It's you

It's you
five



🔹jangan sakit🔹


"Jalanilah hidupmu dan lakukan yang terbaik sebisamu lalu bersyukurlah untuk hal-hal kecil. Jangan stres karena apa yang tidak bisa kamu kendalikan"


feesa menunggu arka ditaman kecil rumah arka,menjelang sore arka baru pulang kerumah.arka menunjukkan wajah yang kuat dan tersenyum dihadapan feesa.arka tampak tegar.


"arka,lu kemana aja,gue nungguin lagi tadi."tanya feesa sambil berdiri dari duduknya.


"ada deh,jangan nungguin gue yang kali."jawab arka langsung masuk kerumahnya.


"mumpung lu udah pulang,gue juga mau pulang."ucap feesa.


"eh nanti gue mampir lu cerita ya."sambung feesa tanpa pamit langsung pulang kerumah.


setelah feesa pulang,arka bergegas masuk kekamarnya mencerna apa yang telah terjadi padanya hari ini.awalnya arka benar-benar tidak percaya,tapi arka harus menerima semua kebenaran yang ada.


berat memang berat,tapi arka sudah tidak ingin memikirkan lagi.arka harus menjalani hidupnya dengan ibunya seperti saat ini.arka sudah sangat bahagia bersama ibunya.


"arka,nak ibu pulang."ucap ibu arka lagi dapur.


arka bergegas keluar dari kamar.dan menolong ibunya membereskan barang-barang.


"eh ibu baru pulang."ucap arka sambil menggaruk lehernya yang tidak gatal.


"iya,kamu tu pergi Mulu,malu ibu ditolongin ama feesa Mulu,anak sendiri ga bantuin ibu."ucap ibu arka .


"maaf Bu "ucap arka dengan menundukkan kepalanya.


"udah gapapalah,kamu pasti punya urusan kan."ucap ibu arka sambil mengusap rambut arka.


arka hanya meratap ibunya yang sedari tadi membereskan barang.


sedangkan feesa setelah pulang kerumah,feesa bergegas membersihkan dirinya dan membereskan kamarnya.


"feesaaa."teriak ibu feesa dari bawah.


"iyaaa Bu."jawab feesa keluar dari kamar.


"tolong ibu nih,siapin makan malam."ucap ibu feesa dari dapur.


"iyaa Bu,bentar."jawab feesa.


feesa bergegas keluar dari kamar dan berlari kedapur.membantu ibunya menyiapkan makan malam.


"Bu setelah makan malam,feesa kerumah arka ya."ucap feesa.


"ngapain?"tanya ibu feesa sambil melihat feesa.


"ada tugas kelompok."ucap feesa sambil melirik ibunya.


"oh yaudah,panggil bapak sana makan malam udah siap nih."ucap ibu feesa.


setelah memanggil bapak,feesa bergegas makan dan langsung melesat dengan cepat menuju kerumah arka.


"assalamualaikum,arka."ucap feesa dari pintu belakang.


"walaikumsalam,eh feesa."jawab ibu arka sambil tersenyum.


"masuk aja arka ada didalam kamar."sambung ibu arka.


"iya Bu."jawab feesa.


feesa bergegas masuk kekamar arka dan melihat arka terbaring dilantai.


"arka."panggil feesa pelan sambil memainkan telunjuknya dibahu arka.


"ka,ini gue feesa."panggil feesa mendekatkan diri kearka.


"mending lu pulang deh sa."jawab arka tidak melihat ke feesa.


"tapi gue,yaudah deh."ucap feesa meratap punggung arka.


"bapak gue ga mau gue ketemu dia lagi,dan anggap aja itu pertemuan pertama dan terakhir."ucap arka menghentikan langkah feesa.


"arka,lu gapapa kan?"ucap feesa lari dan langsung membalikkan tubuh arka menghadap feesa.


"sakit sa."ucap arka singkat.


feesa yang mendengarnya langsung terkejut.


"yaudah lu istirahat aja."ucap feesa membantu arka berdiri dan mengantarnya ketempat tidur.


"lu butuh sesuatu lagi?"tanya feesa.


"ga."jawab arka.


"gue pulang dulu."pamit feesa sambil menaikkan selimut arka.


"tunggu."ucap arka menghentikan feesa.


"bisa ga temenin gue?,sampai gue tertidur aja."tanya arka.


"hmm."jawab feesa.


feesa duduk disamping tempat tidur arka,menemani arka.feesa mencerna kembali kata-kata arka.


"kenapa tega dia lakuin ini sama lu ka."ucap feesa dalam hati.


feesa langsung menghapus air matanya.


