
Liana sangat terkejut mendengar perkataan cris "siapa sebenarnya kau pria brengsek" tanya liana dengan tubuh yang masih terbalik ke belakang "kau akan tau nanti" jawab cris sambil berjalan menuju kereta kuda yang sangat mewah dan elegan sesampainya di kereta kuda tersebut ia menjatuhkan tubuh liana di kursi penumpang "awww" riana meringis karna cris membantingnya sangat kuat "duduklah yang diam sayang jika kau tidak ingin muka cantikmu itu cacat" kata cris dengan mengeluarkan pisau dan mendekatkannya di wajah liana "biarkan saja aku tidak peduli,kenapa tidak sekalian saja kau bunuh aku dari pada harus menyiksa ku itu hanya membuang-buang waktu" jawab liana dengan melotot ke arah cris "cantik seperti bidadari tetapi memiliki kepala yang keras seperti batu" batin cris.Selama dalam perjalanan liana hanya duduk termenung dan mengarahkan pandangannya keluar jendela,cris yang melihat hal itu sedikit merasa sedih karna melihat liana nangis dalam diam hanya air mata yang selalu menetes membasahi pipinya tersebut tapi dalam hati cris dia harus mendapatkan gadis ini bagaimanapun caranya dan cara yang hanya diketahui oleh kerajaan gray hanya cara membunuh dan menyiksa,tetapi cris tidak bisa menyakiti gadis yang disebelahnya ini.
Sesampainya di kerjaan Gray liana melihat gerbang besar mewah terbuka dan kerajaan yang megah dengan nuansa gold yang sangat elegan mereka turun dari kereta kuda "ayo turun" ajak cris,liana turun dan mengikuti cris dan tiba-tiba liana hendak berlari ingin meninggalkan cris dan kerajaannya tetapi ia berhasil ditangkap oleh cris iyalah berhasil ditangkap kekuatan seorang liana dan cris mana bisa disandingkan "aku tau ini akan terjadi" kata cris yang membopong tubuh liana layaknya karung beras " ku mohon lepaskan aku,kau masih bisa mencari wanita yang lain untuk dijadikan ratumu aku rela,aku hanya ingin pergi dari sini ku mohon" cris hanya mengabaikan liana tetapi dalam hatinya ia sangat sedih dan marah kenapa liana sangat membencinya "kau tidak boleh pergi meninggalkan ku,jangan mengharapkan aku akan melepaskanmu" batin cris.Cris memasuki kamar yang sangat elegan dengan nuansa gold dan white yang sangat mewah dan memang kamar itu khusus untuk liana cris membanting liana di kasur empuk miliknya "inilah kamarmu,kenapa terkejut yahh sudah kukatakan kau akan berbahagia tinggal di sini" kata cris dengan melirik liana dengan senyuman ejeknya "siapa bilang aku akan berbahagia di sini malahan aku akan tambah tersiksa ini bukan kerajaan tapi penjara" cris sangat marah mendengar liana berbicara seperti tapi ia hanya bisa bersabar dengan gadis di depannya ini karna ia tidak tega menyakiti gadis yang telah membuat hatinya berdetak kencang "para pelayan akan datang dan mengurusmu dan jangan banyak melawan atau kau akan merasakan rasanya hidup di penjara yang sebenarnya" bentak cris dan berjalan keluar meninggal kan liana ia membanting pintu dan membuat liana terkejut dan menangis,cris menyandar pada pintu kamar liana dan merasa bahwa dirinya sekarang sedang jatuh cinta pada gadis yang membencinya dari luar cris mendengar tangisan liana ingin sekali ia masuk dan memeluk gadis itu dan mengatakan perasaan nya yang sebenarnya tapi cris akan menunggu sampai waktu yang tepat saat liana sudah mulai melupakan semuanya
- Di kamar Liana
"apa yang sedang terjadi padaku kenapa aku tidak percaya akan semua ini,Tuhan ku mohon apa salahku kenapa semua ini harus terjadi padaku" batin liana tiba-tiba Tok Tok "permisi nona kami pelayan yang akan membantu mu membersihkan dirimu" liana cepat-cepat mengusap air matanya "masuklah" pintu dibuka dan ada 3 orang pelayan "nona kami akan melayanimu selama kau ada di kerajaan ini namaku sarah dan ini kayla dan jane" kata pelayan itu sambil menunjuk dua orang yang sedang berdiri di sampingnya "mari nona kami sudah menyiapkan bak mandi nona" kata pelayan "tidak aku bisa mandi sendiri" pelayan tersebut diam "bilang pada tuanmu aku yang menyuruhmu untuk tidak memandikanku jadi jika dia marah suruh dia berhadapan dengan ku" jawab liana dengan marah "tapi nona.."
