Love in Marriage

Love in Marriage
bagian 5



Gedung AT Group


Semua karyawan tengah sibuk mempersiapkan acara untuk menyambut kedatangan CEO mereka kembali.Semua orang sangat sibuk.Pendekor ruangan menyulap setiap sudut ruangan dengan sangat ajaib.Kini gedung yang terkenal besar dan megah itu telah berubah bak istana raja.


Setelah melewati masa pemulihan selama seminggu.Kini Bu Elis sudah bisa menginjakkan kakinya di perusahaan kembali.Pak Darma selaku asisten pribadi, berjalan mengikutinya di belakang.


Para karyawan perusahaan menyambut kepulangan CEO mereka dengan penuh suka cita.Semua menunduk tanda memberi salam kehormatan.


Bu Elis berjalan memasuki lift dan menekan tombol 7.Secara serentak semua karyawan yang tadi berada dilantai bawah untuk menyambut Bu Elis segera kembali keruangan mereka masing masing.


Bram dan Jesika ternyata sudah menanti Bu Elis diruangannya.Saat Bu Elis membuka pintu,dia terkejut sekaligus senang melihat anak dan menantunya.


"Selamat datang kembali Ma!!" sambut Bram antusias.Tak lupa ia menciumi kedua belah pipi sang ibu.Jesika tak mau kalah,terlebih dahulu ia memberi salam.Setelah itu melakukan hal yang sama dengan Bram.


"Selamat datang Tante!!" sambut Alex memasuki ruangan.Namun senyum dibibir Alex seketika menghilang saat melihat Jesika dan Bram perpegangan tangan.Sayangnya tidak ada yang menyadari perasaan Alex.Lagi pula Alex lihai dalam menyembunyikan perasaannya.Dia tidak ingin menimbulkan masalah bagi keluarga Septian.


Setelah merasa cukup untuk menyambut Bu Elis,Bram meminta Alex mengantarkan Jesika pulang.Sementara dia harus segera kembali ke kantor.


Andai saja Alex seorang pria yang berfikiran buruk,sudah pastilah kesempatan ini dia manfaatkan.Berkali kali menemani Jesika bukanlah suatu hal yang buruk.Tapi itu justru membuat Alex tersiksa.Semakin dekat dengan Jesika,maka perasaannya semakin dalam.


Alex sibuk menyetir mobilnya.Jesika sibuk dengan layar handphone.Sesekali Alex memandang wajah Jesika."Gadis ini luar biasa cantiknya !!". Keberanian Alex hanya sekedar mengagumi Jesika didalam hatinya.


Jesika tidak pernah tau jika Alex sesekali memandanginya,dia terlalu sibuk dengan handphonenya.Hingga masuklah sebuah notifikasi ke handphone Jesika.Awalnya Jesika berusaha cuek,tapi secara tidak sengaja jarinya membuka notifikasi terakhir.Betapa terkejutnya dia mengetahui seorang idol Korea Selatan akan berkunjung ke Indonesia.Yang semakin membuat dia terkejut idol tersebut adalah Mark Lee.


Tapi bukankah Mark sudah mengetahui soal pernikahannya.Itu sedikit membuat Jesika lega.Tapi mau bagaimanapun juga bertemu dengan Mark sangat tidak mungkin.


\*\*\*\*\*\*


Rumah Bram _Rumah Bu Teti


Jesika terus mendesak Bram agar segera mengantarkannya kerumah orangtuanya.Dia beralasan ingin menginap beberapa hari.Bram menyetujuinya dan segera mengantarkan Jesika.


Bu Teti memeluk putrinya,dia sudah sangat merindukannya.Semenjak Bram dan Jesika menikah,Bu Teti sudah tidak bekerja lagi dirumah Bu Elis.Semenjak itu pula,Jesika belum pernah berkunjung kerumah orang tuanya.


Disore hari Jesika menyuruh Bram pulang saja.Tapi Bram menolak,dia juga ingin menginap dirumah mertuanya.


Bu Teti yang mendengar itu semua senang bukan main.Dia berharap mereka bisa secepatnya saling jatuh cinta.


Jika Bu Teti terlihat bahagia,lain hal nya dengan Jesika.Perasaannya dipenuhi rasa was was.Meskipun dia dan Bram selalu tidur sekamar,tapi sekarang keadaannya berbeda.Kamar Jesika tak seluas kamar Bram.Tempat tidurnya pun tak sebesar tempat tidur Bram.


