
sesampainya di rumah Cakra Liam duduk di sofa ruang tamu dan menunggu Cakra, tak lama ibu Cakra menghampiri Liam
" eh liam sehat?" Tante indah
" Alhamdulillah baik Tante, Tante sendiri gimana" Liam
" baik kok Liam" Tante indah
saat Liam asik berbincang dengan Tante indah Cakra menghampiri mereka dan ikut duduk di samping Liam
" Bu aku minta uang jajan " Cakra
" yaudah bentar " Tante inda
" oh ya gua mau nongkrong lu mau ikut Lim?" Cakra
" ga deh kayanya Liam mau pulang aja " Liam
" yaudah kalo gitu " Cakra
tante indah memberi uang pada Cakra dan Liam setelah itu mereka berdua pergi ke rumah Liam saat di perjalanan Cakra bertanya kepada Liam
" Lim sebenernya lu suka siapa sih?" Cakra
Liam yang mendengar itu tak tahu harus menjawab apa karna tak mungkin ia mengungkapkan yang sebenarnya
" hah apaan ga kedengeran" Liam yang pura pura mendengar
"lu sukaaaa siapaaaaaaaa" teriak Cakra
" hah cukaaaa?" Liam
" kagak tau ah budeg" Cakra
" gua kagak bego Cakra" liam
" serah lu " Cakra
liam tertawa kecil karna ia tau Cakra sudah kesal dengan nya, sesampainya mereka di rumah Liam Liam membereskan bahan makanan yang sudah mereka beli di pasar tadi di lemari es
" gua berangkat dulu ya Lim hati hati di rumah" Cakra
" iyaaaa Sana" Liam
yang Liam tau cakra ingin nongkrong bersama teman nya tapi sebenarnya Cakra akan berkelahi dengan max karna saat pulang dari pasar ia juga melihat Nita bersama max ternyata bukan hanya Liam yang melihat itu, saat Cakra sudah pergi dan Liam sudah beres membereskan bahan makanan ia pergi ke kamar sambil membawa baju baju Cakra yang ia tinggalkan di kursi ruang tamu
#pov Cakra
saat sampai di tempat tujuan Cakra sudah siap untuk memukul wajah max, saat max tiba tanpa aba aba geng max dan geng Cakra berkelahi pukulan demi pukulan Cakra lontarkan pada max
"MATI LO ANJING DASAR BRENGSEK" teriang Cakra
max yang tidak terima ia mem balas pukulan Cakra, teman teman Cakra dan max mendengar ada suara mobil polisi mereka takut dan ber henti berkelahi mereka berpencar, Cakra yang galau karna di putuskan Nita ia pergi dengan teman teman nya ke bar untuk mabuk mabukan dan menghilangkan galau nya
*POV Liam
Liam yang asik bermain ponsel di kamar nya ia baru sadar mengapa Cakra belum pulang padahal mereka besok harus pergi ke sekolah lebih awal, Liam menghubungi Cakra namun tak ada jawaban dan Liam fikir mungkin ia sedang di rumah nya Liam pun bertanya ke Tante indah lewat WhatsApp namun Tante indah pun tak tau dimana ke beradaan Cakra, Liam merasa cemas dengan ke adaan Cakra ia pergi ke ruang tamu untuk menunggu Cakra, saat jam menunjukkan pukul 23.21 ada yang mengetuk pintunya Liam membuka pintu itu
ia melihat Cakra yang babak - belur sedang di bopong oleh Rey dan putra Liam yang melihat itu kaget ia bertanya pada putra
" loh cakra kenapa put" Liam
" dia mabok abis 3 botol Liam" putra
" tolong bawa ke kursi " Liam
putra dan Rey pun membawa Cakra, Cakra yang entah ngomong apa ia di susulan di sofa ruang tamu
" makasih ya " Liam
" yaudeh jagain dia ya Liam karna gua percaya lu ga akan apa apain tuh anak " Rey
" iya Liam jaga kagak akan di apa apain juga kok " Liam
Rey membisikkan sesuatu kepada Liam
" gua tau lu suka Cakra " Rey
Liam kaget mendengar itu ia tak menyangka Rey tau soal itu padahal ia tak pernah menceritakan tentang itu, Rey dan putra izin untuk pulang Liam melihat Cakra yang Kacau
