
"Gara gara Lo yah poin gue jadi min lagi,,poin gue itu udah miris banget Mulut Merecooon"Cibir Evan sambil mendorong kepala Syakira dengan telunjuknya
"Bodo,, emang gue pikirin,,lagian yah kalau Lo dikeluarin dari sekolah gue merdeka"Syakira tidak ingin kalah
Evan pun berpikir mencoba menjahili Syakira yang sedang ngecoh it
Brug
Suara tubuh Syakira terjatuh karena keisengan temannya itu dengan sengaja menghalangi jalan Syakira dengan kakinya
Tanpa rasa berdosa pria yang mengerjai Syakira itu berjalan meninggalkan wanita yang masih dalam posisi terjatuh itu dengan santai
"Buyuung Puyuuuuh",Teriak Syakira sambil terbangun dari jatuhnya dan mengejar pria
itu
Ia berniat untuk memukul punggung pria itu dan tiba tiba
Bruk
Pukulan itu atau bahkan tubuhnya malah terjebak dalam dada bidang Pria itu karena Evan memberhentika dan membalikan badannya secara mendadak dan otomatis membuat mereka berhadapan bahkan seperti sedang berpelukan sehingga tatapan nya bertemu satu sama lain
dengan posisi tangan Shakira di leher dan tangan satunya lagi di dada bidang Evan dan tangan Evan di pinggang Shakira bermaksud menahan tubuh Syakira yang akan terjatuh kebelakang
Deg
detakan jantung keduanya pun semakin mengencang dan terasa panas seperti ingin meledak ,hembusan nafas panas Evan terasa di wajah Syakira mengingat tubuh Evan yang lebih tinggi dari padanya Jantung
Siswa Siswi di sekitarannya itu terbelelak kaget dengan tingkah laku mereka
Dan tidak sedikit orang yang berbisik menggosipi kejadian itu
'Ekhem
Suara deheman itu pun menyadarkan Syakira dan Evan yang masih dalam posisi sebelumnya dan membuat mereka tersipu malu yang ditunjukan oleh pipi merah keduanya yang seperti tomat muda ditambah banyak orang yang melirik ke arah mereka
Setelah mereka benar benar tersadar,,secara spontan mereka pun melepaskan diri dari posisi tersebut
tiba-tiba ada yang menarik tangan Shakira menjauh dari kerumunan orang
begitu pula dengan hewan yang langsung membalikkan tubuhnya dan beranjak berjalan meninggal tempat tersebut
"Berani berani nya Lo pelukan sama pacar gue hah"Ucap Gadis itu dengan nada ngegas
"Pacar Lo? maksud nya Evan?"
"Jangan banyak cing cong lo,,mau ngegebet calon pacar gue?"Amarah gadis itu yang tak lain adalah Febi semakin memburu
'Tadi bilang nya pacar sekarang calon pacar dasar aneh terlalu berharap yee' Cibir Syakira didalam hati
Syakira mencoba untuk menjelaskan"Lo salah paham ,masa Iyah gue mau ngerebut CA-LO-N pacar Lo itu yang super songong tujuh turunan"Ucap Syakira dengan nada mengejek
"Apa maksud Lo,,walaupun gue belum sah jadi pacarnya tapi dia itu cinta sama gue,, dia nunggu waktu yang tepat aja buat jujur sama gue "Ucap Febi dengan pede nya
"Kepedean banget jadi orang"Gumam Syakira pelan
Sehingga Febi tidak mendengar jelas "Apa?"tanyanya
"enggak papa,,jadi Lo mau dengerin penjelasan gue gak nih biar Lo enggak banyak omong"
"Jaga bicara Lo ya"
"jadi gak nih ngejelasinnya,"Ucap Syakira
"Ya ya buruan ceritain"
Syakira pun menceritakan kejadian sebenarnya itu
"Lo enggak lagi bohongin gue kan?"Febi memastikan
"Ya udah kalau nggak percaya "ucap Shakira bodo amat
"untuk saat ini gue percaya tapi awas kalau gue lo bohongin gue! " ancam Febi
Shakira pun tidak merespon ucapan baby dan meninggalkan tempat itu
"Shakiraaaa"Kedua Sahabatnya itu menghampiri Syakira dengan berlari kecil
"Enggak salah Lo pelukan sama Evan didepan umum lagi"Tanya Selly
"Itu salah paham"
"Salah paham gimana jelas jelas-__"omongan Sisi pun terpotong
"Udah nanti gue ceritain sekarang kita jajan dulu yuk gue laper banget habis dihukum nih "
"Lo dihukum apaan?"
