Love in Marriage

Love in Marriage
bagian 3



Pagi hari Jesika harus bersiap siap pergi kerumah sakit,karena dia akan segera menikah.


Bram sampai dirumah sakit terlebih dahulu.Karena kebetulan hari ini Minggu,jadi dia tidak bekerja.


Setelah Jesika dan kedua orang tuanya tiba dirumah sakit.Mereka pun memulai acaranya.


Jesika duduk disamping Bram.Pak Darma menjabat tangan Bram.Tangannya gemetaran,kali ini dia akan melepas putrinya ketangan orang lain.


"Bram!! Aku nikahkan dan kawinkan Kamu dengan anakku Jesika Endriati, dengan mahar...".Pak Darma menghentikan ucapannya.Karena mereka menikah dirumah sakit maka mahar nya tidak disiapkan.


Lalu Bram pun mengeluarkan kunci mobil dari dalam sakunya.Hingga Pak Darma bisa melanjutkan ucapan.


"Bram!! Aku nikahkan dan kawinkan Kamu dengan anakku, Jesika Endriati dengan mahar sebuah mobil BMW dibayar tunai!!".


"Saya terima nikah dan kawinnya anak Bapak,Jesika Endriati dengan mahar tersebut dibayar tunai!!" jawab Bram mantap.


Bu Elis,Bu Teti,dan Pak Darma menghela nafas lega.Mereka bersyukur kepada sang maha kuasa,karena telah memberikan kelancaran proses pernikahan anak anak mereka.


Jesika masih tidak percaya,jika sekarang dia telah menjadi istri seorang pemuda berusia 28 tahun.Sebelum menikah Jesika sempat bertanya tanya tentang beberapa hal kepada Bram,termasuk soal usia.


Bu Elis meminta Bram untuk membawa Jesika pulang.Mungkin saja Jesika butuh istirahat.


Bram setuju,dan menggandeng tangan Jesika keluar dari ruangan rawat Bu Elis.


"Mas Bram masih menggandeng tangan Aku??" tanya Jesika saat mereka hampir sampai di area parkir.Menyadari tangannya masih menggandeng Jesika,Bram cepat cepat melepaskannya.


Disudut sebelah barat parkir,Kinan melihat pasangan pengantin baru itu dengan tatapan penuh kebencian.Kinan memang sengaja datang kerumah sakit untuk melihat proses pernikahan Bram.


 


^^^^^


 


Seoul,Korea Selatan.Bandara Incheon.


Hari ini seorang idol terkenal Korea Selatan,yaitu Mark Lee akan melakukan tour konsernya ke Amerika.


Saat Mark melangkah masuk kedalam bandara,tiba tiba seseorang memanggilnya dari belakang,"Camkkanman!!".Mark menoleh kebelakang dan menghentikan langkahnya.Ternyata itu Park Hyora, sahabat Jesika.


"Kamu akan berangkat hari ini??" tanya Hyora.


"Ne !" jawab Mark."Bagaimana dengan Jesi??".


"Dia tidak bisa datang!!".


Mark kaget mendengar jawaban Hyora.Tidak mungkin Jesika lupa jadwal konsernya."Wae??".


Hyora mengajak Mark duduk disalah satu kursi tunggu untuk menceritakan alasan Jesika tidak bisa datang.


Setelah mendengar cerita dari Hyora,Mark pun menaiki pesawat dan take off ke Amerika.


Hyora menghubungi Jesika setelah Mark take off.Dia melaporkan bahwa dia sudah memberitahu Mark alasan Jesika tidak bisa datang.Di seberang sana Jesika tersenyum lega,itu berarti dia tidak mengkhianati Mark.


 


^^^^^^


 


Rumah Bram.


Jesika menuju dapur saat Bram memintanya memasak.Sementara itu Bram menunggu di meja makan.


Jesika menyajikan makanan diatas meja makan.Lalu mereka makan malam berdua.Ada sedikit rasa canggung dalam diri Jesika saat makan satu meja dengan Bram.


Menyadari kecanggungan Jesika,Bram pun bertanya,"Kamu kenapa??".


"Aku merasa tidak enak,makan satu meja sama mas Bram!!" jawab Jesika.


"Tidak usah sungkan!! sekarang Kamu istriku,jadi artinya Kamu nyonya dirumah ini!!" ucap Bram meyakinkan.Tidak hanya itu Bram menyodorkan sesendok nasi dan sayuran kemulut Jesika.Jesika kaget,lalu dia menerima suapan Bram sambil tersenyum malu.


"Kamar Aku dimana mas??" tanya Jesika saat mereka telah selesai makan.


Bram membawa Jesika ke lantai atas.Mengajaknya masuk kedalam kamar.


Bram menutup pintu dan menguncinya,lalu mempersilahkan Jesika tidur disebuah tempat tidur mewah dan besar.


"Kamar mas Bram dimana??" tanya Jesika.


