Liam MZ (Bl)

Liam MZ (Bl)
rasa



Liam menyimpan obat dan air hangat untuk Cakra, Liam membawa obat ke kamar dan memberikan nya kepada Cakra


" nih minum dulu obat nya" Liam


Cakra duduk dan menoleh ke arah liam ia mengambil obat dan air hangat yang sudah Liam bawa


" makasih ya Lim " Cakra


" iya sama sama abis itu istirahat aja " liam


" Lim gua mau tanya" Cakra


" tanya apa sebentar Liam simpen gelas nya dulu" Liam


" Hem" Cakra


Liam pergi ke dapur untuk menyimpan gelas dan mengambil beberapa cemilan untuk dimakan di kamar bersama cakra, Liam masuk ke kamar dan duduk di samping Cakra dan memakan camilan


" mau ?" Liam yang menawarkan kepada Cakra


Cakra hanya menggeleng kepala yang menunjukkan ia tidak mau


lalu tak berselang lama Cakra memegang lengan Liam dan menatap nya lekat, seketika Liam menoleh ke arah Cakra


" emm kenapa?" tanya Liam


Cakra menghela nafas dan mulai menatap Liam


"kalo semisal gua suka lu gimana?" tanya Cakra


DEG,,,,,! Liam tersentak ia tak tahu harus menjawab apa, Liam terdiam beberapa saat


Cakra yang tak puas dengan ekspresi wajah Liam ia menanyakan pertanyaan itu sekali lagi


" gimana Lim, gimana kalo gua suka sama lu" Cakra


Liam menoleh ke arah Cakra dan tersenyum


" ga mungkin!!, lu kan suka cewe sexy ga kaya gua" Liam


" kalo mungkin dan bener kejadian gimana?" Cakra


" gua tembak Bu Nining ( guru matematika) klo beneran wkwkwk" Liam


" lu kaya ga serius Lim bahas nya " Cakra


" emang serius?" tanya Liam


" au ah gua tidur duluan" Cakra


Liam mengangguk, lalu ia mulai mencerna apa yang di bilang Cakra tadi. Apa yang di katakan Cakra benar? apa dia hanya bergurau saja? pertanyaan itu trus di ulang ulang dalam fikiran nya, karna sudah larut malam liam menepis semua fikiran nya dan mengambil ponsel nya dan mengechat Rey untuk menemuinya besok di koridor sekolah


Liam menaruh ponsel dan membaringkan tubuhnya, ia menoleh ke arah Cakra dan bergumam


"kenapa Cakra kaya gitu"


saat tengah malam saat suana rumah sedang sepi ada seseorang yang membuka pintu kamar Liam


yah itu ayah Liam . . .


ayah Liam membuka pintu kamar anak nya dan melihat Liam dan Cakra yang sedang tertidur pulas, ayah Liam mengelus kepala Liam dan mencium kening nya


" good night sayang " ayah Liam


ayah Liam beranjak pergi dari kamar Liam dan masuk ke kamar nya untuk beristirahat


jam sudah menunjukkan pukul 05.35 Liam terbangun dan melihat tangan Cakra yang sedang memeluk nya


Liam melepaskan pelukan nya dan pergi ke kamar mandi saat di dalam kamar mandi Liam masih memikirkan pertanyaan itu pertanyaan itu sangat menghantui pikiran Liam saat ini



setelah selesai mandi Liam mulai menyiapkan sarapan


saat Liam sedang menyiapkan sarapan ia melihat ayah nya keluar dari kamar nya


"??"


" papah?'' Liam


ayah Liam tersenyum dan duduk di samping Liam


Liam terkejut saat melihat ayah nya, karna bukanya masih Minggu depan ayah nya pulang


" kenapa gitu liat nya HM?" ayah Liam


" kenapa papah pulang ga bilang sama Liam " liam


" papa ga boleh pulang? atau kamu takut ketahuan ? " ucap ayah Liam


Liam seketika terdiam apa ayah nya melihat Cakra memeluk nya apa yang sudah ayah nya lihat


ayah Liam yang melihat tingkah Liam ia tersenyum


" ga usah tegang gitu papah pulang awal saja ingin istirahat "


tak berselang lama Cakra turun ke dapur untuk sarapan Cakra pun terkejut karna adanya ada Liam Cakra tersenyum canggung saat melihat ayah Liam


" eh om kapan pulang" Cakra sambil mencium punggung tangan ayah Liam


" tadi malam Cakra, trimakasih ya sudah mau temani Liam" ucap ayah cakra


"sama sama om" cakra


mereka mulai sarapan di meja makan, ayah Liam melontarkan banyak pertanyaan pada Liam dan Cakra saat itu, tak tahu kenapa Liam sangat canggung saat itu seketika badan nya bergetar, Cakra yang melihat Liam gemetar ia mengelus paha Liam agar ia sedikit tenang


setelah makan Liam dan Cakra pergi ke sekolah, saat di kelas Liam menyiapkan semua nya dan memberi pada Naya karna Naya yang akan mewakili kelas mereka, setelah semua siap Rey datang menghampiri Liam dan mengajak Liam bicara