Love Me Please!!! My Kenan

Love Me Please!!! My Kenan
chapter 23



...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di kediaman alexander smith.


Kenan duduk di sofa balkon kamarnya memandang jauh dengan pikiranya melayang kemana mana'andai aku tak menuruti gengsi gak akan seperti ini'batin kenan.


Pov kenan.


"hallo kenan"aku mengangkat wajahku saat ku dengar suara indah menyapa gendang telingaku.


Ku lihat seorang gadis mengulurkan tangannya ke arahku,gadis yang cukup manis pikirku. Rambut coklat gelapnya tergerai indah di punggung sangat cocok dengan warna kulitnya yang putih bersih.bukannya menyambut uluran tangannya pikiranku malah sibuk bertanya bidadari dari mana mengapa baru pertama kali ini aku melihatnya.


"iss bener deh kata lo bel,,, untung tampan makin suka"ucapnya lagi menarik tangannya mungkin dia pegel dan mengerucutkan bibir pink alami miliknya gemes banget.


"boss ada yang ngajak kenanlan tuh dianggurin"reZa menyenggol bahuku.


"hm"aku hanya berdehem menjawab reza,karena memang selama ini aku jarang berbicara bukan karena sok dingin tapi males saja.


"kimmy namaku K I M M Y"ucapnya lagi mengeja namanya, oh namanya kimmy nama yang bagus seperti orangnya. Ku tatap mata bulatnya yang berwarna madu sangat cantik dengan bulu mata panjang lentiknya.


"hemm bos kok malah ditatap kayak gitu"ujar reza lagi di sampingku yang sedang bermain game di ponselnya.


"aku balik kelas dulu babay semua"ucap kimmy lagi melambaikan tangannya dan menarik temannya pergi keluar dari kelasku.


"cantik yaa"ucap sean disamping ku, hanya mengedikkan bahu.


"gila cantik bener anak baru itu"ucap reza lagi yang masih fokus dengan ponsel di tangannya itu.


"biasa aja kali gak usah heboh gitu"ucap meliza disamping reza.


Aku hanya menyimak obrolan mereka yang terus berlanjut bahkan berakhir dengan perdebatan antara meli dengan reza.


Dan waktupun terus berlalu kimmy makin hari makin menempeliku awalnya aku baik baik saja tapi semakin hari aku risih dia terus menempeliku tanpa kenal waktu,entah disekolah dan dirumah selalu merengek jika aku tak menurutinya dia akan mengadukan ku pada bunda.


Ada ada saja pertanyaan dan kelakuannya yang membuatku muak dan sedikit tak menyukainya, disaat gadis yang lain menjaga image di depan cowok lah dia sengaja melakukan banyak hal untuk menari perhatianku.


Setelah pertunangan itu di adakan aku semakin dingin padanya tapi tak sedikitpun mengubah keadaan bahkan semakin menjadi saja. Namun saat aku melihat sisi lainnya dari seorang kimmy,langsung mengubah sudut pandangku terhadapnya teryata dia hanya ingin perhatianku. Aku sengaja mengikuti kimmy dari belakang dengan jarak yang cukup aman. Terlihat kimmy mengemudikan mobilnya menuju suatu tempat aku mengikutinya,ternyata dia menuju panti asuhan KASIH BUNDA yang terletak di pinggiran kota.kuat juga gadis ini mengemudi padahal dari sekolah pikirku.


Setelah memarkirkan mobilnya di depan rumah sedarhan kimmy keluar dan membuka pintu bagasi mobilnya,'pantas kimmy belanja sebanyak itu di minimarket tadi.kimmy di sambut ibu ibu mungkin ibu panti, memeluk kimmy dan mencium pipinya. Aku mengeryitkan keningku gadis seperti kimmy mau disentuh oleh orang lain terlebih mengecup pipinya itu seperti orang yang sudah dekat sejak lama.


Ibu panti itu terlihat sedang berteriak tidak lama kemudian keluarlah rombongan anak anak panti mengelilingi kimmy yang sedang berdiri di depan bagasi mobilnya.kimmy membagikan bingkisan yang ku yakin sudah dipersiapkan memang sebelum kesekolah tadi.


Setelah selesai kimmy membagikan bingkisan anak anak panti itu mengerumuni memeluk kimmy pemanadangan yang sangat langkah bagiku melihat kimmy seperti ini,setahuku kimmy seorang yang arogan,manja dan pembuat masalah.


