
Langakah kenan terus berjalan menuntun kimmy mengikutinya menuju halaman belakang sekolah.
"duduk" perintah kenan setelah melepaskan tangan kimmy dan menuntun kimmy duduk dibangku yang terletak di halaman belakang sekolah berhadapan langsung dengan pemandangan yang cukup menyejukkan mata. kimmy fokus memandangi pohon cemara yang tertata rapi dan pohon kamboja yang berbunga lebat yang sedang bermekaran, tanpa menghiraukan tatapan kenan yang seolah ingin me*elannya hidup hidup.
"kenapa??"tanya kenan menatap kimmy.
kimmy mengeryit heran memandang kenan dengan bingung.
"tidak membalas pesanku semalam??"tanya kenan lagi.
Kimmy mengedikkan bahunya sebagai responya dan kembali memandang bunga kamboja di depannya.
"kenapa memblokir nomorku??"tanya kenan penuh penekanan.
'cepat juga dia menyadarinya'batin kimmy yang tak merespon ucapan kenan.
'sabar ken,,masih banyak waktu... Mungkin ini yang di rasakan kimmy saat lo ngacuhin dia'batin kenan menatap kimmy dengan pandangan yang sulit di artikan.
"kalau orang bertanya itu dijawab kim,,"ucap kenan lagi.
"gue sibuk"jawab kimmy acuh.
Deg!!!
' gue... Sejauh itu kah kimm??' batin kenan menatap sendu kimmy.
"ada lagi??"tanya kimmy menatap kenan.
Melihat kenan melamum kimmy beranjak dari bangku meninggalkan kenan sendiri dengan segala kekalutannya.
"sumpah sangat menyeramkan melihat kenan seperti itu,, apakah dia kesambet janda mbak kunti seperti cerita bella??"oceh kimmy sepanjang jalan.
Krukkkkk...bunyi perut kimmy yang berdemo meminta jatah.
"gara gara kenan nih"ucap kimmy menuju kantin sekolah.
Sesampainya dikantin kimmy langsung menuju meja tempat sahabatnya berada.
"cie yang habis di apelin"ucap bella menggoda kimmy yang menarik kursi untuk ia duduki.
"apelin palamu"jawab kimmy sewot merebut mangkuk bakso bella yang masih tersisa setengah itu.
"ishhh kimmy,,"protes bella.
"laper tau bel"beo kimmy.
"lah gak modal banget sih lakik elu"ucap bella mencebikkan bibir.
"akan jadi mantan bel"ucap kimmy cengengesan,seketika merasakan aura dingin di sekujur tubunya dan mencari sumbernya, ternyata disebrang ada kenan yang menatapnya tajam.
"kok merinding ya guys"ucap bella.
"drama" beo rani.
"ck paan sih ran"protes bela.
'gimana gak membeku wong dilazer sama beruang kutub'batin kimmy yang terus menyerumput kuah bakso dihadapannya.
"uhhh kenyangnya... Maksih baksonya neng bela"ucap kimmy mengelus perutnya.
"iya iklas kok"ucap bella memutar bola matanya malas.
"nah harus gitu beibe"ucap kimmy lagi.
"gak sekalian mangkoknya??"tanya bella menggoda kimmy.
"segaring cinta bertepuk sebelah tangan"jawab bella sekenaknya.
Tuk...
"ishh rani hobby de.. Doyan kali lah kau getok kepala ku ran nanti ntar cantik gue ilang" ucap bela dramatis mengusap kepalanya yang digetok rani.
"yuk balik kelas"ajak kimmy.
"ayok.."jawab bela.
Merekapun melangkah keluar kantin menuju kelas di sepanjang jalan bela dan kimmy selalu saja saling mengejek sedangkan rani hanya geleng geleng kepala melihat tingkah sahabat sahabatnya itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Kring... Kring... Kring... Bel pulang berbunyi seketika membuat riuh kelas karena berlomba lomba untuk keluar kelas.
"kim,, mall yuk.. Ran,,"ajak bella pada sahabatnya yang tengah membereskan peralatan tulis mereka masing masing.
"mager gue bel"tolak kimmy.
"gue di ajak mama kerumah kakek sore ini," jawab rani.
"its oke"ucap bela beranjak di ikuti kimmy dan rani menuju parkiran.
"bayy guys"ucap bela memasuki mobilnya.
"bay"jawab rani yang membuka pintu mobilnya.
"hati hati anak orang"ucap kimmy membuka pintu mobilnya, namun gerakannya terhenti kala tangan kenan dengan cepatnya menutup kembali pintu mobil kimmy.
dag dig dug...
Jantung kimmy gak bisa di ajak kompromi terus berdetak kencang kaki kimmy seketika lemes tak bertulang. Kenan tak beranjak sedikit pun terlalu dekat jaraknya bahkan hembusan nafas kenan dapat kimmy rasakan beraroma mint menyejukkan hati.
"datang ke kafe jam 4 sore aku tunggu disana"ucap kenan yang terus menunduk menatap kimmy,karena tinggi kenan 175 sedankan kimmy 160.
"males"dengan susah paya kimmy mengeluarkan suaranya.
"tidak terima penolakan baby"ucap kenan mengelus pipi kimmy semakin membuat kimmy tak karuan.
"sibuk"gumam kimmy menutup matanya.
"iya atau ku cium kamu di sini"ucap kenan menyunggingkan senyuman puasnya.
"iya!!"seruu kimmy seketika membuka matanya dan mendongak menatap mata kenan.
Cup...
Kenan mengecup kening kimmy dan perlahan melangkah mundur membuat kimmy oleng.
"hey kamu kenapa baby??"ucap kenan khawatir merangkul bahu kimmy.
"gak"ucap kimmy melambaikan tangannya.
"aku antar yahhh??"tanya kenan.
kimmy menggelengkan kepalanya berbalik dan membuka pintu mobilnya dengan keras lalu melajukkannya.
"manis"ucap kenan tersenyum lebar memandang mobil kimmy yang menjauh..
Bersambung...
Heppy reading guys...