
"woi bro" sapa Jonathan
"lama ya nangguin kami, maklumlah bidadari yang ku bawak ini tadi ngomel mulu, lagi pulak aku tadi ada urusan"
"ayo yun duduk dulu"
Yuni pun duduk kemudian Jonathan mengenalinya dengan teman-temannya yang lain
"bro kenalin cewek cantik yang aku bawak ini temanku dari SMA, kami sudah lama kenal dan sudah sering curhatlah" Jonathan menyengol bahu yuni yang terdiam karna terpesona melihat wajah Tamz.
"kenalin temanku yun" bisik Jonathan
"ohh kenali aku Yuni, aku masih mahasiswa juga sama seperti kalian" sambil meyalam Tamz yang pertama kali
"ohh aku Tamz" sambil senyum melihat yuni
"Aku Joel, kamu cantik kata" sambil mengoda yuni
"aku Bass" dengan senyuman
Kemudian Jonathan mulai langsung to the point dengan teman-temannya yang mulai bertanya-tanya tentang maksud dan tujuannya untuk membawa yuni ketempat mereka sering nongkrong.
"jadikan Tamz inilah temanku yang kemarin kamu lihat di galeri hp ku, yang kamu pengen kenal sampai kamu tanyain tentang dia dan nama instagramnya apa" sambil melirik ke arah Tamz
"ohhh" jawab Tamz
"jadi Yun, ini temanku yang mau aku kenalin dengan mu kan kalian itu sama-sama temanku lagi pulak kalian itukan sama-sama jomblo" sambil nyindir Tamz dan Yuni
"kalian dua juga menurut ku cocok sih, yang satu cantik, yang satu lagi ganteng udah deh bakalan jadi pasangan couple yang trending deh"
"oke aku mau ngomong berdua dengan dia boleh" tanya Tamz kepada Jonathan
"loh **** banget sih bro, tanya bidadari ini dong kok tanya aku, kan kamu mau ngomong sama dia bukan sama aku"
"yah kan kamu temannya jadi aku minta izin dulu dong samamu bro" sambil melihat respond dari Yuni
"jadi gimana yun, mau ngobrol dulu dengan teman aku ini, tenang dia gak makan orang kok" sambil menyetuh bahu Yuni
Jantung Yuni mulai gak karuan dia mulai gugup harus gimana nanti nya memulai obralan dengan Tamz
"hhmmmmm, yah udah deh"
Teman-teman Jonathan hanya diam dan tersenyum melihat Tamz temannya yang memang benar-benar pengen kenal dengan Yuni.
Tamz menarik tangan Yuni dan mengajaknya untuk duduk ngobrol yang mejanya sedikit jauh dari teman-temannya yang lain, karna Tamz pengang tangan Yuni dia jadi keringat dingin dan juga binggung harus gimana lagi.
"oke tadi namu Yuni kan..?? " sambil melihat wajah Yuni yang memang membuat dia sangat tertarik
" ia"
"Aku panggil kamu Yun saja ya...?? " bertanya dan menunggu persetujuan darinya
" ya terserah kamu saja mana nyamannya kamu manggil aku saja"
"jadi kamu kuliah ambil jurusan apa..? "
" administrasi, kamu sendiri Tamz..? "
" aku sih jurusan elektro"
"wihh keren banget, jadi ngerti dong ya semua tentang listrik, soalnya aku sangat takut baget sama listrik karna aku takut kontak"
"yah gitulah, lagi pula aku dulunya juga anak SMK elektro juga jadi kalau masalah listrik dan kontak sudah makan-makanku setiap harinya" sambil tersenyum manis melihat wajah Yuni yang memang cantik, walau badannya sedikit berisi, wajahnya putih dan rambutnya bergelombang benar-benar membuat hatinya berbunga
"jadi aku boleh minta nomor hp mu..? " sambil memberikan hp nya kepada yuni, biar dia sendiri yanh save nomornya di hp miliknya
"ini sudah aku ketik tinggal kamu buat namaku saja ya" sambil memberikan hpnya kembali
"aku buat "Baby" biar gampang di ingat"
Yuni sangat gugup saat Tamz membuat nama kontaknya "baby.