Aku memutuskan keluar dari mobilku melangkah lebih dekat lagi.


"selamat siang ada keperlian apa?"tanya satpam kompleks padaku.


"pak apakah gadis itu sering kasini"tanyaku menyelidiki.


"ohh neng kimmy"ucap pak satpam lagi aku hanya menganggukkan kepala.


"neng kimmy memang sering kesini sekitar 8 bulan yang lalu hingga hari ini"ucap pak satpam lagi.


"emang ada apa le'?"tanya lagi pak satpam lagi.


"ah enggak pak,,, aku mau masuk ke dalam dulu"jawabku sekalian pamit yang di jawab anggukan kepala pak satpam.


"ehh... Cari siapa le?"tanya seorang ibu ibu yang ku yakini ibu panti.


"ah gak ibu,, aku hanya lewat dan melihat papan nama panti lalu singgah untuk melihatnya."ucap kenan menyalami ibu panti.


"oh... Alhamdulilah le' saya ibu lia selaku ibu panti disini yang bertanggung jawab terhadap anak anak panti ini."ucap ibu lia menuntunku masuk ke ruang tamu.


"mau minum apa le'?"tanya ibu panti lagi.


"tidak usah buk terima kasih.saya hanya ingin melihat lihat dulu,, disini ada berapa anak buk?"tanyaku lagi.


"anak bayi 5 orang, balita 15 org,anak anak 10 dan dewasa 5 orang, totalnya 35 orang"jawab ibu panti,gila ada orang tua yang buang bayinya'pikirku.


"boleh saya melihatnya bu?"tanyaku yang sebenarnya kimmy yang ingin ku lihat dia sedang apa kok betah berlama lama di tempat ini.


"tentu boleh,, ayo mari"jawab ibu lia berjalan mendahuluiku dan aku mengekorinya.


"beginilah rutinitas harian kami le'ada yang menjaga bayi ada yang menyiapkan makanan,ada yang bagian mencuci pakain,,dan yang sudah dewasa bila sudah pulang dari sekolah mereka membantu meringankan pekerjaan kami"ucap ibu lia sambil berjalan menjelaskan setiap aktifitas mereka yang kami lewati.


"mereka bersekolah?"tanyaku menatap ibu lia.


"iya alhamdulilah ada orang baik yang selalu memberi mereka rejeki"jawab ibu lia.


"kok sepi bu"tanyaku.


"iya anak anak lagi di ajak main sama neng kimmy"ucap ibu lia terus berjalan.


"kimmy"gumamku.


"iya neng kimmy,,dia sangat baik "ucap ibu lia memandang kimmy yang bermain dengan anak anak panti di halaman belakang yang di tanami rumput hijau itu.


"mari duduk le'"ajak ibu lia aku menghampiri kursi yang di samping ibu lia dan mendudukinya.


"apa dia sering kesini bu?" tanyaku.


"iya dia sering kesini hampir setiap weekend,, dia gadis yang penyanyang, kehadirannya sangat membatu kami baik dari segi materi maupun kasih sayangnya terhadap anak anak yang dia anggap sebagai adiknya sendiri dia sangat membatu kami,, dia sangat berbeda dari gadis kaya kebanyakan"ucap ibu lia terus mengamati kimmy yang sedang bermain dengan anak anak.


"dia tunangan saya bu"entah kalimat itu keluar dengan sendirinya.


"oh jadi kamu salah satunya le'" tanya ibu lia menatapku.


"salah satunya??"tanyaku bingung.


"setiap neng kimmy merasa kesepian dia selalu kemari,, dan itu berlangsung setiap minggu selama dia pindah ke sini."ucap ibu lia lagi 'fakta apa lagi ini batinku terus menatap kimmy.


ada berapa banyak kejutan yang kau siapkan untukku kimmy, apa ini adalah asli kimmy sungguh benar kata orang jangan menilai buku dari covernya.


"dia sering bercerita jika orang tuanya sangat sibuk sangat jarang dia berkumpul bersama keluarganya"jeda ibu lia menatapku.


"dia haus kasih sayang dan terus mencari perhatian,, namun caranya yang salah"ucap ibu lia lagi.


"ketahuilah le' setiap manusia ada titik terlemahnya dan saat itu tiba bukan hanya menyerah tapi bisa jadi berpaling"sambung ibu lia memandang ke arah kimmy lagi.


Bersambungg....


Happy reading...