
Di perjalan menuju kamar holet, Alena berjalan mengandeng tangan Arif tiba-tiba Alena ke sandung.
Aduh "teriak Alena yang hendak jatuh karena kaki yang tersandung, dengan sigap Arif menangkap tubuh Alena yang hendak jatuh..
Hati-hati dong sayang..
Kaki ku sakit mas seperti nya keseleo
iya Uda mas gendong aja iya..
Egak ah mas malu di lihat orang-orang..
Tanpa persetujuan Alena Arif mengendong Alena menuju ke kamar, ternyata tanpa di sadari Arif. di belakang Meraka ada sepasang mata yang memperhatikan mereka...
Kalian sengaja iya, berbuat seperti itu di depan umum biar aku cemburu " teriak Sila
Arif pun berbalik badan melihat siapa ya sedang berbicara sambar seperti itu...
Kamu ngomong apa sengaja, sengaja atau tidak itu bukan uras mue, istri ku keseleo jadi aku harus mengedong nya...
Ala itu cuma alesannya aja biar dapet perhatian kamu iya kan...
Itu bukan urusan kamu aku istri aku berhak mendapatkan perhatian dari suami ku, kalau tidak ada yang urusan lagi kami pergi dulu ayok sayang "ucap Alena sambil mempererat pelukannya ...
Arif tersenyum manis saat mendengar pembelaan istri nya itu. Sampai nya di kamar Arif mendudukkan Alena di tepi ranjang dengan pelan dan hati-hati..
Biar aku pijatin iya kaki nya Sayang, tahan iya mungkin ini agak sakit
Alena hanya menganggukan kepala nya dan senyuman manisnya....
Sela-sela Arif memijat Alena ada telepon video call masuk dari Dimas...
Sayang sebentar iya mas angkat telepon dulu "Ucap Arif sembilan membelai rambut Alena.
Alena hanya tersenyum manandakan setuju..
Hallo Assalamualaikum dim..
Wa'alaikumsalam salam rif
Gimana mana kabar mue sama Alena..
Alhamdulillah kami baik-baik aja..
Hay pak mana Alena pak "tanya Dinda
eh ada Dinda, sayang ada Dinda ini"manggil Alena
Alena melihat hp yang di pegang Arif..
Hay Din gue kangen, eh tunggu kok kaya nya ada ya lagi bahagia banget ni cerita dong...
iya entar gue cerita iya "ucap dinda
Minggu depan kami baru kembali ke sana "jelas arif
wah kayaknya mereka gak bisa datang ke pernikahan kita nie sayang "Dimas melihat Dinda ya berada di samping nya
Apa penikahan kalian mau nikah serius " ucapan Arif dan Alena berbarengan
Iya kita akan langsungkan pernikahan Minggu ini "ucap Dimas
besok malam kita Tunangan. Jadi pak Arif segera bawa Alena pulang iya "ucap dinda
Secepat itu Dim "ucap Arif
lebih cepat lebih baik kan Rif, aku ingin ngikutin jejak mue "ucap Dimas
Arif dan Alena pun lihat-lihatan sambil tersenyum bahagia
Kita harus pulang mas "ucap Alena
Tentu sayang besok kita pulang
Oke dim besok kami kembali ke Indonesia secepat nya, Karena Alena ingin melihat penikahan sahabat nya ...
Len Jangan lupa oleh-olehnya " ucap Dinda
Tenang loe mau gue bawain apa..
Bawain Baby kembar aja Len "Dinda sambil memainkan mata nya
Ah apa si din "muka Alena berubah menjadi merah
Iya Uda malam nie, kalian baik-baik di sana jangan lupa Beby nya " ucap Dimas dengan mati kan hp nya gitu aja...
Ya ampun mas gak nyakah iya mereka secepat itu ...
Iya sayang, iya Uda tidur dulu mas boking Tiket untuk kepulangan kita besok "Arif mengecup kening Alena
Alena pun berbaring kan tubuh nya di ranjang..
selesai memesan tiket, Arif pun tidur di sebelah Alena iya menarik selimut menutupi tubuh munyil Alena...
Sini mas peluk "Arif menarik Alena dalam pelukan nya, Alena merasa sangat nyaman tidur dalam pelukan Arif....
_____________________________________
mohon maaf iya KK tolong Jangan promo lagi saya terganggu, jika komen kertikan itu gak masalah tapi Saya mohon jangan Promo
Hay kak mohon dukungan nya iya lewat koin atau poin dan jangan lupa di like setiap part
Terimakasih sudah mau baca novel saya