
Rumah Bram
Bram mengambil sesendok nasi,sayur,dan sepotong daging.Rasanya aneh,kembali menikmati makanan dimeja makan sendirian.Biasanya selalu Jesika yang menemaninya.Bram berfikir akan lebih baik jika dia segera menjemput Jesika.
Lagi lagi rencana Bram mau menjemput Jesika harus ditunda.Kinan datang kerumahnya.Dia mengatakan ingin berangkat kekantor bersama.
"Maaf Kinan Aku ada urusan !!" tolak Bram.
Kinan tidak tinggal diam.Dia mengeluarkan sedikit bakat acting nya."Kepala Aku pusing !!" sambil berjalan terhuyung huyung.
"Hari ini sebaiknya Kamu pulang saja!!".Bram merasa kasihan juga melihat keadaan Kinan.
Kinan setuju,namun itu hanyalah bagian dari rencananya.Disaat dia sudah sampai didepan pintu,jalannya semakin terhuyung huyung.Sebelum Kinan ambruk Bram dengan sigap menyambutnya dari belakang.
"*Aku akan mengantar Kamu pulang!!".
"Yes*!!".Kinan bersorak girang dalam hatinya.
Bram mengantarkan Kinan pulang.Tapi aksi Kinan tidak sampai disitu."Aku mohon tetaplah disini!!!". Menahan tangan Bram agar tidak pergi.
Antara mau tidak mau Bram menemani Kinan hingga tertidur.
^^^^
Gedung AN Group
Bram melihat berkas berkas yang akan di bahas dengan klien nanti siang.
"Antarkan berkas ini kepada manager Zuya!!" perintah Bram kepada sekretaris pribadinya sambil memberikan sebuah map berwarna biru.
"Baik Pak !!" sahut Amel mematuhi perintah.Dengan segera dia keluar dari ruangan Bram pergi menuju ruangan manager Zuya.
Habis makan siang Bram dan beberapa orang manager AN Group akan bertemu seorang klien dari Singapura.
"Good afternoon, Sir !!" sambut Bram sambil mempersilahkan kliennya untuk duduk.
"Good afternoon, Sir !! thank you !!" jawab Mr.Rey.
Mr.Rey adalah pemimpin dari perusahaan terbesar di Singapura,yaitu Next Dream yang berarti mimpi selanjutnya.Perusahaan itu bergerak di bidang perhotelan.
Tttt...gadget Bram berbunyi ditengah tengah meeting.Panggilan pertama Bram memilih recect,panggilan kedua juga sama.Mendengar gadget Bram terus berbunyi, perhatian semua orang seakan tertuju padanya.Bram pun merasa sungkan dan mohon izin mengangkat telepon beberapa menit.
"Excuse me !! I'll pick up the phone first !!" ucap Bram meninggalkan ruangan meeting.
Setelah selesai berbicara dengan orang yang ditelpon,Bram kembali untuk melanjutkan meeting.
^^^^^
Rumah Bu Teti _Rumah Bram
"Mas Bram??".Jesika kaget karena tiba tiba Bram datang ke rumahnya.Dia pikir Bram tidak akan peduli lagi setelah apa yang terjadi kemaren.
"Kita pulang sekarang !!" ajak Bram.
"Aku mandi dulu mas !!" jawab Jesika.
"Mandi dirumah saja nanti!!".
"Baik Mas !!".
Jesika mengambil tas nya dan mengikuti Bram masuk ke mobil.
Bram memilih beristirahat sejenak.Sementara itu Jesika memilih untuk mandi.
Bram terpukau saat melihat Jesika keluar dari kamar mandi menggunakan handuk.Bram melihat dengan jelas betis Jesika yang putih dan mulus.Tiba tiba hasrat nya datang.Bahkan dia sudah tidak bisa lagi menahannya.
Tanpa persetujuan dari Jesika ,Bram memelukku dari belakang.Menciumi bibirnya hingga lehernya.Jesika memberontak.Tapi apalah dayanya.Kekuatan Bram begitu kuat.Bram sudah tidak sabar.
Saat Bram melucuti handuk Jesika,dengan cepat Jesika menarik selimut untuk menutupi tubuhnya.Ia begitu malu karena bagian dari tubuhnya telah dilihat laki laki.
Jesika menangis.Keringatnya bercucuran,bahkan tubuhnya bergetar hebat.Bram segera menyadarkan dirinya.Ia mendekati Jesika untuk meminta maaf.
"Aku minta maaf !!".Namun tak ada jawaban dari Jesika.
"Sekali lagi Aku minta maaf !!".Masih tidak ada jawaban.
Bram benar benar terkejut mengetahui Jesika pingsan.Begitu khawatirnya dia.
"Dokter Amanda segera datang kerumahku sekarang !!" perintah Bram kepada orang yang ditelpon.
Bram terus menggenggam tangan Jesika.Entah rasa khawatir apa itu.Bahkan dia sampai menangis."Aku mohon bangun !!".
Dokter Amanda masuk kedalam kamar Bram dan segera memeriksa Jesika.
