
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
masih dipanti asuhan 'KASIH BUNDA'.
tak terasa 30 menit sudah aku duduk di temani oleh ibu lia aku senang melihat kimmy tertawa lepas bersama anak anak apakah sekesepian itu dirimu kimmy.
"bu aku pamit"ucapku menoleh ke arah ibu lia.
"kenapa tidak menghampiri neng kimmy"ucap ibu lia.
"gak usah bu takut membuat kimmy bersama anak anak kurang nyaman."ucapku lagi. Mana mungkin aku bisa menghampiri kimmy duluan kan gengsi.
"ah iya buk ini ada sedikit rejeki buat adik adik bayi"ucapku mengeluarkan uang tunai 1 juta karena aku tak pernah menggunakan uang tunai jadi yang aku punya uang cash hanya itu saja.
"terima kasih nak"ucap ibu lia menerima uang dariku.
"sama sama ibu,,, assalamu alaikum"pamitku salim dan beranjak pergi meninggalkan ibu lia.
Pov kenan off.
Kenan beranjak berjalan masuk ke dalam kamarnya setelah mengecek ponselnya kenan berjalan menuju pintu dan keluar menuju dapur.
"malam bunda"sapaku pada bunda yang lagi asyik menonton tv.
"malam sayang"jawab bunda.
"mau kemana?" tanya bunda yang melihatku berlalu.
"mau ngopi di kafe depan bun"ucapku mengedipkan mata ke arah bunda.
"lagakmu ken"ucap bunda terkekeh.
Aku meneruskan langkahku menuju kafe ku hanya berjalan kaki karena jaraknya sangat dekat hanya menyebrang jalan saja.
"coffe late 1"ucapku memesan minuman pada pelayan kafe.
"iya silahkan di tunggu"ucap pelayan kafe akupun berbalik menuju kursi kosong yang berada diluar ruangan.
"silahkan di nikmati"ucap pelayan kafe menaruh gelas coffe late dihadapanku.
"kimmy"gumamku memutar gelas.
"aku tak pernah menyangka jika kau bisa mengacaukan hidup,, dan apa katanya batal"ucapku terkekeh.
"gak segampang itu sayang"aku terseyum mengingat kimmy ku yang sangat lucu dengan segala kelakuannya, dia kimmyku, milikku tak seorang pun yang mampu mengubah itu,kamu sudah masuk kedalam hidupku berarti tidak ada jalan keluar lagi selain menetap sayang.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di mansion Anderson.
Kimmy tengah merintih di atas tempat tidurnya menahan rasa sakit yang tiada terkira,kimmy mencoba menahan ia bangkit perlahan menuju laci nakas disamping tempat tidurnya untuk mencari obat pereda nyeri di perut dan kepalanya namun entah kesialan apa yang menimpah kimmy obatnya habis. Itulah kimmy yang tidak rutin mengomsumsi obatnya ia akan minum jika ia merasakan sakitnya saja setelahnya kimmy tidak lagi meminum obat yang diresepkan dokter.
Kimmy mencoba untuk tetap sadar walau rasa sakitnya sulit untuk ia tahan. Kimmy berusaha untuk meraih ponselnya dan menekan asal berharap seseorang dapat menolongnya.
Tut....tut...tuttt
Tangan kimmy bergetar keringat sebesar biji jagung sudah membajiri wajahnya yang pucat pasi itu.
"halo"sapa orang diseblah sana.
"to...lllong.."ucap kimmy gemetar.
"hallo"ucapnya lagi.
Braaakkkkkk...kimmy terjatuh tak sadarkan diri di dalam kamarnya.
"haloo baby" teriak kenan dari sebrang sana, ya kimmy menekan nomor ponsel kenan karena nomor kenan lah yang terakhir kali menghubungi nomornya.
Sedangkan di tempat kenan sangat panik tak biasanya kimmy menelponnya seperti itu. Tak mw membuang waktu kenan bergegas menuju rumah kimmy setelah memeriksa lokasi kimmy melalui ponselnya.
Setelah sampai di kediaman anderson kenan menekan bel karena pintunya terkunci dari dalam 3 kali menekan bel barulah pintu terbuka.
"den kenan"sapa bibi wati yang tak di hiraukan kenan.