"gue tau ini berat ka,gue berharap ini cepat berlalu,tenang lu punya ibu lo bagaikan malaikat,gue,ibu gue,bapak gue semuanya ada disisi lo,gue tau lu kuat,gue percaya sama lu."ucap feesa pelan.sambil menepuk. pelan bahu arka hingga arka tertidur.


setelah terlihat pulas,feesa memutuskan untuk pulang,tapi ketika ingin pulang arka resah dan seperti kesakitan.feesa berlari dan memegang dahinya.panas sekali.arka demam.


feesa langsung keluar dari kamar arka dan memanggil ibu arka.


"Bu,arka,arka sakit."ucap feesa mengejutkan ibu arka.


"apa sakit."ucap ibu arka meninggalkan seluruh pekerjaannya.


feesa dan ibunya arka langsung kekamar arka.ibu arka memegang dahi arka.ia terkejut karena arka tiba-tiba sakit.


"feesa kamu jagain bentar,ibu ambil air hangat dulu."ucap ibu arka khawatir.


"iya Bu."jawab feesa.


"arka,jangan sakit,liat ibu lu khawatir,gue juga."ucap feesa memegang tangan arka.


ibu arka kembali dengan membawa handuk dan air hangat,mengompres kepala arka.


"bu,feesa beliin obat ya?"tanya feesa dari samping.


"eh gausah ibu aja yang pergi,kamu jagain lagi arka."jawab ibu arka bergegas keluar dan pergi membeli obat.


"arkaa."panggil feesa dari samping.


"kaa."sambung feesa dengan wajah yang sedih.


"ka,jangan sakit,lu gaboleh sakit."ucap feesa


arka sedikit sadar dan membuka matanya.


"heh,bawel lu,besok sembuh."jawab arka singkat.


"ka,jangan terlalu dipikirin,lu jadi sakit nih."ucap feesa menatap wajah arka.


"hmm."jawab arka langsung menutup matanya.


feesa melihat arka yang tertidur,feesa juga tidak bisa menahan matanya,feesa pun tertidur duduk disamping arka.


arka melihat sedikit kefeesa,feesa tertidur.


"sa,jangan khawatir ya."ucap arka sambil menyentuh tangan feesa.


"lu taukan ini sedikit berat,itu aja."sambung arka.


waktu menunjukkan jam 10 malam,ibu arka belum pulang juga.feesa tiba-tiba terbangun dan keluar dari kamar arka yang sudah tertidur.tiba-tiba datanglah ibu arka.


"sa,maafin ibu ya telat,kamu taukan disini apotek gak Deket."ucap ibu arka.


"iya Bu,gapapa,arka udah tidur."ucap feesa.


"sa,kamu dan arka ga nyembunyiin sesuatukan dibelakang ibu."tanya ibu arka sambil memegang tangan feesa.


"eh,anu Bu,gaada"jawab feesa .


"ceritain sama ibu feesa,kamu tau kan arka sakit itu seperti apa."ucap ibu arka tegas.


"iya Bu."ucap feesa menundukkan kepalanya.


"yaudah mumpung arka udah tidur,kamu cerita ke ibu."ucap ibu sambil duduk dikursi dapur dan membawakan teh.


"tapi Bu,ibu jangan marah sama arka atau kasi tau arka ya."ucap feesa dengan wajah khawatir.


"iya."jawab ibu arka singkat.


"sebenarnya arka,udah ketemu sama bapaknya Bu."ucap feesa terbata-bata.


"Bu jangan marah dan kasi tau arka ,feesa mohon sama ibu."sambung feesa sambil memegang tangan ibu arka.


"hmm, ternyata arka sudah ketemu."ucap ibu arka.


"iya Bu."ucap feesa.


"bapaknya bilang sama arka gausah ketemu lagi,itu pertemuan pertama dan terakhir bagi mereka Bu,mungkin arka terlalu memikirkan itu Bu,itu aja bu.."ucap feesa menjelaskan kepada ibu arka.


ibu arka hanya menghembuskan nafas kasar.disisi lain ibu arka sangat khawatir kepada arka.tapi ibu arka tau anaknya sudah besar,rasa penasaran tidak bisa dihentikan.


"makasih ya sa,udah cerita sama ibu."ucap ibu arka.


"yaudah Bu,feesa pamit dulu Bu."ucap feesa


"iya udah malam,makasih jagain arka tadi."ucap ibu arka sambil tersenyum.


"gapapa Bu."jawab feesa langsung pulang kerumahnya.


🔹 TO BE CONTINUED 🔹