Korean School

Korean School
5.kejadian di lapangan.



"Lo mau ngomong apa sih.." ucap Zahra sambil melepas genggaman nya dari tangan Juna.


"ya enggak si..gue cuma mau nyelamatin Lo doang" ucap Juna.


"lah emangnya gue kenapa?...wah sakit ini anak" ucap Zahra merasa heran.


"ya pokoknya lu jangan coba coba deh kayak di kantin lagi...lu bisa di keluarin dari sekolah zah..." ucap Juna menjadi serius.


"Bodo amat deh..." ucap Zahra sambil berjalan pergi.


"gue kenapa si?.." ucap Juna sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal.


••••••


Zahra berjalan sendirian,dia terus kepikiran soal Rizky,dia duduk sebentar, sebenarnya apa yang terjadi sama dia,dia terus terusan memikirkan Rizky.


hari ini ada pelajaran olahraga dan biasanya saemi mencari Zahra untuk di ajak ke lapangan,tapi kali ini saemi tidak muncul sama sekali.


"Lo gak olahraga?" ucap Rizky yang tiba tiba datang menghampiri Zahra.


Rizky kebetulan sedang melewati lorong itu ,dan dia melihat Zahra sedang tertunduk dan menutup wajahnya dengan tangan.


Zahra terkejut dengan kedatangan Rizky,dia perlahan melihat rizky dari ujung kaki sampe ke kepala.


"Lo ngapain di sini?" tanya Zahra heran dengan keberadaan Rizky.


"cepet ganti baju.... olahraga mau di mulai" suruh Rizky.


"kalo orang nanya tuh di jawab" ucap Zahra.


"zah buruan olahraga udah mau di mulai...cepet ganti baju" ucap Rizky masih dingin.


"iya-iya" pasrah Zahra sambil bangun dari duduk nya.


Zahra berjalan ke kelasnya untuk mengambil baju dan mengganti nya di toilet.selesai mengganti baju Zahra langsung bergegas ke lapangan,dia berjalan sendiri karena saemi bilang dia menunggunya di lapangan.


sesampainya di lapangan Zahra pergi untuk duduk di tempat duduk ujung lapangan,tetapi Zahra berjalan dengan tatapan yang kosong,dan di lapangan banyak murid yang sedang bermain bola.


Rizky sedang duduk di pinggir lapangan,sedangkan Juna sedang mengobrol dengan pacarnya saemi. Zahra terus berjalan dengan tatapan kosong,tanpa dia sadari dia pun melangkahi kaki Rizky yang sedang berselonjor.


"ZAHRA AWASS!!" teriak salah satu murid.


"mwo?(apa)" ucap Zahra tersadar dengan teriakan saemi,tapi masih belom sadar dengan apa yang terjadi.


ternyata ada bola basket yang ingin menghampiri nya,dan semua pandangan melihat ke arah Zahra termasuk Rizky.


"aaaaaa..." teriak Zahra.


Rizky melihat bola sedikit lagi mengenai Zahra,melihat kejadian itupun Rizky yang sedang duduk langsung menarik lengan Zahra.lalu ia terseret dan terjatuh bersama Rizky.mereka terjatuh dengan posisi berbaring


yang kepala Zahra meniduri lengan Rizky.


"ADUHH...BADAN GUE REMUK..." ucap Zahra sambil memegang pinggang nya.


"zahh...Lo gak kenapa kenapa kan?.." tanya saemi langsung menghampiri Zahra.


"gue gak papa..." ucap Zahra masih sambil memegang pinggang nya.


semua siswi perempuan mengumpul,kecuali siswa cowo yang di lapangan.melihat Rizky dan Zahra yang masih berbaring ,semua tampak kesal karena ini pertama kali Rizky perduli dengan perempuan.


"EHH LO SEMUAA.....LO GAK PUNYA MATAA YAAA...JELAS JELAS ADA ORANG DI SINI...LO MALAH NENDANG KE SINI... " omel Juna sambil berteriak.


"Juna apaansi...gue gak kenapa kenapa juga kali..." ucap Zahra sambil bangun dari jatuhnya.


saemi yang melihat tingkah Juna itu semakin bertanya tanya, sebenarnya ada apa antara Zahra dan juna.dia menjadi ingin mencari tau.


"BUAT LO JUGA ZAH!!LO KAYAKNYA SENGAJA LEWAT SINI KAN BIAR NGAMBIL PERHATIAN NYA RIZKY!! YA KANN" omel Qila sambil menghampiri Zahra dan mendorong nya.


"CAPER LO ZAH..."


