
Sinar matahari perlahan lahan menembus jendela yang ada di kamar milka serta kicauan burung bagai alarm untuk milka seperti bilang 'ayo bangun milka'
perlahan lahan milka terbangun dari tidurnya, milka mulai duduk di pinggiran kasur dan melihat jam
"masih jam 6"
milka berjalan menuju kamar mandi dan mulai melakukan ritual mandinya
milka pergi ke walk in closet untuk memilih baju yang cocok untuk dipakai
setelah lama memilih akhirnya pilihan milka jatuh pada gaun pendek selutut berwarna soft pink dipadu warna soft blue dan ada pita besar yang terpasang dibelakang gaun sebagai pemanis
milka pergi ke depan cermin
"anjayy imut bet gw" puji milka menatap dirinya di cermin sambil memutar mutarkan badannya
tok tok
"milka, sayang ayo turun, bunda udah buat sarapan buat kamu" ajak adifa dari luar setelah mengetok pintu kamar milka,, fyi kata mommy diganti bunda aja
"iya bunda" setelah meengatakan itu milka membuka pintu kamarnya
"ayo bund" lanjutnya
"e-eh, iya ayo" balas adifa setelah melamun mellihat keimutan milka
mereka berdua pun turun kebawah bersama
🦔🦔🦔
al ingin tturun kebawah untuk sarapan namun saat melihat bundanya akan turun bersama milka, ia mengurungkan niatnya untuk turun sendiri, ia menghampiri adifa dan turun bersama
"papa gak diajak bareng nih malang sekali hidupku" ucap rey dengan sedikit drama tentunya
"papa kan udah dibawah, masa milka ajak papa turun lagi" sahut milka
"ya gak lah, kan papa cuma bercanda milkaaa" kesal rey lalu menghampiri milka dan mencubit pipi tembem milik milka
"iyadeh maafin milka, berhenti ih" perintah milka karena merasa sakit pada pipinya yang terus dicubit oleh rey itu
rey pun berhenti mencubit pipi milka namun langsung menggendong milka dan duduk di kirsinya lalu mendudukkan milka dipangkuannya
"ih papaaa, milka udah gede" rengek milka karena merasa dirinya dianggap seperti anak kecil
'anjing memang nih tua bangka satu' rutuk mila dalam hati
"tapi kamu masih papa anggep anak kecil" balas rey tak mau kalah
"udah jangan bertengkar, kita makan aja" lerai adifa setelah menyapkan makanannya di meja
mereka ber empat pun memulai sarapan paginya
"al udah selesai, al berangkat sekolah dulu" setelah mengucapkan itu tanpa mendengar jawaban orangtuanya al langsung pergi saja, anak durjana kau al
🦔🦔🦔
dimalam hari keluarga bermarga QUAXIN tersebut berkumpul di ruang keluarga untuk sekedar menonton tv atau hanya berbincang bincang seperti saat ini
"milka sayang, kamu mau sekolah ga?" tawar adifa karena melihat sepertinya milka ini tidak bersekolah
"mau mau" seru milka sambil mengangguk anggukkan kepalanya
"oke besok kamu sekolah di sekolahnya kakak kamu" final rey
mereka melanjutkan berbincang bincangnya sampai tidak sadar bahwa hari sudahmulai larut, atau tepatnya sudah jam 10:34 malam
milka dan yang lain pun pergi ke kamarnya masing masing untuk mengistirahatkan tubuhnya
"udah malem nih, tidur ah" setelah mengatakan itu milka mematikan lampu lalu membaringkan tubuhnya setelah itu milka menarik selimutnya hingga sebatas dada
"selamat tidur dunia tipu tipu" uucap milka sebelum menuju alam mimpinya
🦔🦔🦔
KRIING KRINGG
bunyi alarm membangunkan seorang gadis cantik yang masih berbaring ri ranjang tempat tidurnya
"masih jam 06:30" ucap milka yang belum tersadar sepenuhnya
"eh, WHAT GW TELAT BANGUN VANTEK" umpat milka menyadari dirinya telat bangun
dengan kekuatan angin dan petir, ga deng.
dengan secepat kilat milka pergi menuju kamar mandi dan melakukan mandi ularnya itu
milka langsung lari keluar untuk mencari taksi tanpa menyentuh sarapannya sama sekali
"pak, taksi" ucap milka menghentikan taksi itu
tanpa memunggu apapun milka langsung memasuki taksi tersebut
"permata high school ya pak"
"iya nona" ucap supir taksi tersebut lalu membawa milka menuju tempat yang sudah milka sebutkan tadi
setelah sampai di sekolah elit itu, milka langsung masuk ke kelas yang sudah diberitahukan oleh papanya tadi malam. karena bel masuk akan berbunyi 10 menit lagi maka kelas sudah terisi oleh murid yang menempati kelas tersebut