Liam MZ (Bl)

Liam MZ (Bl)
kehilangan



sudah satu Minggu lebih Liam tak masuk sekolah, ia belum siap menerima semua ini, ia selalu bertanya-tanya mengapa ini semua harus terjadi pada nya, ini terlalu cepat ia belum siap kehilangan pemeran utama di dalam hidup nya dan kini hari hari nya di penuhi dengan tangisan


sementara itu Cakra merasa khawatir akan Liam yang sudah satu Minggu lebih ia tak masuk sekolah ia ingin menjenguk nya namun ia sangat padat acara dan tidak ada waktu untuk menjenguk Liam saat itu, hari demi hari Cakra merasa kehilangan sosok penyemangat nya, 'loh bukan nya ada Nita?' Nita hanya wanita yang Cakra ingin miliki bukan di cintai karna sifat Nita yang egois yang membuat Cakra sedikit tidak nyaman


Liam yang sudah menguat kan diri nya agar tidak berlarut-larut dalam kesedihannya ia mulai bangkit dan mulai bersekolah lagi, ia bertemu temen temen nya seketika banyak pertanyaan pertanyaan yang Liam dapat dari teman nya ia hanya terdiam dan membiarkan semuanya pergi dari hadapannya nya


tak lama Cakra datang ke kelas bersama Nita mereka duduk di bangku paling belakang untuk berpacaran saat Cakra sadar ada kehadiran Liam ia segera menghampiri Liam, ia duduk di samping nya lalu bertanya


"gimana udah tenang" sambil mengelus rambut nya


Liam mengangguk dan tersenyum ini yang Cakra rindukan senyum yang hadir dari Liam ia mulai merasa lega karna senyuman nya, Nita yang melihat Liam ia bertanya


" mata lu sembab gitu pasti tangis Mulu ya" Nita


" heheh ga kok nit" Liam


Nita mengangguk lalu melihat jam tangannya ia harus bergegas ke kelas nya karna bentar lagi bel masuk akan ber bunyi


" Cakra nanti boleh temenin Lim ga? klo ga juga gapapa" Liam sambil menunduk


" ya gua temenin Kok sekalian balik bareng aja " Cakra


Liam mengangguk kan kepalanya


" makasih yaa" Liam


bel masuk pun berbunyi semua siswa/i masuk kedalam kelas nya Liam seperti biasa mengikuti pelajaran, setelah jam istirahat tiba kelas nya menjadi sepi semua pergi ke kantin sekolah Liam melihat saku nya dia lupa membawa uang jajan nya ia menghela nafas dan mulai ber main ponsel nya


"kenapa ke kantin?" seseorang bertanya kepada nya


Liam menoleh ke arah orang itu ternyata itu Cakra


" Lim lupa bawa uang jajan" Liam


" nih susu coklat buat lu" Cakra


" makasih" Liam



Cakra selalu memberikan perhatian nya untuk Liam karna ia tau sebenarnya Liam masih di selimuti rasa duka


"kenapa ga istirahat sama Nita" tanya Liam


"ga males" Cakra


" sama pacar sendiri kok gitu" Liam


"males aja tar adu bacot lagi" Cakra


"namanya juga pacaran wajar kali" Liam


" kaya yang lu pernah pacaran aja, udah lu minum susu nya" Cakra


"ga sih kan Cakra bilang Nita first love Cakra berarti harus nya lebih baik dari yang kemarin, iya iya Lim minum" Liam


mereka asik berbincang hal hal random saat itu, Cakra senang Liam tak murung lagi dan mau bercerita kepada nya


****


jam pulang sekolah pun tiba Liam dan Cakra pergi ke parkiran, saat itu juga Nita datang menghampiri Liam dan Cakra


" sayang yuk pulang" Nita


" sorry sayang aku mau nemenin Liam dulu" Cakra


" trus aku gimana" Nita


Liam yang merasa tak enak hati ke pada Nita


"yaudah gapapa lain kali aja Cakra " Liam


" ga lu tetep balik sama gua" Cakra


Nita merasa kesal lalu pergi dari hadapan mereka Liam yang melihat itu tak enak hati namun Cakra me yakinkan Liam bahwa semua nya baik baik saja


mereka pergi ke rumah Liam untuk menganti baju dan mengambil uang, mereka pergi ke taman


" Lim mau beli minum anterin ya" Liam


" yaudah yu " Cakra


mereka memesan satu minuman untuk Liam, setelah itu mereka pergi mencari kursi taman yang kosong, mereka duduk dan berbincang hal hal yang seru


"besok gua jemput lu deh" Cakra


" ga usah Lim bisa pake angkot" Liam


" ga ada penolakan" Cakra yng bersi kekeh ingin menjemput Liam


" tar Nita marah Lim yg kena" Liam


" kagk santai" Cakra


setelah mereka puas bermain di taman, liam meminta Cakra untuk mengantar kan nya ke penjual es krim kesukaan nya Cakra meng iya kan permintaan Liam, Liam membeli eskrim untuk nya dan Cakra sehabis membeli es krim Cakra mengajak Liam ke taman bunga, taman yang sering keluarga Liam dan Cakra menghabiskan waktu bersama


saat sudah sampai i


mereka berjalan sedikit jauh kedalam karna di sana banyak bunga yang indah, lalu Cakra memetik satu bunga dan di pasang kan di telinga Liam,



Liam seketika melihat Cakra dan tersenyum, momen yang ga akan Liam rasakan lagi yaitu menghabiskan waktu bersama dengan Cakra walaupun hanya sehari Liam bahagia sampai ia lupa dengan kesedihan nya, sesudah asik melihat bunga mereka pulang Cakra mengantarkan Liam pulang karna hari sudah mulai gelap dan mereka ingin beristirahat



sesampainya mereka di rumah Liam Cakra melihat rumah yang sangat hening


" sepi bener ga ada orang?" Cakra


" ga ada papah lagi pergi dinas" ucap Liam


" berati lu sendiri?" Cakra


" iya lah " Liam


" gua ngidep deh kalo gitu ya" Cakra


" yaudah tapi harus tidur jam 9 ya" Liam


" siap bapak Liam" Cakra


" yaudah sama bebersih" Liam


cara pergi ke kamar mandi untuk bebersih sedangkan Liam ia menyiapkan makan malam untuk mereka, ia hanya memasak sup dan telur, tak lama Cakra datang ke ruang tamu, ' dia pakai baju siapa?' Cakra juga sering menginap di rumah Liam dan ada beberapa baju nya di sana


" wih tau aja gua laper" Cakra


" yaudah makan aja maaf ga banyak lauk" Liam


" gapapa ini juga cukup" Cakra tersenyum pada Liam


dan mereka mulai makan masakan Liam, Cakra makan dengan lahap karna sup buatan Liam hanya bisa di temui di rumah nya saja karna itu resep turun temurun dari nenek moyang nya, beres makan malam Cakra membantu Liam membereskan tempat makan


" udah lu bebersih aja gua yang cuci piring" Cakra


" makasih ya" Liam


Liam pun pergi untuk memberikan tubuh nya dari kotoran, saat ia sedang membasuh tubuh nya tiba tiba ia lupa membawa handuk nya


" duh lupa bawa segala " gerutuan Liam


ia melanjutkan mandi nya sedekah itu ia pergi mengambil handuk dengan cepat Cakra yang melihat itu tersenyum dan pura pura tak melihat nya, Liam mengganti baju nya setelan itu mereka pergi ke ruang tamu untuk menonton televisi Liam mengambil beberapa cemilan di lemari es (kulkas) dan mereka mulai menonton film


*******


.


.


.


.