
\*\*\*\*\*
pagi hari pun tiba, Liam terbangun dan melihat Cakra yang sedang memeluk nya, mungkin ini hal wajar bagi Cakra tapi lain bagi Liam yang sudah mencintai nya bertahun tahun, Liam berusaha melepas pelukan dari Cakra, namun Cakra memeluk begitu erat
Liam hanya bisa terdiam saja karna sifat Cakra yang akhir akhir ini sangat perhatian
"Cakra bangun ayo mandi tar kesiangan" ucap Liam sambil menepuk nepuk pundak nya
"hari apa sekarang?" tanya Cakra
"hari Selasa ta'ab" ucap Liam (ta'ab \= bego ) di daerah gua
" liat jadwal masuk siang kita" ujar cakra
" iya kah?" Liam membuka ponsel nya lalu melihat jadwal hari ini
"oh iya masuk jam sembilan, yaudah Liam mau mandi dulu Cakra bobo aja" Cakra hanya mengangguk dan melanjut kan tidur nya
Liam bergegas mandi karna ia ingin sekali membantu Tante indah untuk masak untuk sarapan hari ini
setelah ia selesai mandi dan berganti pakaian ke seragam sekolah ia turun ke dapur dan melihat Tante indah sedang memotong sayuran untuk di buat sup ayam
"selamat pagi Tante Liam bantu ya" tawar Liam
"ga usah biar Tante aja kamu duduk di sana aja" ucap Tante indah
"Liam mau bantu aja ya Tante, plisss" mohon Liam
"yasudah tapi hati hati ya Tante mau potong ayam nya kamu potong sayur nya " Tante indah
"siap Tante" Liam
Liam mengambil pisau dan melanjutkan potongan bekas Tante indah ia memotong kentang Ter lebih dahulu dan Tante indah memotong ayam untuk di sup
Cakra yang terbangun karna suara talenan dari dapur ka melihat jam yang sudah menunjukan pukul 07.21 ia pergi ke kamar mandi untuk membasuh wajah nya dan pergi ke dapur
Liam mulai memasukan ayam yang sudah Tante indah potong setelah itu ia lanjut memotong wortel saat sedang memotong wortel Cakra memanggil Liam
"Lim ngapain di dapur" Cakra
"bantu Tante lah" Liam
"emang bisa masak"Cakra
"bisa lah ngeremehin" Liam
keasikan menyauti Cakra tangan Liam tersayat pisau saat memotong wortel, Liam melepaskan pisau ke lantai yang hampir saja mengedai kaki nya
"aww" Liam
" eh lu gapapa Lim?* tanya cakra yang khawatir
"ga papa cuma kesayat dikit" Liam
" hati hati makanya" Cakra segera memasukkan jari Liam ke dalam mulut nya lalu menghisap jari nya, Tante indah yang melihat nya ia pergi untuk mengambil obat merah untuk Liam , tante indah menghampiri Liam lalu mengobati luka nya, Liam tersenyum pada Tante indah
" makasih Tante maaf ya Liam bikin berantakan" Liam
"gapapa kamu cowo belum terbiasa dengan dapur" Tante indah
Liam mengangguk dan mulai memasukan sayuran yang lain, setelah merapikan dapur Liam pergi duduk di meja makan untuk memainkan ponselnya
"eh Lim kita berangkat jam 8 aja lah Yo" Cakra
" ngapain buru buru" Liam
"gua mau ngadih surprise buat Nita kan hari ini dia ultah" Cakra
"emm oke" Liam
Liam tau rasanya salah menyukai sahabat sendiri, karena itu ia tak mau egois dengan melarang larang Cakra, dada Liam terasa sakit saat mendengar kata Nita karena Nita adalah cinta pertama Cakra atau bisa di bilang first love nya
setelah mereka selesai sarapan Cakra pergi bersiap siap dan Liam menunggu nya di ruang tamu sambil memegang kado Cakra untuk Nita
tak lama Cakra keluar dari kamar nya dengan pakaian rapih
"yu Lim gua udah siap" Cakra
" yaudah yuk si Reyhan juga udah nelponin lu" Liam
mereka berdua pergi izin kepada ibu Cakra lalu mencium punggung tangan nya, mereka berdua pergi ke sekolah dan mempersiapkan acara kejutan buat Nita, setelah semua beres Cakra menghubungi Nita untuk datang ke sekolah lebih awal tak butuh waktu lama Nita datang, Nita terkejut saat melihat dekorasi yang mereka buat Nita terharu melihat nya, Cakra mengambil kado dan menghampiri Nita ia berdiri di hadapan Nita Liam hanya bisa melihat mereka dari pinggir
"Nita hbd ya ini kado dari gua " Cakra
" wih makasih nih cak" Nita
" Nita sebenernya gua suka sama lu dari lama, lu mau ga jadi pacar gua"