"Iya nanti gue ceritain paket komplit buat kalian,, sekarang gue laper banget"
"Yaudah deh ayo dari pada mati disini ngerepotin"Celetuk Sisi
"****** lo sama temen sendiri ngedoain gitu"
"Udah udah kan tadi Lo laper ayolah cepet jangan ribut terus " lerai Selly
"Ampun Mamah muda"Ucap Syakira dan Sisi kompak
Mereka pun berjalan menuju kantin
Seperti biasa mereka menduduki dirinya di tempat Favorit mereka
"Langsung pesen gih gue laper banget"Ucap Syakira sambil meringis memegang perutnya
"Lo mau pesen apa"Tanya Selly
"Gue mau bakso sama minumnya Samain deh"
"kalau Lo Si?"
"Emmm gue Pempek aja sama cappucino cincau"
"Oke"
"Aduuh Kaka aku ini kelaperan mamah sih enggak kasih makan satu taun jadi gini deh"
Canda Sisi sambil mengacak ngacak rambut Syakir
Syakira pun merasa risih dengan hal itu "Apa apan sih lo itu Si "
"Enggak cuma gabut"
"Dasar Curut"
"Lo tuh kambing"
"Dahlah"
"Eh Lo hutang penjelasan sama gue"
"Penjelasan apa?"
"Yang tadi lah apa lagi"
"Ouh nanti kalo udah ada Selli ,biar gak ngejelasin 2 kali"
Tidak lama dari itu terlihat Selli kembali dari memesan makanan
"Tuh si Mahmud"Ucap Sisi
"Mahmud cepetan sini gue udah kepo,,buruan ih"lanjutnya tidak sabar mendengar cerita dari sahabat nya itu
"Apa sih Si"Tanya Selli sambil menduduki dirinya di tempat semula
Sisi tidak menghiraukan perkataan temannya itu
"Tuh udah ada Selly buruan cerita"
"Ya iya gue akan cerita"ucap Syakira menenangkan ke kepoan sahabatnya itu
"Jadi tadi pas gue ke BK........"Syakira menjelaskan dengan detail dan sebenar benarnya kepada dua sahabat nya itu sambil di selingi tawa
"Makasih ya mas"semabari mengumpulkan uang untuk membayar
"Terus - terus gimana?"Mode kepo Sisi On
"Nanti aja lanjutin nya gue laper banget" tukas Syakira
"Ga seru Lo mah"
"Udah udah mendingan kita makan dulu "
lerai Selly
"Yadeh"ucap Sisi dengan malas
Setelah setengah dari makannya Syakira berniat untuk melanjutkan ceritanya
"Gue tadi cerita sampe mana"Tanya nya
Selli pun menjawab"Emm kalo ga salah pas mau mukul Si Evan deh"ucapnya
"Oh iya jadi pas gue mau mukul si Buyung puyuh tuh..........."jelas nya
"Oh gituu,"Ucap Selli mengerti
"apa yang lo rasain pas si Evan"tanya Sisi kepada Syakira
"deg-degan sih sedikit"Jawabnya sambil hendak meminum minumannya
Uhuk uhuk
Sisi tersedak lalu berkata"Tuuuh benerkan Lo pasti suka sama dia" Sisi memastika
"Emm Setuju"Ucap Selli yang sudah menyedot minuman itu
"Apaan sih lo mana mungkin lah gue suka sama si Buyung puyuh enggak mungkin banget"Syakira mengelak
"Kasih ceramah lah Si"Ujar Selli
"Siap Mahmud,"Jawab Sisi sambil hendak mengambil nafas
"Ra dengerin gue kalau lo ada rasa deg degan panas, ah gak karuan deh, itu tandanya Lo suka sam tu orang "ucap Sisi
Syakira mengerenyitkan dahi nya sejenak
"Emm gak mungkin Sisi lagian manusia mana yang enggak gugup atau deg degan kalau dikeaadaan gue itu,, manusiawi itumah," Syakira tidak menerima perkataan Sahabat nya itu
"Kepala batu,,jangan bohongin diri sendiri Ra"ucap Sisi
"Enggak Sisi"Tolak Syakira
"Li jelasin nih sama tu anak"Sisi pun menyerah
