Love in Marriage

Love in Marriage
bagian 9



Kini Liza sudah bekerja di rumah Bram sebagai seorang asisten rumah tangga.Ia benar benar tidak menyangka akan mendapatkan majikan seperti Bram.Tampan dan penuh karisma.


Rasanya Liza jatuh cinta pada pandangan pertama.Namun ia juga tau perjanjiannya dengan Kinan.Bisa bisa ia diterjam oleh singa itu.Liza memang menyamai Kinan bak seekor singa.Dia begitu menakutkan.Hanya saja Liza tidak berani mengatakan itu didepan Kinan.


Usai menerima telepon dari Kinan,Liza segera pergi kedapur.


Ia menyiapkan makanan dan minumàn untuk majikannya.


Seperti biasa Jesika selalu bangun lebih awal daripada Bram.Lalu dia turun untuk menyiapkan makanan.Karena sudah terbiasa menyiapkan makanan untuk Bram,Jesika sampai lupa jika sekarang sudah ada asisten rumah tangga.


"Sudah bangun mbak??" sapa Liza dari arah dapur.


"Biar Saya bantu mbak !!" tawar Jesika.


"Nggak usah mbak !! ini sudah tugas Saya !!" tolak Liza.


"Tugas Saya juga menyiapkan makanan untuk mas Bram mbak !!" ucap Jesika.


"Sungguh adik kakak yang sangat romantis !!" gumam Liza.Ia sengaja mengeraskan gumamannya agar terdengar oleh Jesika.


Jesika yang mendengar gumaman Liza pun segera memberitahu apa hubungan dia dan Bram sebenarnya."Saya istri mas Bram mbak !!".


Liza berpura pura kaget.Pasalnya dia sudah tau dari Kinan jika Jesika dan Bram itu suami istri.Tapi tidak mungkin dia memberitahu keduanya jika dia sudah tau.Pernikahan Bram dan Jesika saja tidak diberitahukan kepada publik.


"Saya benar benar nggak nyangka mbak,soalnya mbak Jesika jauh banget dibawah Tuan !!" ucapnya sambil memegang mulut.


"Saya dan mas Bram memang dijodohkan mbak !!".


"Astaga!! saya tidak menyangka!! ". Liza kembali berpura pura terkejut.


"Oh ya,umur mbak Jesika berapa ya ??" tanyanya kemudian.


"17 tahun mbak !!" jawab Jesika.


"Mbak Jesika ...ehm... maksudnya..mbak Jesika sudah pernah menjalin hubungan gitu sama lelaki lain !!".


Jesika terkejut mendengar pertanyaan Liza.Seakan akan Liza kembali membuat dia terbawa kenangan masa lalu.Menyadari Jesika yang terdiam tak berkutik,Liza berpura pura mengkhawatirkannya.


"*Maaf mbak,saya tidak bermaksud !!".


"Nggak apa apa kok mbak* !!".Jesika mengeluarkan senyum simpul dibibirnya untuk menandakan ia baik baik saja.


Liza mengambil semangkok sup ayam dan mengantarkan kemeja makan.Sementara Jesika masih memilih diam didapur.Ia tampak sedang memikirkan sesuatu.


"Mbak Liza !!" panggil Jesika saat Liza kembali kedapur.


"Iya mbak !!" sahut Liza.


"Kalau Saya ngomong saya mbak Liza,jangan kasih tau mas Bram ya..." ucap Jesika memohon.


"Mbak Jesika tenang saja !!" ucap Liza meyakinkan.Ia benar benar penasaran dengan apa yang akan dikatakan Jesika.


"Mbak Liza tau Mark Lee kan ??" tanya Jesika.


"Idol dari Korea Selatan itu ya mbak??" Liza mencoba meyakinkan kalau dia tidak salah.


"Benar mbak !!" jawab Jesika.


"Saya dan dia....".Jesika sudah tidak sanggup lagi untuk meneruskan kata katanya.


"Wah....apa mbak Jesika dan idol itu...". Tidak selesai pun ucapan Liza,Jesika sudah tau maksudnya.


"Saya terpaksa meninggalkannya karena harus menikah dengan mas Bram mbak !!".Jesika meneteskan air matanya.Sudah tak tahan lagi dengan rasa sedihnya.


"Mbak Jesika menyesal menikahi Tuan Bram ??" tanyanya sedikit menyelidik.


"Sama sekali tidak!! Mungkin mas Bram adalah takdir Saya !!" jawab Jesika yakin.


Setelah selesai sarapan bersama Bram pamit kepada Jesika berangkat kekantor.


Jesika terkejut melihat handphone Bram terletak diatas meja.Saking terburu burunya Bram sampai melupakan handphonenya.


Sebuah pesan masuk,Jesika ragu ragu ingin membukanya.Pesan terus masuk,akhirnya Jesika memilih membuka isi pesan.Mungkin saja itu pesan penting dari kliennya Bram.


Kinan:"Kamu sudah berangkat kekantor kan??.


Kinan:*Aku akan otw sekarang !!".


 


Sampai bertemu dikantor Bram !!".


 


Bye!!! 😘\*


 


 


Emot yang disisipkan Kinan dipesan terakhirnya membuat Jesika penasaran siapa itu Kinan.Lalu dia mulai men scroll pesan pesan itu keatas.Bram memang belum sempat menghapus pesan pesan dengan Kinan semasa mereka masih pacaran.


"Jadi mas Bram juga punya pacar??" bathin Jesika.


 


^^^^^


 


Gedung AN Group.


