I love Doesn

I love Doesn
BAB 39



Hay semua, Hay Sayang "sapa Dimas terutama kepada Dinda Dimas membelai pucuk rambut Dinda..


Hemm kami mau cari baju persiapan besok kalian mau ikut kami gak "ajak Dimas


ah gak la mas Dimas aku Lagi gak mood mau pulang aja "Alena pergi meninggalkan Arif Dinda dan Dimas menuju ke mobil


hemm kenapa istri mue bro "ucap Dimas


Biasa , gue dulu iya "Arif belari mengejar Alena yang sudah masuk ke dalam mobil..


di dalam mobil hanya ada keheningan , Alena menatap keluar dari jendela mobil..


Sayang maaf iya tadi dosen baru itu Dateng ke ruangan nya mas hanya ingin mengenal sesama dosen aja gak ada yang lebih "Arif memecakan keheninga


Alena tidak menjawab Arif , Arif pun semangkin merasa bersalah iya binggu hari gimana..


Kita makan dulu iya mas laper nie. kamu mau makan apa yank


SOP buntut "ketus Alena


Arif hanya tersenyum melihat istri nya "aduh sayang kamu ni iya gemesin banget sie"batin arif


Oke "Arif membelai pucuk rambut Alena


Samapai nya Arif di lestoran ia memakir kan mobil nya, Arif turun dari mobil tidak lupa ia membukakan pintu buat sang istri..


Arif mengandeng tangan Alena memasuki lestoran arif memilih tempat duduk yang nyaman untuk alena, Alena pun memesan sop buntut 2 dan iga bakar 1 nasi putih 2 .


Arif melongo dengan pesanan Alena.


Saat Arif dan Alena menuggu pesanan datang arif, Arif membelai rambut Alena


Maaf iya mas Uda buat kamu marah..


Jangan kamu ulangi lagi iya mas aku gak suka kamu deket-deket sama cewek lain "ketus Alena


iya sayang maaf iya, senyum dong


Alena pun luluh mendengar permintaan maaf Arif.


tiba-tiba ada seorang wanita menyapa Arif..


Hay pak Arif, pak Arif di sini juga


Arif yang tadi nya menghadap alena kini ia berbalik badan melihat siapa sosok wanita tersebut..


ehh buk Lia iya "jawab singkat Arif


Lia melihat sosok wanita di sebelah Arif ..


hemm iya buk saya Alena..


kamu kok bisa sama pak Arif..


iya Alena ini..


saya keponakan nya buk "Alena memotong pembicaraan nya arif


Arif terkejut dengan jawaban Alena Arif menatap Alena dengan muka marah


apa saya bisa gabung di sini "ucapan Lia


o iya silakan "ucapan Alena


Lia pun duduk di sebelah Arif. Arif yang menyadari sebenarnya istri sudah tidak nyaman dengan kondisi nya, ia memutuskan kan pindah ke sebelah sisi kiri Alena..


pesanan yang mereka pesan pun akhirnya nya tiba, yang tadi nya Alena semangat makan nya kini berbalik makanan yang iya pesan hanya di di aduk aduk..


Arif melihat tingkah istri nya itu dia dengan sigap dia menyuapi sup kesukaan Alena ke mulut nya..


Alena seneng mendapat perlakuan Manis dari sang suami , Arif menyuapi Alena sampai makanannya habis, Mereka gak sadar ada sepasang bola mata yang memperhatikan Meraka..


Meraka kok gak seperti keponakan iya, lebih tepatnya nya seperti sepasang kekasih ah tapai gak mungkin mana mau pak Arif sama anak kecil dasar penggoda "batin Lia


hmmmz hemmmz hemmmz "Lia membuyar kan keromantisan Arif dan Alena..


Kenapa buk batuk "ucap Arif


Alena mendengar perkataan sang suami ketawa geli tertahan


Kami Uda selesai kamu pulang dulu iya buk" ucap Alena


ehh tunggu saya dung masa saya sendiri di sini


Tampa memperdulikan Lia Arif mengandeng tangan Alena untuk pulang. ehh tapi sebelum pulang mereka membayar pesanan nya dulu ,arif pun memesan makanan lagi untuk di bawa pulang


____________________________________


******Maaf iya baru up soal nya Author nya lagi sibuk mempersiapkan pernikahan...


Jangan lupa di like setiap part iya .


mohon dukungan nya lewat vote koin atau poin


Terima kasih Uda mau membaca novel iniπŸ™πŸ™****