"CANTIK SI...TAPI KURANG PERHATIAN"


"PADAHAL GUE KIRA DIA ANTI COWOK BANGET...EH TERNYATA KELAKUAN NYAAA"


ucap beberapa murid di depan nya Zahra.


"Lo kayaknya gak bisa ya gak nyari masalah sama gua..!" ucap Qila.


"Lo denger kan kata anak anak!!mereka aja mandang Lo buruk!!" ucap Qila kejam.


Rizky dan Juna hanya diam melihat kelakuan cewek cewek itu.


"HEHH QILAA!!MULUT LO PERLU SOLASII YAA??KEJAM BANGETT!!!" omel saemi sambil menghampiri Qila.


"LO DENGER YA SEMUAA...KALO LO SEMUA MAU SI RIZKY,AMBILL AJAA...GUE GAK PERDULI..." ucap Zahra.


"tapi ada satu yang pengen gue tanyain..." ucap Zahra menjadi lebih serius.


semua yang mendengar perkataan Zahra terkejut,itu membuat mereka menjadi sakit hati.tapi perkataan Zahra ada benar nya juga.


"ayoo zah..." ajak saemi sambil menarik Zahra.


••••••


Saemi dan Zahra menuju ke kelas mereka.Saemi membantu Zahra yang pinggang nya masih terasa sakit.


"pinggang Lo masih sakit?" tanya Saemi.


"iyaa sedikit.." ucap Zahra.


"faktor u kali zah" ucap Zefan pacar Saemi.


"se-enaknya aje lu kalo ngomong!!" omel Zahra tak terima.


•••••


"hallo anak anak..." salam pak Tono.


"HALLO PAKK" jawab murid serentak.


"hari ini sepertinya pelajaran hanya ada 2,karena abis pelajaran bahasa Korea guru guru ada rapat dan kalian di perbolehkan pulang" jelas pak Tono kepada murid muridnya.


murid yang mendengarnya sangat senang sekali karena mereka bisa pulang lebih cepat. mereka akan puas bermain hari ini.


"rapat apa pak?" tanya Saemi tiba tiba.


"rapat untuk persiapan olimpiade IPA hari Senin nanti" jelas pak Tono.


Semua siswa mengangguk mengerti, kecuali Zahra ,dia malah menengok ke belakang melihat Rizky. dia benar benar kebingungan untuk mencari cara agar dia bisa kalah.


"pakk...saya izin ke toilet" teriak Rizky dari jauh.


"iya Rizky" jawab pak Tono.


Zahra mengikuti Rizky dengan meminta izin kepala nya pusing.


Zahra berlari keluar untuk menghampiri Rizky,dia langsung menarik Rizky ke tempat yang sepi. Rizky sangat terkejut karena Zahra langsung menarik lengan nya.


"zah Lo ngapain si?" tanya Rizky merasa heran.


jarak Rizky dan Zahra sangat dekat,bahkan hanya ada celah sedikit saja.


"shtt diemm...gue takut ada guru" jawab Zahra sambil mengintip melihat lorong sekolah nya.


"minggir..." ucap Rizky sambil pergi karena menyadari kedekatan mereka.


"tunggu!!" ucap Zahra menghentikan Rizky


"hmm...apa lagi?"jawab Rizky terlihat sudah kesal.


"Lo gak papa kan?" tanya Zahra memastikan kejadian di lapangan tadi.


"gue gak papa" jawab Rizky dingin.


"biar gue liat....tangan Lo.." ucap Zahra sambil mengambil lengan Rizky.


"gue gak papa" ucap Rizky sambil memundurkan tangannya tetapi di tahan oleh Zahra.


"ini yang Lo bilang gak papa?" ucap Zahra


"punggung tangan Lo luka, pasti karena tadi kan.." ucap Zahra.


"ayo ikut gua!!" ucap Zahra sambil menarik lengan Rizky.


"mau kemana?" tanya Rizky.


"udah ikut aja" suruh Zahra.


••••••


"diem disini...gue mau ambil obat luka dulu..." ucap Zahra.


Zahra langsung bergegas untuk mengambil kotak p3k dia ingin mengobati luka Rizky.


"sini mana tangan Lo!!" ucap Zahra.


Rizky langsung menyodorkan tangan nya. sebenarnya ia tidak kenapa kenapa,tapi jika tidak menuruti apa kata Zahra,dia tidak akan lepas dari nya.


***BERSAMBUNG......


EPS 6 AKU UP BESOK YA KALO LAGI GAK SIBUK!!


THANKYOU***