"dimana kimmy bi"tanya kenan panik.
"di kamarnya den"ucap bibi wati.
Kenan berlari menaiki tangga.
Braaakkkk kenan membuka dengan keras pintu kamar kimmy yang tidak dikunci,setelah masuk kenan mencari kimmy dan fokusnya terhenti saat melihat kimmy terbaring di lantai dekat nakas.
"kimmy please bangun"ucap kenan sambil menuruni tangga.
"bibi cepat tolong bantu aku membuka pintu mobil"teriak kenan yang berlari menuju pintu.
"den neng kimmy kenapa"tanya bi wati panik.
"harusnya aku yang bertanya kenapa bisa sampai kimmy pingsan sendiri di kamar"bentak kenan.
"tolong cepat lah bi aku akan membawanya keruamah sakit"ucap kenan lagi menghampiri mobilnya.
begitu pintu mobil penumpang terbuka kenan segera meletakkan kimmy dan menutup pintu mobil, kenan memutari mobilnya membuka pintu mobil dan mengemudikan seperti orang kesetanan.
'tenang kenan tenang oke'hufffffhhh kenan menghela nafasnya.
10 menit mengemudi sampailah kenan di depan rumah sakit THE ROYAL LONDON HOSPITAL setelah mematikan mesin mobilnya kenan berlari keluar membuka pintu mobil dan meraih kimmy mengendongnya ala bridal style lalu membawanya masuk kedalam UGD.
"dokter suater tolong cepatlah"ucap kenan berteriak.
Datang lah seorang perwat membawa brankar kenan membaringkan kimmy dan mendorongnya masuk ke dalam UGD.
"tolong anda menunggu di luar kami akan memeriksa pasien" ucap suster menutup pintu.
Kenan duduk di kursi panjang depan ruangan.
Ceklek... Pintu terbuka dan keluarlah seorang dokter wanita. Kenan langsung berdiri dan mengampiri dokter tersebut.
"mana keluarga pasien"tanya dokter paru baya itu.
"maaf dokter saya belum menghubungi orang tua kimmy karena panik"ucap kenan.
"kamu harus segera menghubungi orang tua pasien karena ini sangat darurat"ucap dokter lagi.
"iya dokter saya akan menghubunginya sekarang"ucap kenan lagi
"bagaimana kondisi kimmy dokter"tanya kenan.
"pasien koma"ucap dokter paru baya itu.
Deg... bagai disambar petir di siang hari itulah yang dirasakan kenan saat ini.
"bagai mana bisa dok"tanya kenan tak percaya.
"sesegerah mungkin orang tuanya kemari tidak bisa ditunda lagi"ucap dokter.
"jelaskan"bentak kenan.
dokter paru baya itu terdiam menatap kenan.
"dokter tidak lupakan siapa saya?" tanya kenan penuh penekanan.
"baiklah mari ikut keruangan" ucap dokter setelah menghela nafas.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"apa dokter?kangker hati stadium akhir dan sekarang sudah menyebar??"tanya kenan syok setelah dokter mendengar penjelasan dokter tiara di depannya.
"benar dan nona kimmy adalah pasien tetap di rumah sakit ini selama 2 bulan terakhir "ucap dokter tiara lagi.
"apa dokter sedang bercanda??"tanya kenan menolak untuk percaya kenyataan.
"mengapa saya harus bercanda dengan nyawa orang lain"tanya balik dokter tiara.
"cepatlah hubungi orang tua pasien jangan membuang buang waktu terlalu lama,,, waktu yang di miliki pasien sangatlah singkat mohon anda mengerti"ucap dokter tiara lagi.
"siapa anda yang berani mengatur waktu hidup seseorng terlebih itu kimmyku... Kimmyku tidak akan pernah pergi kemanapun"ucap kenan histeris..
Dokter tiara memijit pelipisnya yang terasa pening.
"baiklah mana ponselmu"tanya dokter.
"kenapa?"tanya kenan menatap tajam dokter tiara.
"menunggu terlalu membuang waktu"ucap dokter sarkas.
"aku akan melakukannya"ucap kenan beranjak keluar dari ruangan dokter tiara.
Bersambunggg....
Happy reading...