Nita mengangguk dan menjawab iya, seketika satu ruangan berteriak lali bertepuk tangan, Liam kaget dan mata nya mulai berkaca kaca ia menahan air matanya karna tak ingin seseorang mengetahui nya, Liam hanya bisa melihat kemesraan mereka berdua
Reyhan yang dari tadi di samping Liam menepuk pundak nya Liam yang membuat Liam terkejut
"Liam lu kenapa" Reyhan
" ga papa gua ke toilet dulu" Liam
Liam berjalan cepat menuju toilet saat di toilet ia hanya terduduk di toilet duduk dan mulai mengisap air mata nya walaupun ia sering melihat Cakra bermesraan dengan yang lain sebelum Nita tapi rasa sakit nya sama dia hanya bisa menutupi nya karna mungkin Nita adalah wanita yang bisa menjaga Cakra dari sebelumnya nya
*alay anjir tapi gpp namanya
juga cerita kan ges awokawokawok*
Cakra yang sadar Liam tidak ada menghampiri Reyhan " Han lu liat Liam kagak" Cakra
" tadi dia ke toilet, oh ye cak mata nya Liam ber kaca kaca tadi" adu Reyhan
" berkaca kaca? kenape tu anak" Cakra
"Lim lu nangis" Cakra
Liam terkejut ia cepat cepat menghapus air matanya dan menahan nafas agar nafas nya tidak terdengar
"Lim lu dalem kan, awas ada setan' loh nangis di kamar mandi " Cakra
" ga siapa juga yang nangis" Liam
" keluar Lim " Cakra
" ga mau" liam
" atau gua dobrak mau?" Cakra
Liam memakai topi lalu membuka pintu nya dan menundukkan kepalanya
" kenapa" tanya Cakra sekali lagi
" gapapa" Liam
" jujur tar gua kasih lu ke setan sekolah mau?" Cakra
"emang ada?" Liam
" ada satpam sekolah" Cakra
*Liam sedikit tertawa karna lawakan Cakra
" gapapa tapi kepala Liam sakit sama perut Liam" Liam berbohong kepada Cakra
" ke UKS aja kenapa harus kekamar mandi" Cakra
" kan masih di kunci" Liam
" gua bawa minyak kayu putih yu ke kelas " Cakra
" duluan aja Lim mau kekantin dulu" Liam
Cakra menganggukan kepalanya lalu pergi dari hadapan Liam, Liam terdiam sesaat dan memutuskan pergi ke kamar untuk membeli minum, setelah membeli air minum ia pergi kekelas dan duduk di bangku nya dan meminum air yang tadi ia beli di Kantin, Cakra memberikan minyak kayu putih untuk Liam dan Liam mengambil nya
"makasih" Liam
" iya sama sama " Cakra
" Liam kenapa sayang kok di kasih minyak angin" tanya Nita
" dia masuk angin kali semalam pakai baju tipis " Cakra
" ouh gitu " Nita
" cepet sembuh ya Liam " Nita
*Liam hanya menganggukkan tanpa melihat Nita dan Cakra
" Lim gua pulang sama Nita ya lu bisa balik sendiri kan" Cakra
" iya bisa " Liam
tak lama pelajaran pun di mulai Liam tidak gokuk belajar karna kejadian tapi teman sebangku nya yang melihat nya hanya menyodorkan catatan nya untuk Liam. catat di rumah "bawa aja gua tau lu ga nulis "
"makasih" Liam
waktu istirahat Liam pergi ke lapangan basket untuk duduk santai melihat yang bermain basket saat ia mencari tempat duduk ia melihat max Cakra dan Nita yang sedang mengobrol, Liam di hampiri kak max yaitu ketua basket di sekolah nya
" ayo gabung Liam " max
" ah ga dulu deh kak have fun aja kak " Liam
" udah ayo " max
Liam di Tarik oleh kak max dia yang memiliki postur tubuh yang kecil hanya pasrah dengan tenaga kak max
" eh Lim si max suka lu katanya" Cakra
" Lim udah punya pacar maaf" Liam berbohong pada Cakra, Nita dan max
"kapan jadian nya gua ga tau" Cakra
" udah jalan 5 bulan " Liam
*batin Liam
sorry cak gua bohong
"yah keduluan " max
" wih bisa dubbel date dong " Nita
" buat apa" Liam
" kan kita juga pengen kenal" nita
" tar klo dia udah balik " Liam
" emang orang mana ?" Cakra
" Jakarta" Liam
" LDR toh? " Cakra
Liam hanya tersenyum dia duduk di samping kak max dan terdiam bagai mana ia bisa berbohong selancar ini tanpa memikirkan bagaimana kedepan nya
bel masuk sudah berbunyi dan semua murid masuk ke dalam kelas nya masih masih saat pelajaran di mulai guru memberitahu dua hari kedepan mereka libur karna ada acara guru
Liam yang mendengar nya memutuskan untuk pergi kenpantai untuk menenangkan hati nya
* bersambung ges