
Dirsya langsung membalik kan badannya. Dirsya memerhatikan wajah cowok yang berada didepannya dengan lekat-lekat. mata Dirsya terkunci saat menatap mata yang ada dihadapnnya, ia tidak bisa memalingkan wajah nya dari mata cowok tersebut. seketika cowok tersebut memecah keheningan.
"gue tau kalau gue ganteng, gak usah tatap gue kyak gitu juga kali"ucap cowok tersebut
"geer banget lo, lagian lo ngapain disini ngalangin jalan orang aja" Dirsya langsung memandang kearah lain agar matanya tak terkunci lagi dengan mata elang cowok tersebut
"di belakang lo itu ada mading, jadi siapa aja yang bisa kesini. daripada lo teriak gak kira-kira kalau ada orang dibelakang lo." ucap cowok tersebut dengan lantang
"ya udah liat aja tuh mading dan cari nama lo, kalau gue ganggu pendengar lo kyak tadi kan lo bisa langsung tutup kuping lo dengan tangan lo" dirsya berbicara sambil menatap kearah lain
"pertama gue udah liat nama gue dimading tanpa lo tanya gue, kedua mana gue tau kalau lo mau teriak kyak tadi"
cowok tersebut langsung menarik dagu Dirsya untuk bertatapan dengan mata nya dengan kedua kali nya. Tubuh Dirsya seketika menegang atas perlakuan cowok tersebut terhadapnya.
lanjut nya "ketiga, kalau orang ngomong tuh mata nya di tatap, gue gak suka kalau orang yang gue ajak ngomong merhatiin yang lain"
"apaan sih lo, mending lo pergi dari hadapan gue atau gue yang pergi" acam gue sambil menjauh kan tangannya dari dagu ku
"mending gue aja yang pergi, dari pada lo yang pergi dari hadapan gue lagi" ucap cowok tersebut lalu pergi dari hadapan Dirsya
Deg
"kok jantung gue kyak gini ya, tapi gue heran dengan tatapan mata itu. kyak gak biasanya"
mungkin perasaan gue aja. batin nya
"DIR, DIRSYA kita satu kelas lagi kan" sambil menepuk bahu Dirsya
"anjirr, gue kaget bego. iya kita satu kelas lagi bosen gue liat muka lo terus" ucap ku sambil memutar bola mataku
"lagian kalau gak ada gue hidup lo juga gak akan berwarna" ucap Fani
Refani Astella adalah sahabat Dirsya waktu pertama kali masuk di sekolah SMA NUSANTARA, Fani itu orang nya cantik, putih, tingginya sama kyak Dirsya, rambut blonde, bibirnya tipis menjadi cirikhas semua cowok-cowok yang ada disekolah SMA NUSANTARA, bukan cuman Fani aja tapi Dirsya juga. Cuman Dirsya tidak pernah menanggapi perkataan orang yang ada didekat nya ketika cowok yang ada didekat nya mencoba mencuri perhatian Dirsya, Dirsya dan Fani adalah saat ini menjadi bahan incaran di SMA NUSANTARA tak heran banyak yang berlomba-lomba untuk mendapatkan hati dari Fani dan Dirsya
"WOI NGELAMUN APA SIH LO" sambil menyadarkan dirsya dari lamuman nya
"bisa gak si lo kalau bicara gak pake toa, kuping gue nih lama-lama jadi budek dengar lo"ucap ku sambil mengusap telinga ku
"elo sih dari tadi gue panggil ngelamum aja, lo masih mau disini sampai bel berbunyi atau mau ke kelas sih"
"masuk ke kelas lah, ayo kita pergi"
sambil menarik fani untuk menuju ke kelas nya
sementara Dirsya dan Fani berbicara dan bercanda sambil berjalan menuju kelas nya, ia tidak menyadari bahwa bel sekolahnya telah berbunyi. Ia tiba-tiba heran kenapa pintu kelas nya telah tertutup dengan rapat. Dirsya pun menatap Fani meminta jawaban kenapa tiba-tiba pintu kelas nya tertutup tetapi Fani hanya mengangkat bahu nya dengan acuh seolah ia tidak tau apa-apa.
