Love Me Please!!! My Kenan

Love Me Please!!! My Kenan
chapter 10



...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jam dinding menunjukkan pukul 15:15 menit sudah 30 menit berlalu kimmy mondar mandir seperti setrika di depan cermin riasnya sembari menggigit jarinya prustasi.


'Huhhhhhh terdengar helaan nafas kimmy menatap jam dengan horor,terasa mencekam setiap menitnya berputar.


"argggggghh kenapa jadi begini,,,"teriak kimmy menarik rambutnya, untung saja kamarnya sudah di pasang alat kedap suara jadi sekuat apa pun kimmy berteriak tidak akan kedengaran di luar ruangan.


"oke cukup kimmy.. Lo harus tenang oke... Argggghh gak bisaa"teriak kimmy lagi duduk di kursi meja riasnya sembari menatap pantulan dirinya dicermin.


"ini juga jantung mu*ah*n baget,,, kalau lo lompat dari tempat lo yang nolong siapa coba"ucap kimmy ngelantur mengacak ngacak rambutnya prustasi.


"ini juga baperan banget sih"ucap kimmy memegang dadanya.


"move on kimmy,,, come on kimmy,,,"ucap kimmy mengepalkan tangannya dengan kuat ke atas menyemangati dirinya sendiri.


"bismillah.."setelah mengucap basmallah, kimmy bangkit dari kursi melangkah menuju kamar mandi,15 menit kemudian kimmy keluar dengan memakai kimono mandinya ia berlalu menuju walk in closed berganti pakain.disini lah kimmy memandangi koleksi bajunya bingung ingin mengenakkan yang mana.setelah sekian lama memilah jatuh lah pilihannya pada blouse putih setengah lengan dipadukan jeans hitam sobek sobek diarea tertentu. Setelah selesai kegitan berpakain kimmy keluar menuju meja riasnya,menguncir kuda rambutnya,memoles make up tipis,menambahkan kacamata bening bundarnya membuatnya tampak manis dan yang terakhir memakai sepatu sneeker putih.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


15 menit berkendara kimmy berhenti parkir dibahu jalan, jalanannya cukup lenggang yang ia lintasi.kimmy bingung menatap layar ponselnya ingin bertanya tapi gengsi tidak bertanya sesat dijalan.tidak ada pilihan lain selain membuka blokiran kontak whatssap milik kenan.


"ngajak ketemuan tapi tempatnya gak jelas,,, kafe yang mana coba huhhh??"gerutuh kimmy mengotak atik ponselnya.


Begitu terbuka blokiran nomor ponsel kenan muncullah lokasi titik temu mereka yang dikirim oleh kenan beberapa jam yang lalu.


"dari tadi kek"protes kimmy menggerutu,lalu meletakkan ponselnya di daseboar mobil dan melajukan kembali mobilnya menuju kafe mentari.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Ting...


Pesan masuk dari nomor ponsel kenan'lantai 2 meja nomor 05'isi pesan kenan.setelah membacanya kimmy bergegas menuju lantai 2.


"ada apa??"tanya kimmy to the poin menatap tejam kenan sembari bersedekap tangan didadanya.


"apanya?" jawab kenan menaikkan satu alisnya bingung.


"ck..."kimmy mengalihkan pandangannya disamping mejanya'pintar juga memilih tempat'batin kimmy memandang ke arah bawah dimana ada jalan besar tempat orang berlalu lalang menjalankan aktifitasnya.


Tk tk tk bunyi ketukan jari kenan di atas meja yang tak pernah lepas pandangannya dari wajah kimmy.


"minum?"tanya kenan yang masih memandang kearah kimmy.


"setelah sekian lama gue disini dan baru lo nawarin minum...ck"protes kimmy tanpa mengalihkan pandangannya dari arah jalan.


Seketika senyum kenan terbit sangat indah membuatnya semakin tampan tapi sayang kimmy tidak melihatnya.setelah memanggil pelayan dan memesan minuman dan cake untuk dirinya dan kimmy ia terus memandangi kimmy tanpa rasa bosan.


"gue mau ngomong"


"aku ingin mengatakan sesuatu"


Ucap mereka berbarengan membuat kepala kimmy berbalik menatap kenan yang masih setia menatapnya menilai setiap ekspresi yang dikeluarkan kimmy dan merekam diotaknya.


"silahkan"putus kenan.


"oke" sahut kimmy.


huhhhh setelah menghela nafas kimmy menundunduk melihat tangannya disana ada cincin cantik melingkar manis dijari tangannya,setelah sekian detik berlalu kimmy menarik cincin dari jarinya dan mengangkatnya, meletakkan diatas meja dan menyodorkan kearah kenan.


"aku menyerah kenan"ucap kimmy tertunduk.


Bersambung....


Heppy reading...