I love Doesn

I love Doesn
BAB 40



Tampa memperdulikan Lia Arif mengandeng tangan Alena untuk pulang. ehh tapi sebelum pulang mereka membayar pesanan nya dulu ,arif pun memesan makanan lagi untuk di bawa pulang


Dalam mobil Arif sekali melirik Alena yang sibuk dengan ponselnya..


Sayang kanapa kamu tadi bilang nya keponakan nya mas sie.


Kalau aku bilang istri mas emang ada yang percaya, kita kan nikah tampah mengundang siapa-siapa gak ada yang tau kalau kita sudah menikah...


Kalau aja tadi kamu bilang istri mas, pasti dia gak akan deket-deket mas..


Alena percaya kok sama kamu mas, mas ngantuk " dengan Suara manja nya


iya Uda kamu bobok nanti mas bangunin kalau Uda Sampai...


Alena hanya mengangguk'an kepalanya..


berapa menit kemudian mereka Samapi di rumah arif, Arif yang melihat Alena tidur pulas tidak tega untuk membangun kan nya...


Arif pun memutuskan mengedong Alena ke kamar mereka....


Arif membaringkan Alena di ranjang dengan hati-hati..


*****


Keesokan hari nya Alena dan Arif tidak ke kampus mereka ingin menghadirkan penikahan Dimas dan Dinda di sebuah hotel mewah...


dada Alena terasa sesak perlahan lahan ia membuka mata nya yang ternyata tangan Arif menimpah dada Alena, pelahan lahan Alena menyikir kan tangan Arif dari dada nya dengan lembut supaya Arif tidak tebanggun.


Alena duduk di tepi ranjang sambil memandangi wajah sang suami..


hemm makasih iya mas tadi malam kamu Uda mau mengedong ku "ucap Alena sambil membelai pipi suami nya itu..


iya pun berjalan kamar mandi, 25 menit Alena keluar kamar mandi ia melihat suaminya Masi tertidur pulas, Alena berganti baju selesai itu iya turun ke bawah ingin buat kan sarapan sang suami, kali ini ia sendiri yang melakukan semua nya karena mereka belum memiliki pembantu rumah tangga....


Sarapan pagi. Alena membuat nasi uduk dengan Sabel ikan teri dan ia menyiapkan kopi untuk suami nya dan susu untuk dirinya sendiri.


selesai itu Alena kembali kemar untuk membangunin suami untuk sarapan pagi...


Mas mas bangun "Alena sambil mencium pipi suami nya...


hemmm .


bangun kita kan mau ke acara nya mas Dimas dan Dinda..


bentar lagi sayang Masi ngantuk..


hemm aku kerjain kamu iya mas" ide gila alena muncul..


lalu iya mengabadikan momen nya itu lewat ponsel nya...


Mas mas gawat mas gawat....


mendengar teriakan istri nya Arif langsung bangun dan duduk ...


Gawat kanapa sayang "panik Arif...


gawat mas dari semalam aku blum di pelukan "manja Alena sambil mengedipkan matanya..


ya ampun yank kirain gawat kanapa...


sini mas peluk "Arif pun memeluk Alena dengan erat ia tidak sadar Dengan wajah nya


Mas aku punya foto lucu loc " ucap Alena Masi memeluk Arif


foto apa "Arif melihat ke arah wajah Alena..


ini "Alena menujukan foto suami nya yang di dandani tadi...


hemm banci dari mana itu, iya Uda mas mau mandi dulu "Arif beranjak dari ranjang


hemm banci itu kamu kali mas "batin Alena sambil mesam-mesem


Mas jangan lupa kerok itu jengot biar ganteng..


iya sayang..


Sejak kapan aku jenggotan "Arif sambil memegang dagu nya..


Saat di dalam kamar mandi ia menuju kaca ia ingin melihat apa jengot nya mulai tumbuh.


Arif melongo melihat wajah nya sendiri sambil menepuk-nepuk pipi nya...


Sayaaaaaang awas kamu iya "teriak Arif


maaf sayang...


_________________________________________


***Hay KK apa kabar semoga selalu sehat iya..


Jang lupa di like setiap part iya , mohon dukungan vote nya koin atau poin biar semangat Author nya...


Makasih udah mau baca novel ini***