"Bagaimana keadaannya??" tanya Bram penuh dengan perasaan khawatir.
" *Tapi dia nggak kenapa kenapa kan Dok???".
"Dia baik baik saja!! sebentar lagi juga pasti sadar* !!" ucap Dokter Amanda menenangkan.
Bram menghela nafas lega."*Syukurlah!!".
"Memangnya apa yang Kamu lakukan kepadanya*??" . Dokter Amanda ingin tau saja.
Dengan malu malu Bram menceritakan kejadian yang membuat Jesika pingsan.Dokter Amanda tertawa terbahak bahak.
"Kenapa tertawa??" tanya Bram keheranan.
"Usianya masih sangat kecil!! " jawab Dokter Amanda.
"Tapi Aku juga tidak bisa menunggu terlalu lama !!" bantah Bram.
"Butuh sedikit pendekatan !!". Dokter Amanda mengecilkan volume suaranya.
Bram berbaring disamping Jesika sambil terus memandanginya.Tentu saja Jesika kaget ketika dia terbangun,dia melihat Bram tengah memandanginya.
"Kamu sudah sadar??" tanya Bram langsung mendekap Jesika kepelukannya.
Jesika menolak mengingat perlakuan Bram tadi kepadanya."Lepasin Aku mas !!".
"Aku minta maaf !!" ucap Bram tak mau melepaskan pelukannya.
"Berapa kali mas harus minta maaf?? dan berapa kali mas akan melakukan kesalahan yang sama??" .Jesika emosi,dia menarik paksa tubuhnya hingga terlepas dari pelukan Bram.
"Tapi Aku juga seorang lelaki !!!" bentak Bram kasar.
Jesika terdiam.Dia tidak bisa membantah perkataan Bram lagi .
"Sudah lah, sekarang segera siapkan makanan !!".Bram mencoba mengalihkan pembicaraan.Biar suasananya tidak menegang terus.
"Baik Mas !!" sahut Jesika lalu pergi ke lantai bawah.
Meskipun Jesika masih merasa marah dengan Bram.Tapi dia tidak lupa kewajibannya sebagai seorang isteri.Dia tetap mengambilkan Bram makanan seperti biasa.
"Kamu masih marah??" tanya Bram yang tengah mengunyah makanan.
"Tidak usah dibahas lagi mas !!" jawab Jesika ketus.
"Kali ini Aku benar benar minta maaf !!" ucap Bram.
"Aku mau kuliah mas !! Aku nggak mau melakukannya itu !!".
Bram merasa kasihan juga melihat Jesika yang menangis.Tampaknya dia benar benar belum siap menerima serangan dari Bram."Tapi tak apa,menunggu sebentar demi kebaikan" fikir Bram.
"Kamu tenang saja,Aku sudah mendaftarkanmu di Universitas Taruma Negara !!" ucap Bram.
"Makasih mas !!" jawaban Jesika masih terdengar ketus.
"Kamu tidak suka??" tanya Bram.
"Aku suka kok mas !!" jawab Jesika mencoba untuk tidak terdengar ketus lagi.Tapi mau bagaimanapun Hyundai University adalah kampus impiannya.
Hyundai University adalah salah satu kampus bergengsi di Korea Selatan.Persaingan para mahasiswa sangat ketat.Bahkan memiliki nilai dibawah satu angka saja akan membuat kita dikeluarkan.Letak gedung kampus itu bersebelahan dengan gedung IT Entertainment.
Dulu Jesika dan Mark pernah berjanji bahwa mereka akan saling menghabiskan waktu di gedung kampus itu.Sekarang keinginan Jesika kuliah di Hyundai University bukan karena janjinya kepada Mark.Justru karena itu pilihan hatinya.
\\
Rumah Bu Elis.
Semenjak Alex dipindahkan ke kantor induk.Sekarang dia bekerja sebagai sopir pribadi Bu Elis.Tapi gajinya tidak sama dengan sopir pada umumnya.Menimbang dia adalah keponakan Widarto Septian.
Widarto Septian mempunyai seorang kakak laki laki.Tapi sayang ketika anaknya baru berusia 7 tahun,dia dan istrinya meninggal karena kecelakaan.Sejak saat itu Widarto Septian dan Bu Elis yang menjadi orang tua sambung bagi Alex.
"Tante boleh minta tolong sama Kamu??" tanya Bu Elis.
"Boleh Tante!!" jawab Alex.
"Tolong terus awasi Bram dan Jesika.Pastikan mereka semakin dekat !!" ucap Bu Elis.
Alex memang tidak pernah mengatakan perihal keluarnya dia dari AN Group.Saat datang menemui Bu Elis dia hanya beralasan bosan menjadi asisten pribadi dan ingin mencoba hal baru.
"Cuma Kamu satu satunya yang dapat Tante percaya !!".
Mendengar ucapan Bu Elis,Alex menjadi sangat bersalah.Dia telah berniat merebut menantu Tantenya sendiri.
^^^**°**^