapi tidak dapat didengar oleh milka.
Keesokan harinya, Milka saat bangun tidur merasakan badannya pegal pegal. Saat ia bertanya kepada sistem, ia hanya menjawab 'yo ndak tau kok tanya saya' huh! Ingin sekali dia membuang sistem biadab itu.
Saat ini Milka sedang menonton TV di ruang tengah sambil memakan cemilan yang sudah berserakan di sekitarnya, bundanya sedang pergi arisan, papa nya pergi ke kantor, dan Al sedang kumpul dengan teman temannya.
Awalnya, dia ingin ikut bersama Al namun bundanya tidak mengizinkan nya dan menyuruh nya menjaga rumah saja tanpa tau ada suatu bahaya yang mengintai disekitarnya.
Sedangkan di kamar bundanya ada seseorang yang sedang merapikan topengnya dan menunggu waktu yang tepat untuk melakukan misinya.
"Mungkin kau sudah musnah jika hologram tidak berguna itu tidak melindungimu semalam Milka" ucapnya setelah merapikan topengnya.
Flashback
Malam itu di rumah Milka, ada seseorang yang muncul di tangga rumahnya, dia adalah bawahan dari klan iblis, klan yang sangat dihindari oleh klan lain.
"Kau akan musnah sebentar lagi" ucapnya hampir tidak terdengar.
Dia mulai menaiki satu persatu anak tangga menuju kamar Milka. Dia berhenti di anak tangga terakhir lalu mengucapkan mantra sihir agar semua orang tidak akan melihatnya kecuali satu orang.
"Παρακαλώ τον Βασιλιά της φυλής μας να του αφαιρέσει τη ζωή"
Sekejap, ada sebuah perisai yang melindunginya. Dia terus meneruskan langkahnya menuju kamar Milka.
Dari depan kamar Milka, dia dapat merasakan ada beberapa hal yang beraura negatif didalamnya. Tapi dia menghiraukan semua yang bisa menghalanginya.
Saat sampai didalam, dia dapat melihat sebuah hologram yang melindungi Milka. Ah! Atau kusebut utusan Raja klan iblis?!
Dia menepuk telapak tangannya "Wah! Wah! wah!, Kau berkhianat pada Rajamu sendiri hah!" Ucapnya menunjuk hologram itu.
"Aku tidak akan mau mengikuti klan kotor itu!" Tegasnya.
hologram itu pun mulai berubah menjadi manusia yang ber gender wanita, matanya merah darah, berambut hitam legam, dan kulisnya seputih susu, dengan gaun kerajaan berwarna hitam berpadu dengan merah darah. Dia memakai mahkota yang berhias kristal berwarna merah.
"KAU! ARGHH" geramnya
"Tapi, aku bisa memusnahkan kau jika aku memusnahkan tuanmu terslebih dahulu bukan?"
"KAU! JANGAN MACAM-MACAM"
Dia pun mulai membaca mantra sihir untuk menghancurkan Milka.
"Ελβαρέτμα νεφρίτη γαρ" ucapnya lalu terbentuk sebuah bola besar yang dia arahkan menuju Milka.
Bola itu pun terkena Milka, sesaat tubuh Milka mulai terbang dan terbanting keras ke tembok di atasnya.
"Σώσε κύριέ μου, σε προστάζω" wanita itu mulai membaca mantra sihir nya, terbentuklah sebuah arwah dengan wajah sangat hancur. Arwah itu terbang menuju Milka lalu menyembuhkannya dengan cepat, lalu meletakkan tubuh Milka di ranjangnya seperti semula.
"Διαγράψτε αυτή την αποκρουστική φυλή" sambungnya, dalam sekejap mata orang yang datang tadi pun menghilang dan kamar Milka pun menjadi bagus seperti semula.
Dan dia mulai berubah menjadi sebuah hologram lagi, dia memasang perisai pelindung disekitar kamar Milka namun dia tidak menyadari bahwa orang tadi masih berada didalam rumah itu, tepatnya di dalam kamar Adifa.
Flashback end