"dir, kyak nya kita terlambat deh"ucap Fani menatap Dirsya dengan kecemasan
"mungkin aja fan, tapi gue tadi gak dengar suara bel bunyi"ucap ku
"ya kali lo nggak dengar dir, waktu kita jalan itu udah bunyi kali, mendingan lo yang buka deh dir. gue takut entar di semprotin sama guru"ucap fani dengan raut wajah ketakutan
"enak aja gue yang buka, lo aja kan lo didepan gue"
Fani langsung berpindah kearah belakang Dirsya dan langsung mendorong Dirsya tepat ke depan pintu. Dirsya langsung memegang gagang pintu kelas nya dan akhirnya mereka..
brukk..
"ADUH, PANTAT NYA SELENA GOMEZ JATUH. gara-gara elo sih dir" Fani langsung berdiri dan mengelus pantat nya
"gara-garo lo fan, kan tadi lo yang dorong gue. gue kan spontanitas langsung megang gagang pintu ditambah lagi, lo dorong gue otomatis kita jatuh." Dirsya langsung berdiri dan ia menatap meja guru didepannya ternyata kosong
"WOI, lo berdua ribut banget sih kalau nanti ada guru gimana? kelas kita gak akan jadi free." ucap seorang cowok dari bangkunya yang dari tadi asik memainkan kan handphone nya
"selow aja ri, toh guru juga gak bakalan datang"ucap ku
baru saja Dirsya dan Fani menuju ke tempat duduk nya wali kelasnya telah tiba. Tapi ia tidak sendirian ia membawa murid laki-laki yang tinggi, mempunyai hidung yang mancung, serta senyuman yang manis yang membuat murid didalam kelas menjadi histeris.
anjirr, baru aja gue bilang guru gak bakalan datang eh dia udah datang. batin Dirsya
wih..ada cogan, bening amat dah
bu, nama nya siapa bu
eh, bagi id line dong
udah punya pacar belum
duduk disamping dede aja ya...
alamat rumahnya dimana sih..
"anak-anak harap tenang dulu, ibu kan memperkenalkan nya. silahkan kamu perkenalkan diri kamu"
cowok itu langsung mengangguk setelah mendengar perintah guru tersebut
"Perkenalkan nama saya Alerza Derafa Argatha, semoga kita bisa berteman dengan baik"
Di lain sisi, Dirsya hanya diam hanya memandangi cowok tersebut dan ia telah mengetahui bahwa cowok tersebut adalah cowok yang berada didepan mading tadi. Dirsya langsung mengalihkan pandangan nya dari cowok yang berada di samping guru nya.
"cakep ya dir"ucap Fani sambil menatap Erza tanpa kedipan
"biasa aja"ucap ku dengan cuek
"kalau gitu kamu duduk di"
bu guru nya memandagi isi kelas, guru nya mencari bangku mana yang telah kosong. dan bangku yang telah kosong adalah bangku yang berada dibelakang Dirsya lebih tepat nya di samping Fahri.
lanjut nya "di samping fahri"ucap bu guru sambil menunjuk kearah tempat duduk yang berada disamping Fahri yang kosong
Erza langsung berjalan kearah tempat duduk yang berada disamping Fahri. ketika ia berjalan mata Erza langsung
bertatapan dengan mata Dirsya tetapi Dirsya lagi-lagi mengalihkan pandangannya ke lain sisi dan menyibuk kan dirinya dengan aktifitas lain padahal Erza tau bahwa Dirsya hanya menghindari tatapan nya.
"segitu benci nya ya, lo sama gue sampai natap mata gue aja lo alihin perhatian lo ke arah lain". batin Erza
-------------------------------
Hai guys....
jangan lupa untuk vote dan komentar ya..
Thanks😊