Bram mengambil bantal guling dan melangkah keluar kamar."Kamu tidurlah!! Aku akan tidur diluar!!".


"Mas!! Aku takut!!" .Jesika memeluk Bram dengan erat.Suasana sangat gelap.Hal yang paling ditakuti Jesika adalah kegelapan."Temani Aku Mas!!".


Bram membawa Jesika keatas tempat tidur.Mereka tertidur dalam keadaan berpelukan.Bukan Bram yang mendekap Jesika dalam pelukannya.Tapi Jesika yang memeluk Bram dengan erat.


Bram meraba bibir Jesika.Cahaya bulan dari luar masih memberi sedikit penerangan.Meski samar samar.Bram tidak menyia-nyiakan kesempatan itu,diciuminya bibir Jesika dengan lembut.Walau sedang tertidur,manis bibir itu masih terasa.


Mengingat kejadian sebelumnya,Bram berpura pura sudah terlelap.Dia tidak ingin membuat Jesika marah.Jesika kembali tertidur,dia tidak menyadari kancing bajunya tengah terbuka.Rasa kantuk nya sudah meraja lela.


Setelah listrik nya di turn on kembali oleh Bu Teti,dia kembali ke kamarnya menyusul sang suami.


Bu Teti melihat Bram membawa bantal guling keluar kamar.Tiba tiba ide brilian muncul di benaknya.Disaat Bram akan menggunakan kesempatan emas itu,Bu Teti malah mengacaukannya.


\*\*\*\*


Bandara Soekarno Hatta


Ribuan orang di bandara berteriak histeris.Bahkan mereka rela tidur di bandara demi melihat kedatangan sang idola


Seorang pria menggunakan masker dan topi,ditambah setelah jas dan jeans dari Gucci membuat penampilannya semakin digilai.Pria itu berjalan keluar dari bandara di dampingi managernya.


Setelah selesai melakukan tour konser di Amerika selama seminggu.Sekarang Mark Lee akan melakukan konser di negara negara Asia.


Mendapat jadwal konser perdana di Indonesia merupakan suatu kesempatan bagi Mark untuk mencari keberadaan Jesika.Tanpa Mark sadari Jesika telah bersembunyi ditempat yang tidak akan pernah dia temui.Lagi pula jadwal konser Mark di Indonesia hanya sehari.Menjelang malam dia harus segera take off ke Malaysia.


Mark membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur.Satu jam lagi dia harus segera hadir di Ice BSD city.Tujuannya ke hotel untuk melepas lelah,dia ingin tertidur sebentar saja.Tapi rasa ingin bertemu dengan Jesika terlalu kuat.Mark tidak bisa memejamkan matanya meski hanya sedetik saja.


Managernya memanggil,"Konser akan segera dimulai !!".


Dengan segera Mark mengganti pakaiannya dan berangkat menuju lokasi konser.


Sekitar seratus ribu penggemar Mark hadir di lapangan Ice BSD city.Mereka tak segan segan memborong tiket seharga 5 juta(kelas VVIP) demi bisa melihat sang idol.


\*\*\*\*\*


Gedung AN Group


Bram memanggil sekretaris pribadinya,Amel agar segera memasuki ruangannya.Amel tidak datang sendirian,dia bersama seorang perempuan cantik berambut panjang.Bram sempat kaget melihatnya."Ada keperluan apa Kamu datang ke kantorku Kinan??".


Amel memberi tau tujuan Kinan ingin menemui Bram.Dia ingin mengajukan tawaran bekerja sama dengan AN Group.


"Tapi apa Kamu yakin??" tanya Bram ragu.


"Percayalah Bram,ini hanya menyangkut urusan perusahaan!!" jawab Kinan meyakinkan.


Tampaknya Kinan benar benar menggunakan mulut manisnya.Bram membubuhkan tanda tangannya di setiap kontrak kerja sama.Bahkan ia juga setuju,selama kontrak kerjasamanya berlangsung,Kinan akan selalu hadir di AN Group.


Bram tidak pernah menyadari kalau Kinan mempunyai suatu rencana dibalik semua ini.Bertahun tahun menjalin hubungan dengan Kinan,membuat Bram sepenuhnya percaya dengannya.Padahal tujuan Kinan hanya ingin merebut Bram kembali kesisinya.


^^^^^