
**Kembali lagi dengan aye di episode 2 ceritanya lebih greget dan agak menyedihkan
Selamat membaca.....
Liana berlari sekuat tenaga meninggalkan pria itu dia terus berbalik kebelakang karna takut dikejar tiba-tiba Bukk liana terjatuh dan terluka di lutut ia tidak pedulikan itu liana berdiri dan berlari lagi akhirnya ia melihat rumahnya dan berlari masuk ke dalam rumahnya dan langsung menuju kamarnya tanpa menyapa ayah dan ibunya terlebih dahulu liana duduk dengan nafas terengah-engah setelah beberapa menit ia beristirahat liana menarik nafas panjang dan menghebuskannya,dia merenungkan kejadian yang ia pikir mungkin ia sudah tidak akan pulang dan bertemu ayah dan ibunya lagi " Untung saja kalau tidak sekarang aku mungkin sudah kehilangan kepalaku" katanya dengan memegang kepalanya dan menggelengkan kepala "tapi siapa pria itu apakah aku harus mengenal dia tunggu apakah dia"liana diam sejenak dan berpikir bahwa ia salah satu prajurit kerajaan gray "kalau dia salah satu dari prajurit istana gray tapi kenapa bajunya sangat berbeda" liana berkata dengan kebingungan "sudahlah untuk apa aku pikirkan yang penting aku selamat awhh" ringisnya dia baru merasakan sakit dari luka akibat jatuh tadi liana segera membersihkan lukanya.
sedikit tentang Istana Gray
Istana Gray dipimpin oleh Raja yang masih sangat muda dan memiliki darah dingin yaitu pembunuh,kejam dan tidak ada kata ampun baginya dia paling membenci namanya kebahagian dan keindahan Lodwick Cristian Grayson ya dia adalah Raja dari Istana Gray.Sikap dingin yang ia miliki sudah menurun dari kakeknya yang juga terkenal pembunuh,ayahnya yang juga kala itu tidak kalah hebat dari gray terkenal dengan cara membunuhnya yang sadis,semua kerajaan atau bangsawan di benua vanmord sangat mengetahui bagaimana kerajaan Gray.Lord Cris panggilan kepada raja muda berdarah dingin tersebut
"Bagaimana hari anda Tuan" Tanya Michael yang tidak lain adalah pelayan pribadi Cris biasa pegawai istana memanggilnya tuan cris "hariku agak mengecewakan tapi dibandingkan hari kemarin aku sangat menyukai hari ini" sahut cris dengan senyuman "apakah anda menemukan desa baru lagi untuk dijadikan tempat pembantaian" tanya Mic dengan wajah bingung nya "sudah aku sangat lelah bersihkan pedangku aku ingin mandi" balas cris yang tidak ingin menjawab pertanyaan Michael "ada apa dengan Lord apakah dia sedang menyembunyikan sesuatu" tanyanya dengan rasa ingin tau
Desa Durk (kediaman liana)
"Selamat pagi ibu" liana menyapa ibunya yang sedang menyiapkan sarapan "selamat pagi tuan putri"balas sang ibu "ibu di mana ayah" tanya liana "ohhh ayahmu berangkat pagi tadi sebelum kau bangun ia sudah berangkat kerja" jawab ibunya " wah segitunya ayah bekerja kemarin aku pulang tidak bertemu ayah sekarang aku bangun tidak melihat ayah juga" katanya dengan wajah cemberut "ibu pokoknya sebentar aku yang akan mengantarkan makan siang untuk ayah sekalian aku ingin bertemu dengannya" katanya dengan semangat "baiklah kau boleh mengantarkan makan siang untuk ayahmu,tapi kenapa kamu bangun siang tidak seperti biasanya" tanya ibunya " aku hanya kecapean bu"jawab liana "dan bagaimana dengan bunga-bunga mu biasa kau bangun pagi dan sudah pergi untuk menyapa mereka" kata ibunya "ahhh tidak aku hanya ingin beristirahat saja hari ini" liana tidak ingin memberitahu ibunya yang sebenarnya tentang apa yang terjadi kemarin dan juga tentang luka di lututnya karna jika ibunya tau ia tidak akan membiarkan liana berpegian kemana-mana lagi.
"Ibu aku pergi dulu" kata liana dengan memegang rantang di tangannya "ehh liana hati-hati" liana berjalan sambil bernyanyi tiba-tiba ia terhenti di tempat ia bertemu dengan pria zirah itu ia mengenang kembali,bulu kuduknya tiba-tiba berdiri liana berlari dan meninggalkan tempat tersebut sesampainya di ladang ia tidak menemukan ayahnya "permisi tuan apakah anda melihat ayahku" tanyanya pada petani yang lain "ohh ayahmu sedang pergi ke gudang seorang raja sedang datang dan membeli kedelai ayahmu yang melayaninya" jawab seorang petani "seorang raja???raja siapa??" tanyanya dalam hati "baiklah aku akan gudang untuk menemui ayahku" kata liana yang hendak mau pergi "jangan,jangan ke sana kau tidak kah raja siapa yang datang" kata petani dengan muka panik "semua raja kan sama sudahlah aku hanya menemui ayahku dan pulang aku permisi" kata liana dan pergi meninggalkan ladang petani tersebut hanya bisa menggelengkan kepala melihat liana dengan santai menuju ke arah gudang
sesampainya di gudang di mana tempat menapung kedelai yang sudah siap dijual liana mengendap pelan-pelan sambil mengintip apakah ayahnya ada di dalam tiba-tiba liana mendengar suara minta ampun,liana berjalan mengikuti suara tersebut sampai pada sumber suara pada satu ruangan yang tidak lain tempat ayahnya bekerja liana mengintip di balik dinding dan melihat seorang pria yang sudah tergeletak jatuh dan berdarah liana terkejut melihat itu,dan seorang pria paruh baya yang sedang berlutut menghadap seorang pria yang sedang membelakanginya ketika pria itu berbalik ia terkejut karna pria itu adalah pria baju zirah yang ia temui kemarin**.