
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Berhubung weekend kimmy masih bersantai,bermalas malasan di tempat tidurnya.
kimmy teringat akan ada pertemuannya pagi ini,perlahan kimmy bangkit berjalan menuju kamar mandi. Membasuh wajahnya dengan menggosok gigi setelah itu barulah kimmy mandi.
20 menit kimmy sudah siap dengan pakain casualnya menatap banyangannya di cermin riasnya setelah mengaplikasikan make up tipis di wajahnya kimmy beranjak menuju pintu dan berjalan keluar.
"pagi mommy"sapa kimmy pada orang tuanya yang sedang duduk santai di gazebo halaman belakang.
"sekarang siang sayang bukan pagi lagi"ucap mommy terkekeh.
"mau kemana kimmy?"tanya mommy.
"mau ke kafe mom ada janji dengan bestyku"ucap kimmy berjalan mendekati mommy dan daddynya.
"jangan terlalu kecapean sayang"ucap mommy lagi.
"iya mom"jawab kimmy meraih tangan orang tuannya untuk salim.
"asslamualaikum"pamit kimmy.
"waalaikum salam hati hati"jawab mommy.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Tok tok tok... Kimmy mengetuk pintu dokter rizal.
"masuk"sahut dokter rizal dari dalam.
Ceklek... kimmy membuka pintu dan masuk ke dalamnya lalu menutupnya kembali.
"duduk kimmy"ucap dokter rizal.
"siang dokter"ucap kimmy menarik kursi dan mendudukinya.
"apa ada keluhan kimmy"tanya dokter rizal.
"akhir akhir ini aku sangat mudah lelah bahkan sering pingsan juga"keluh kimmy.
"huhhhhh,jadi keputusan mu bagai mana kimmy"tanya dokter rizal serius.
"tidak"jawab kimmy.
"kenapa harus keras kepala kimmy"bentak dokter rizal prustasi.
"berhenti buang buang tenaga kak rizal gak ada gunanya"ucap kimmy tenang.
"akan ada jalan kimmy jika kita berusaha"ucap dokter risal lagi.
"usaha apa kak,, kemo, cuci darah.. Gak ada gunanya zal"ucap kimmy tertunduk.
"kimmy percayalah"ucap dokter rizal memohon.
"aku hanya ingin waktu terakhirku tenang kak"ucap kimmy.
"baiklah selalu aku yang kalah"ucap dokter rizal lesu.
"ayok kita periksa lagi"ajak dokter rizal menuju ranjang untuk pemeriksaan disana sudah ada seorng susuter yang menunggu kimmy.
Setelah melakukan pemeriksaan 15 menit kemudian keluarlah hasilnya yang semakin membuat kimmy lemah bahkan sampai ambruk di kursi.
"10 persen kak rizal,,tinggal 10 persen kurang lebih 2 bulan lagi,,apa yang akan aku lakukan"gumam kimmy yang mampu di dengar dokter rizal.
"yang sabar kimmy"ucap rizal menatap sendu kearah kimmy.
"sabar seperti apa kak,saat kita mengetahui kapan ajal menjemput,, harus sabar seperti apa kak...katakan padaku hikssssh...."ucap kimmy.
"kimmy" ucap dokter rizal.
Kimmy tidak menjawab ucapan dokter rizal kimmy bangkit tanpa pamit keluar dan berlalu pergi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
langkah kaki kimmy terhenti di sebuah kursi taman di depannya ada danau buatan yang sangat cantik namun tak dapat menarik perhatian kimmy. Kimmy duduk termenung memikirkan nasibnya. Kimmy meraih ponselnya dan menekan nomor ponsel milik kakaknya.
Tut... Tut... Tut...
'mungkin kakak lagi sibuk'batinnya menatap layar ponselnya.
Drttt...
"hallo"ucap kimmy setelah menerima panggilan dari kakaknya itu.
"hallo sweety,,kakak merindukanmu"ucap kimberly di sebrang sana.
