
Sesampainya nya mereka di kediaman keluarga Arif...
Sayang kita pulang kerumah papa bunda dulu iya, besok baru kita baru pulang kerumah kita sendiri "ucap Arif
Iya mas gak apa-apa
Loc anak bunda kok Uda pulang "ucap Bunda Arif
Iya Bun soal nya kita mau ngadirin acara nikah nya Dimas Anggara
Lo Dimas mau nikah sama siapa kapan...
sama Dinda sahabat nya Lena Bun Besok malam, dan ini malam mereka tunangan
Iya Uda kali istirahat dulu, bunda akan siap kan makan untuk kalian..
Iya Bun "ucap kedua nya
Mereka pun pergi kekamar Arif, Alena pun membaringkan tubuhnya di atas ranjang..
Adu capek nya "Arif ikut berbaring di samping Alena dengan melingkar kan tangannya di perut Alena...
Mas aku besok masuk kuliah iya "Alena memandang muka Arif..
Kamu yakin , Minggu depan aja ni pasti kamu Masi capek
Gak Apa-apa mas, nanti aku ketinggalan pelajaran, bentar lagi kan aku harus nyusun keripsi mas ...
Iya Uda terserah kamu, nanti kalau kamu ada kesulitan bilang aja biar mas bantu
siap pak dosen "Alena membaringkan tubuhnya menghadap arif
Arif dengan Kilas Arif mengecup bibir mungil Alena....
Mereka pun tertidur dalam keadaan pelukan...
________________________________________
Di sisi lain Dimas mengajak Dinda untuk membeli cincin tunangan dan cincin kawin..
Mas Dimas kita mau kemana si dari tadi gak Sampek-sempek "Tanya dinda
Sebentar lagi Sampek kok sabar iya "ucap Dimas
sesampainya di mereka di sebuah mall Dimas mengandeng tangan Dinda menuju sebuah toko perhiasan...
Mas kita mau ngapain ke toko perhiasan "tanya Dinda
Mau beli cincin tunangan sama cincin kawin
Apa itu harus mas..
Iya harus sayang
Ada yang bisa saya bantu mas mba "tanya salah satu pelayan
berikan cincin tunangan dan cincin kawin yang terbaru di toko ini...
baik akan saya akan siap kan "ucap pelayan
Ini mas cincin tunangan terbaru dan ini cincin kawin yang termahal dan terbaru di toko ini
Gimana sayang kamu suka"tanya Dimas sambil memegang tangan Dinda
Apa ini gak terlalu mewah mas, apa gak berlebihan "ucap Dinda
Egak sayang , kamu suka gak atau mau pilih yang lain "ucap Dimas sambil membelai pipi Dinda
Uda mas ini aja. Aku suka kok
Kami ambil yang ini, tolong bungkus kan secepat nya...
Baik mas, silakan pembayaran nya mas "ucap pelayan
Dimana menejer toko ini, panggil kan sekarang
Baik mas "ucap pelayan
Menejer pun mendatangi Dimas dan Dinda
Ehh ada mas Dimas, ada yang bisa saya bantu mas
Siapkan perhiasan terbaik di toko ini, secepat nya
Baik mas akan saya siap kan,
Siap kan perhiasannya secepat "ucap menejer
Maaf pak tapi bapak ini belum, melakukan pembayaran..
Apa kamu gak tau kalau mas ini pemilik toko ini
O ma af pak saya tidak tau maaf pak "Ucap pelayan sambil menudukan kepala
Ya sudah cepat bungkus kan "ucap Dimas
Dinda hanya melongo mendengar percakapan mereka,
Ya ampun sekaya ini kah calon suami ku "batin Dinda
_______________________________________
Hay kak mohon dukungan nya vote , like setiap part iya...
makasih Lo iya Uda mau baca novel ini