I FIND YOU

I FIND YOU
Chapter 5



Keesokan harinya dirsya pun bangun dengan sangat cepat akibat jam wekernya pun telah berbunyi entah apa yang membuatnya bangun begitu cepat, biasanya walaupun jam alarmnya berbunyi ia pun kembali tidur tetapi kali ini ia lebih memilih bangun dari tempat tidurnya karna matanya tak mampu tidur lagi


kringgg..kringg..


kringg....kringgg..


hoaaaammm


"jam berapa sih ini, wah udah jam 5 mending gue sholat dulu"


dirsya pergi mengambil air wudhu lalu sholat setelah itu iya bersiap siap untuk ke sekolah.


setelah selesai iya langsung pergi turun ke meja makan


"tumbe pagi-pagi gini kamu udah siap" ucap mama yang berada di meja makan lagi mempersiapkan makanan


"hufftt bangun pagi salah, giliran terlambat jg salah" ucap dirsya yang menghela napas


"nggak gitu sayang, tumben aja kamu bangunnya kepagian. apa jangan jangan kamu nggak bisa tidur lagi?"


"iya ma, aku nggak bisa tidur lagi jadi yahh mendingan aku siap-siap aja"


"hellooo everyoneeee.."ucap sang kakak yang baru turun dari kamarnya


"apasih pagi-pagi udah teriak"melihat sang kak dirta


"idihhh ada yang bangun pagi banget nih, tumben"


"nih kalian makan dulu" mama yang memberikan kedua anaknya roti dan segelas susu


"makasih mah"ucap dirsya dan kak dirta


"pagi sayang" ucap ayah sambil mencium pipi istrinya


"pagi pah" sambil tersenyum


"nah gini dong pagi-pagi bangunnya" ucap ayah


"mah pah aku duluan ke sekolah yaa" ucap dirsya yang telah menyelesaikan sarapan paginya


"lah kamu nggak sama kak kamu"ucap mama


"tumben nggak ikut"ucap kak dirta


"lagi pengen naik angkot aja, yaudah aku pergi dulu assalamualaikum"sambil berjabat tangan ke mama dan papanya


"waalaikumsalam, hati hati yaaa"ucap sang mama


dirsya pun berangkat sendiri kesekolah ia berjalan kaki sampai ke depan kompleks rumahnya untuk mengambil angkot. sementara dirsya naik angkot tiba-tiba angkot yang ia tumpangi itu mogok di tengah jalan


"aduhhh mana angkotnya mogok lagi, bisa-bisa nanti gue terlambat" ucap dirsya sambil melihat jam yang berlogo apple di tangannya


"bang masih lama nggak perbaikinnya"


"aduhhh neng kyaknya masih lama deh, neng cari angkot lain aja" ucap supir angkot yang memperbaiki mesin angkotnya


"yaudah deh bang"ucap dirsya yang melangkah pergi untuk menunggu angkot selanjutnya


dirsya menunggu angkot lainnya untuk iya tumpangi lagi, sementara menunggu tiba-tiba ada seseorang yang singgah dihadapannya berkendara sepeda motor dengan helm full face


"naik"ucap seseorang tersebut


"siapa lo?" dirsya pun mengerutkan alisnya yang ia tak tahu siapa orang yang di depannya


cowok tersebut membuka helm gull facenya yang ternyata itu adalah erza. dirsya pun tercengang melihat siapa yang singgah


"naik nggak atau gue tinggalin"


"lo siapa sih suruh-suruh naik"ucap dirsya


"sekali lagi gue bertanya lo mau nggak naik atau kalau tidak guee..."