Kinan terkejut saat mendengar laporan tentang masa lalu Jesika.


"Apa ??" jadi sang idol itu pacarnya???" tanya Kinan masih tak percaya.


"Benar Bu!! dia meninggalkannya karena harus menikahi Tuan Bram !!" jawab Liza .


"Huh,betapa bodohnya dia mau menceritakan semuanya kepadamu !!" ucap Kinan lalu memutuskan sambungan telepon.


"Aku ingin memberitahumu sedikit kejutan!!" ucap Kinan.


"Kejutan apa Kinan ??" tanya Bram.


"Ini soal istrimu!!" jawab Kinan.


"Ada apa dengan Jesika??" .Bram sudah dibuat penasaran oleh Kinan.


Kinan tampak berfikir sejenak.Lalu dia tersenyum manis penuh kelicikan kearah Bram."*Akan lebih mengejutkan jika Kamu tau sendiri!".


"Lebih baik dia tau sendiri* !!" fikirnya.


"Jangan bercanda Kinan!! katakan sekarang !!" bentak Bram,tangannya mencengkram erat pergelangan tangan Kinan.


"Siapa Kamu berani mengaturku mau mengatakannya atau tidak??" tanya Kinan bernada kesal.


"Kau saja tidak pernah menuruti permintaanku!!" lanjutnya.


"Aku selalu menuruti permintaanmu Kinan !!" ucap Bram meyakinkan.


"Permintaan untuk balikan??". Pertanyaan Kinan membuat Bram diam membisu.Ia pun terduduk di kursinya.


^^^^


Rumah Bram.


Jesika membuka pintu saat ia mendengar bunyi bel.Ternyata itu Alex.Jesika segera mengajaknya masuk.Alex menurut,karena tujuannya memang ingin bertemu Jesika.


Jesika meminta tolong kepada Liza agar membuatkan minuman untuk tamunya.Lalu Liza pun pergi ke dapur.


"Ada perlu apa mas Alex??" tanya Jesika.


"Hanya ingin bertemu denganmu !!" jawab Alex santai.


Suasana hening,tidak ada suara.Menyadari keheningan itu Alex segera angkat bicara."Hanya ingin berbicara dengan istri sepupuku !!".


Jesika masih diam tak bicara,sementara Alex sudah kehilangan akal.Untungnya Liza datang membawa secangkir kopi memecah keheningan itu.


"Silahkan diminum mas !!" ucap Jesika menawarkan.


"Iya !!" sahut Alex lalu meneguk kopi yang dalam cangkir.


Disaat Mereka tengah asik berbicara Bram tiba di rumah.


Raut wajahnya seketika berubah melihat Alex berada didalam rumah.


"Mas Bram sudah pulang??" tanya Jesika mengambil tas dan jas Bram.


"Iya" sahut Bram singkat.


"Tumben mas pulangnya cepat??" tanya Jesika lagi.


"Hanya ingin menghabiskan waktu lebih lama lagi dengan istriku !!".Bram sengaja mengeraskan volume suaranya agar terdengar oleh Alex.


"Aku pamit pulang dulu!!" ucap Alex yang menyadari kehadirannya tidak pernah diperhatikan.


"Lebih baik seperti itu !!" jawab Bram.Nadanya lebih terkesan mengusir.


"Mas nggak baik kayak gitu !!" tegur Jesika menepuk bahu Bram.


"Jangan pernah bertemu dengan dia lagi !!" ucap Bram memperingati.


"Lho kenapa mas?? mas Alex kan sepupu Kamu??" tanya Jesika tidak mengerti.


"Aku tidak menyukainya!!" jawab Bram ketus.


"Kenapa mas??" tanya Jesika lagi.


"Jangan banyak tanya lagi !! masuk ke kamar sekarang!!".Tiba tiba Bram teringat apa yang dikatakan Kinan tadi dikantor.Dia ingin segera mengetahuinya.


"Ada apa mas??" tanya Jesika saat didalam kamar.


Bram tidak segera menjawab.Ia mendekap Jesika kepelukannya.


"Aku ingin kita jujur satu sama lain !!" ucap Bram.


Bram memang berniat menceritakan tentang masa lalunya kepada Jesika.Ternyata Jesika juga punya pemikiran yang sama.


"*Kinan...".


"Aku tau mas* !!" potong Jesika.


"Kok Kamu bisa tau?? " tanya Bram.


"Maafin Aku mas !! tadi Aku tidak sengaja melihat isi pesan mas dan Kinan !!" jawab Jesika.


"Nggak apa apa!!" ucap Bram pelan.


"Aku juga mau jujur tentang satu hal sama mas!!" ucap Jesika.


"Apa??" tanya Bram memperbaiki posisi tidurnya.


"Aku juga sama seperti mas Bram,sama sama punya masa lalu!!" jawab Jesika memulai ceritanya."Tapi mas tidak mengenalinya,kisah itu terjadi saat Aku masih sekolah di Korea mas !! ".


Bram tidak menggubris cerita Jesika.Ia malah menggenggam tangan Jesika dengan erat.


"Sekarang kita sama sama berjanji bahwa kita akan menjalani kehidupan kita yang sekarang!!" ucap Bram.


"Iya mas !!" sahut Jesika sambil tersenyum.


"Aku mencintaimu!! Aku mencintaimu!!" ungkap Bram sepenuh hati.


Entah kapan rasa itu datang.Yang penting dia hanya mengikuti kata hatinya.


Seketika Bram pun mendaratkan ciumannya di kening Jesika.


^^^^^