" Ini kamar Aku!!" jawab Bram santai.


Bram terlihat santai.Sementara Jesika sudah ketakutan.Keringat mulai bercucuran diwajahnya,tubuhnya juga gemetaran.


"Tidak usah takut!! Aku masih ingat perjanjian kita didalam mobil!!" ucap Bram.


Setelah rasa takutnya hilang,Jesika pun berbaring diatas tempat tidur.Bram ikut berbaring disampingnya.Tidur mereka dibatasi sebuah bantal guling malam ini.


Dipagi hari Jesika terbangun,perutnya terasa berat.Ternyata ada tangan Bram diatas perutnya.


Jesika membangunkan Bram,takut suaminya itu akan terlambat pergi ke kantor.


"Mas bangun mas!!".


"Kamu udah bangun??" tanya Bram.


Bram melihat jam beker nya ,lalu mengambil mantel handuk dan masuk kedalam kamar mandi.


Jesika membereskan tempat tidur ketika Bram mandi.Setelah menyiapkan pakaian untuk Bram,Jesika turun ke lantai bawah untuk menyiapkan makanan.


"Sarapan dulu mas!!" ucap Jesika saat Bram telah rapi dengan baju kantornya.


"Iya!!" sahut Bram berjalan kearah meja makan.


Sarapan pagi dihari ini kembali mereka lalui berdua.Kali ini rasa canggung di dalam diri Jesika sudah berkurang.Sebagai seorang istri dia mengambilkan makanan untuk suaminya.


"Hari ini Kamu kemana??" tanya Bram.


"Aku tidak ada kegiatan di Indonesia mas!" jawab Jesika.


"Bagaimana kalau Kamu ikut saja denganku kekantor??" ajak Bram.


"Tapi Aku belum mandi mas!!".


"Cepat mandi!! Aku tunggu disini!!".


Jesika berlari kekamarnya,dia tidak ingin suaminya menunggu lama.


Setelah Jesika siap,mereka berangkat ke kantor bersama.


 


^^^^^


 


Gedung AN Group.


Kebanyakan dari orang orang kantor memandang aneh kearah Jesika.Tidak biasanya CEO mereka berjalan berduaan dengan perempuan.Kecuali itu anak dari pemimpin perusahaan KN Group,Kinan.Tapi sebagian mereka ada juga yang beranggapan,kalau Jesika adik sepupunya Bram.


"Mas,kok para karyawan Kamu liatin Aku begitu??" tanya Jesika.


"Tidak perlu dihiraukan!! sekarang masuk!!" jawab Bram menarik tangan Jesika masuk dalam ruangannya.


Jesika menurut saja.Saat Bram sibuk dengan pekerjaannya,Jesika duduk santai diatas sofa.Karena merasa kelelahan Jesika pun tertidur.


Bram telah menyelesaikan pekerjaannya,dia berniat membawa Jesika makan siang disebuah Restoran.Melihat Jesika yang tertidur pulas,Bram menjadi tidak tega membangunkannya.Dihampirinya Jesika dan dilihatnya setiap lekuk tubuh Jesika.Sebagai seorang pria normal tentu saja Bram mempunyai nafsu.Dia meraba bibir Jesika.Saat dia hendak menciumi bibir itu,tiba tiba Alex masuk kedalam ruangannya.


"Wah!! sebuah pemandangan yang luar biasa!!" ucap Alex berdecak kagum.


"Diam!! nanti istriku terbangun!!".Bram menghentikan Alex yang juga bertepuk tangan.


"Ya...bahkan Aku sudah mengganggu waktu kalian berdua!!" jawab Alex.


"Jangan berpikiran macam macam!! Aku tidak akan pernah menyentuhnya!".Bram menggendong Jesika dan pergi meninggalkan Alex yang masih berada di ruangannya.


"Lalu tadi apa??" gumam Alex.


Saat mencari tau informasi tentang Jesika,Alex langsung jatuh cinta pada pandangan pertama.Tetapi saat tau Jesika adalah calon istri sepupunya,Alex mengubur perasaan itu dalam dalam.


 


^^^^


 


Penang Bistro Restoran.


Bram telah selesai memesan makanan.Jesika masih sibuk melihat daftar menu.


"Jadi,Kamu mau pesan apa??" tanya Bram.


"Saya mau pesan Gimchi mbak!!" ucap Jesika kepada wraiter.


"Baik mbak!!" jawab wraiter.


Restoran itu merupakan restoran berskala internasional.Tentu saja ada menu luar negeri yang di sediakan.


Jesika dan Bram memakan pesanan mereka masing masing.Tiba tiba Bram kembali menyodorkan sesendok makanannya kemulut Jesika.Begitu pun dengan Jesika,dia juga menyuapi Bram Gimchi yang ia pesan.


cast Jesika Endriati



Cast Bram Septian.



 


Camkkanman~ tunggu(informal)


Gimchi~salah satu makanan asal Korea Selatan


^^^^^