"oke gue naik" ucap dirsya yang akan naik di motor erza tersebut


"nih pakai sekalian tutup paha lo" erza menyerahkan helm dan jaketnya


dirsya dan erza telah sampai di parkiran sekolah iya


melihat sepasang mata dan banyak cibiran yang diarahkan oleh dirsya dan erza, pasalnya baru kemarin dirsya bersama kak dirta sekarang ia bersama erza yang notebenya anak baru


itukan anak baru yang kemarin


eh si dirsya sama anak baru


dih perasaan kemarin dia sama kak dirta sekarang beda lagi


sok cantik banget sih


kecentilan banget dah


bisa bisanya erza sama dirsya yang kecentilan itu


apasih cantiknya dia


kenapa juga erza bisa sama dirsya


gue curiga kyaknya dirsya yang deketin erza


"eh lo udah datang, tumben nggak telat neng" ucap fani yang melihat dirsya simpan tas di bangkunya


"telat salah datang cepat orang heran. apasihhh maunya" ucap dirsya


"nggak gitu sih, eh lo utang cerita sama gue


kenapeee babang dirta bisa jemput lo kemarin"


"sebenarnya udah lama sih gue mau tanya lo tapi gue takut lo nanti juga hujat dan jauhin gue"


"apasih loh kyak sama siapa aja, lo itu udah gue sahabat yakali gue segitu jahatnya"


"iya sebenarnya gue itu sama kak dirta saudaraan" ucap dirsya yang suara kecil sambil nunduk


"DEMI APA?"


"sssttt jangan teriak ogeb, awas aja lo kasih tau orang" dirsya langsung menutup mulut fani yang suaranya kelewatan toa


"maaf maaf.. iya nggak akan gue kasih tau, tapi siapa-siapa aja yang tau selain gue"ucap fani dengan suara kecil


"yang baru tau itu baru teman teman kak dirta secara dia kan udah lama temanan dari SMP"


"selamat pagi anak anak buka buku halaman 116"


ucap guru yang masuk dikelas


"dan kamu dirsya sama fani jika kalian masih cerita silahkan kalian di luar "


seketika dirsya dan fani pun diam akibat di tegur olah guru


"saya akan membagikan kelompok untuk kali ini kalian bisa liat kalian harus mencari kodok untuk eksperimen di lab nanti


kelompok satu terdiri dari fara, adam nita dan adnan


kelompok dua terdiri dari dika, raka,siska dan ayu


kelompok ....


kelompok ...


kelompok terakhir terdiri dari dirsya, fahri, fani dan erza


lusa kalian haru bawa kodoknya sebanyak 3 kodok"


tak lama bel istirahat pun berbunyi


"cukup sekian pelajaran ini dan ingat lusa tugas kalian bawa"


gilaa banyak bener kodoknya yang di tangkap


"kita mau cari kodoknya dimana"


"pulang sekolah aja di belakang sekolah kira kira banyak nggak"


"yahhh betul banget yang di belakang sekolah aja"


"yaudah kalau pulang nanti kita langsung ke belakang sekolah aja"


"oke"


"yuk dir, fan kita ke kantin laperrrr banget nih gue"


"yuk lah"


"gue juga laper banget nih"


mereka pun ke kantin dan sesampainya di kantin iya pun memesan


"lo yang pergi pesan gih fahri"ucap fani


"oke mumpung hari ini gue baik, lo mau pesan apa?"


"samain aja"ucap fani


"bakso sama jus jeruk berarti dong"


"iya itu aja"ucap dirsya


fahri pun bergegas untuk pergi memesan


"dir lo tadi ke sekolah bareng erza?"sambil melihat dirsya


"iya gue barang dia" ucap dirsya sambil mencari keberadaan erza


"lah kok bisa lo sama dia"


"tadi tuh gue naik angkot terus angkot yang gue tumpangin itu mogok nah gue nungguin lagi, eh pas gue nunggu angkot dia lewat nawarin tumpangan. awalnya gue nggak mau tapi setelah gue fikir fikir mending gue ikut daripada nanti gue nggak dapat angkot"ucap dirsya


"ohh gituuu kirain erza jemput lo dari rumah"


"ya nggak lah"ucap dirsya


Dilain sisi..