" lu bilang nongkrong tapi babak belut " Liam
" nitaaa jangan putusin gua aaa" ucap Cakra
" bego dia aja ga peduli sama lu Cakra ngapain masih berharap tolol " Liam yang sudah emosi melihat Cakra, Liam mengobati luka luka Cakra dan menggendong nya ke kamar, saat di kamar Liam membantu mengganti kan baju Cakra, saat Liam mengganti kan baju Cakra Cakra bangun dan mendorong Liam ke tembok dan mencium nya
Liam refleks memejamkan mata nya, Cakra ******* bibir nya, Liam yang tak tahan bau alkohol yang sangat menyengat ia mendorong Cakra
" ini Liam bukan Nita" Liam
" kenapa harus Nita sih " ucap nya lirih dan menundukkan kepalanya
Liam membaringkan Cakra dan menyelimuti nya, Liam tak tau kenapa perasaan nya campur aduk sedih kesal marah bersatu, Liam menghela kan nafas dan menenangkan diri nya lalu tidur
keesokan hari
liam bangun lebih pagi dari biasanya saat ia sedang memakai seragam sekolah ia me lirik Cakra yang masih tertidur ia menghampiri Cakra untuk membangun kan nya
" cak bangun mau sekolah ga " liam
" Lim kepala gua sakit" Cakra
" suruh siapa mabuk " Liam
" gua ga sekolah dulu deh " Cakra
" yaudah Lim masak buat Cakra sarapan ya " Liam
Liam pergi ke dapur untuk memasak sarapan untuk Cakra saat makanan selesai Liam melihat carka yang berjalan menghampiri nya
" yaudah makan lah Liam berangkat dulu" Liam
Liam pergi terburu buru karna ia takut telat ia menunggu angkot yang tak kunjung datang, tak lama liam melihat Rey yang berhenti di hadapan nya
" Yo lah bareng " Rey
" untung lu datang yaudah Yo" Liam
" Yo tar si rehan ceramahin kalo kita telat " Rey
Liam hanya menganggukkan kepalanya, saat di perjalanan mereka tak ada berbincang bincang mungkin karna canggung dan Rey pun membuka obrolan
" dari kapan lu suka Cakra?" Rey
" emm ga kok Liam ga suka " Liam
" pinter bohong lu inget neraka" Rey
" Rey tau dari mana padahal Liam ga pernah cerita ke orang orang" Liam
" dari gerak gerik lu" Rey
" udah 6 atau 7 tahun dari kls 5sd kalo ga salah ingat" Liam
" 7 tahun? gila lu nungguin dia 7 tahun?" Rey
" iya belum lama juga " Liam
" heh bego 7 tahun itu lama " Rey
" ya harus gimana lagi " Liam
sehabis itu obrolan mereka terputus Rey tak percaya Liam bisa bertahan selama itu mungkin kalau Rey jadi Liam ia sudah menyerah duluan
mereka pun sampai di sekolah Rey dan Liam hampir saja telat Rehan yang sudah ada di kelas ia melihat Liam dan Rey yang baru datang
" Cakra mana?" rehan
" dia sakit" Liam
" make acara sakit segala ini kurang buat bantu mana dia yang paling banyak tugas Nye" rehan
" dah jangan ngebacot bangsat kerjain dulu yang sempet aja " Rey
" iye iye " rehan
mereka mulai mengerjakan tugas kelas nya dari Liam yang menulis artikel dan yang lain mendekor kelas, setelah Liam selesai mengerjakan tugas nya ia membantu yang lain mengerjakan tugas Cakra hingga jam 4 sore, di saat itu banyak yang sudah tapi Liam ingin menyelesaikan saat jam sudah menunjukkan pukul 17.22 di kelas hanya tersisa Liam,Rey dan rehan saat itu mereka memutuskan untuk pulang karna sekola sudah di tutup
saat Liam ingin pulang ia melihat Cakra yang sedang menunggu nya di gerbang
" eh ngapain ke sekolah katanya sakit" Liam
" liat udah jam berapa gua takut lu di culik" Cakra
" ekhem " Rey
" gua duluan ya " Rey
" iya hati hati ya" liam
" yaudah yu balik Lim" Cakra
"ayo ayo" Liam sambil mengelus kepala Cakra
bersambung........