"sudah tidak apa-apa kalian boleh keluar" liana mendorong ketiga pelayan itu untuk keluar dan menutup pintu "ayah,ibu liana akan menyusul kalian" kata liana dengan sedih dan menuju ke kamar mandi "kenapa kalian di luar" tanya cris "nona tidak ingin kami memandikannya dan dia menyuruh kami menunggu nya di luar" Prakkk bunyi kaca picah cris yang mendengar hal tersebut dari dalam kamar liana mendobrak pintu tanpa harus mengetuk terlebih dahulu tapi pintu telah dikunci oleh liana "liana buka pintunya jika kau tidak mau membukanya maka kau akan merasakan akibatnya nanti" ancam cris tapi tidak ada respon dari liana tanpa menunggu lama lagi cris mendobrak pintu kamar Brakkk berhasil terbuka,cris masuk dalam kamar dan melihat liana tidak ada di tempat tidur nya "di mana kau" dia mendengar shower yang menyala dan cris menuju kamar mandi "buka pintunya liana aku bilang buka" teriak cris dengan marah dengan tidak ada jawaban dari liana cris mendobrak masuk dengan cara menendang gagang pintu yang telah dikunci liana Brakk pintu itu pun terbuka
Tiba-tiba mata cris membulat melihat air yang sudah tercampur dengan darah mengalir dari bathub ia segera berlari membuka gorden yang menutup bathub tersebut dan ia terpukul ketika melihat liana terbaring di bathub dengan tangan yang sudah disayat di bagian nadi "astaga apa yang kau lakukan kenapa kau lakukan ini liana" cris mengangkat liana dari bathub ala bridal style dan menaruhnya di ranjang "cepat panggilkan tabib segera" teriak cris kepada pelayan dia menutup tubuh liana dengan selimut karna liana hanya memakai pakaian dalam "ku mohon buka matamu,apa yang membuatmu berpikir sejauh ini" kata cris dengan sedih ia masih memeluk liana "aku tidak akan membiarkan mu sendirian" setelah beberapa menit mereka menunggu tabib istana ia pun datang
"cepat periksa **dia" perintah cris "baiklah yang mulia" tabib memeriksa tangan liana yang terluka "luka ini untungnya tidak terlalu dalam dan tidak mengenai nadinya,jadi dia nona akan baik-baik saja yang mulia".
"kenapa kau membuat ku sangat khawatir,aku tidak akan membiarkan kau pergi dalam hidupku" batin cris dengan mengelus pipi liana,para pelayan yang berdiri dan menyaksikan bahwa sang raja sangat berbeda sikapnya terhadap liana seorang cris yang sangat dingin dan terkenal kejam begitu sangat lembut kepada liana itu yang membuat pelayan-pelayan tersebut bertanya-tanya "apa yang kalian lakukan di sini apakah kalian tidak punya pekerjaan hah" bentak cris yang menyadari bahwa para pelayan sedang menatapnya dengan banyak pertanyaan
- Malam hari di istana Gray
"awhhh kepala ku sangat sakit awhhhh astaga apa yang telah terjadi kenapa tanganku..." liana telah terbangun dari pingsannya dan mengingat kembali apa yang telah terjadi "ohhh tidak apa aku berusaha membunuh diriku".
"iya kau ingin membunuh dirimu,apakah kau tidak sayang dirimu ha" liana berbalik dan melihat cris yang sedang duduk di sofa di samping ranjang "jadi aku berusaha membunuh diriku itu betul" teriak liana tidak percaya "apa yang telah aku lakukan ayah dan ibu masih sangat kecewa padaku" kata liana seketika air matanya terjatuh ia menangis "ayah ibu maafkan liana"
"sekarang baru kau menyesal memang kau gadis bodoh"kata cris dan pergi meninggalkan liana sendirian.