"iya kak,, kimmy juga sangat sangat sangat merindukanmu"ucap kimmy.
"astaga manis sekali adikku ini"ucap kimberly lagi.
"untuk saat ini belum bisa dek,, atau kimmy saja yang ke singapore,,kakek nenek sangat merindukanmu."ucap kimberly.
"gak bisa kak, minggu depan kimmy ujian"ucap kimmy lesu.
Setelah beberapa saat saling mengungkapkan rasa rindu kimmy mengakhirin panggilan teleponnya karena sang kakak sedang sibuk menyusun skripsinya.
Kimmy beranjak meninggalkan taman menuju mobilnya dan mengemudikan dengan perlahan. Melewati kafe kimmy memutuskan untuk berhenti bersantai sejenak sebelum kembali ke mansion.
"cokolat caramel late 1"ucap kimmy memesan minuman pada pelayan kafe.
"ada lagi?"tanya pelayan kafe.
"butter cake 1"jawab kimmy.
"baik"jawab pelayan kafe meninggalkan kimmy.
kimmy termenung memandang jalan di depannya mengingat percakapan antara dirinya dan dokter rizal membuatnya ingin menangis sekuat mungkin.
"selamat menikmati"ucap pelaya toko setelah meletakkan pesanan kimmy di atas meja.
"terima kasih"ucap kimmy tersenyum.
"sama sama"ucap pelayan kafe berlalu meninggalkan kimmy.
"hai"sapa kenan mengahampiri meja kimmy.
"hmm"jawab kimmy mendongak untuk melihat siapa yanh menyapanya.
"sendiri?"tanya kenan lagi seraya celingak celinguk seperti sedang mencari seseorang.
"ya"jawab kimmy.
"tadi kami berkumpul bersama anak anak lainnya di tempat ngegym depan saat keluar aku melihat mobilmu jadi aku samperin deh"ucap kenan panjang kali lebar menjelaskan ke arah kimmy.
"oh"ucap kimmy.
"umm coklatnya manis"ucap kenan memandang wajah kimmy.
"hm??"tanya kimmy kearah kenan.
"coklatnya manis tapi lebih manis lagi kamu"ucap kenan mengombali kimmy dengan tatapan nakalnya juga ikut serta.
"ck"kimmy mengalihakan pandangannya ke arah jalanan.
"baby"panggil kenan yang membuat kimmy berbalik melihat kenan yang sedang tersenyum cerah ke arahnya.
" ILoveyou"ucap kenan tersenyum nakal.
"gak jelas"ucap kimmy memalingkan wajahnya lagi.
"I LOVE YOU baby"ucap kenan lagi.
" ishh kenan gak jelas banget sih"ucap kimmy menahan malu diwajahnya yang sudah seperti kepiting rebus.
"sangat jelas baby"ucap kenan lagi menggoda kimmy.
"tau ah"ucap kimmy beranjak dari kursi dan melangkah.
"mau kemana"tanya kenan.
"pulang" ucap kimmy menghampiri kasir kafe.
"ikut dong"ucap kenan mengekori kimmy.
"kita gak searah"ucap kimmy acuh.
"aku gak bawa mobil baby"ucap kenan lagi berusaha menyamai langkah kaki kimmy.
"taksi banyak"ucap kimmy cuek.
"nanti aku tersesat kimmy"ucap kenan menhentikan langkah kimmy dan berbalik menatap kenan.
"ini bukan hutan kenan sayang"ucap kimmy menatap jengah ke arah kenan.
"aku sangat senang"ucap kenan membuat kimmy mengeryitkan keningnya heran dengan ucapan kenan.
"panggil sayang aku menyukainya"jawab kenan membuat kimmy melongo.
"ck dasar lebay"ucap kimmy membuka pintu mobilnya dan membuat kenan berlari masuk dikursi penumpang samping pengemudi.
Setelah kenan masuk kimmy mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang membelah jalanan yang lenggang karena weekend.
Bersambung...
Heppy reading...