"Gimana mau jelasin punya pacar aja belom" jawab Selli
"Auah"Sisi lagi lagi menyerah dan enggak mengerti dengan dua sahabat nya itu
Syakira beranjak dari duduknya"Gue ke toilet dulu ya"Ujarnya
"Mau dianter"tawar Sisi
"Yaudah ayo "Syakira menyetujui tawaran Sisi mereka pun berangkat ke toilet
"Hah pedeeeeees haaaah" tiba tiba wajah Selli memerah Selli tidak sengaja memakan sambel di dalam bakso nya yang belum di kocek yang sengaja di sisi kan karena kebanyakan
Selli melihat minuman dua sahabatnya itu namun sudah habis milik dirinya pun sudah habis
Selli pun bergegas untuk membeli minum dengan wajah yang semakin memerah
Namun ditempat penjual es malah penuh ada 3 penjual es lainnya tapi semua juga penuh
"Aduuh pedess,,mana penuh lagi"ucap Selli denga tidak bisa diam iya terus menjentakan kakinya dan mengupas ngipas mulutnya yang merah merona karena pedas dengan telapak tangannya
"Lo kenapa?"Seseorang menanyakan keadaan Selli sekedar basa basi karena ia tau bahwa Selli sedang kepedasan
Selly hanya melirik laki laki itu sekilas dan tidak menjawab pertanyaan orang itu
Pria itu menyodorkan minuman miliknya kepada Selly"Lo kepedesan ya?Nih minum! tapi-__"
Tak berpikir lama Selli pun segera mengambil minuman itu dan meneguknya sampai habis karena rasa pedas yang semakin menjadi jadi
Pria itu hanya menyaksikan aksi Selli dengan senyuman yang mengambang di
bibir indah nya
Selli pun menghela nafas"Thanks ya minuman nya maaf dihabisin hehe"Ucapnya sambil nyengir kuda
"Sama sama,,tapi..itu udah sebelumnya diminum sama gue"Ucap pria itu dengan Santainya
Mendengar hal itu Selli mebelakan matanya dengan terkejut"Apaa!! kok lo enggak bilang sih,,Lo ngerjain gue?" Teriak Sisi kesal
"Lagian Lo main nyawat nyawat aja,,gimana kalo yang di tawarin air kencing"Ujar Regi sambil tertawa kecil
Selli pun terlihat kesal"Regiiiii"Teriaknya tidak terlalu kencang karena tau ia sedang di tempat umum
"Jadi Lo ngasih gue air kencing"Lanjutnya
"Hahahah mana mungkin lah,,masa air kencing warna coklat,,itu capuccino cincau plus ciuman tidak langsung"Ujar Regi
Lagi lagi Selli dibuat terkejut"Lo ngomong apa sih"ujar Selli sembari memukul dada bidang pria itu lalu membalikan tubuh nya dan melangkah pergi ke tempatnya semula
Sedangkan Regi hanya tersenyum melihat tingkah laku Selli yang semakin tidak terlihat dari pandangannya
"Ih kok mereka lama banget sih"ucap Selli sambil beranjak duduk "Berani beraninya Si kampret itu ngerjain gue,,awas aja gue akan bales perbuatan Lo itu"Gerutu Selli sambil memukul meja
Selli mendengar langkah kaki menuju nya ia pun melirik kearah asal suara tersebut"kalian lama banget sih"Ujar Selli kesal
"Perasaan kaya biasa deh Lo lagi kesel ya ko ambekan gitu biasanya kalo ditinggal ketoilet lama juga gapapa"Ujar Syakir
"Tadi gue kepedesan tau makan sambel yang tadi dipisain........"Selli pun menceritakan kejadian itu kepada ke 2 temanya dengan di selingi tawa keras Syakira
Sedangkan Sisi seperti tidak merespon dia hanya diam
"Lo kenap Si biasanya kalo kita cerita paling heboh "tanya Selli heran
Sisi tidak merespon
"Tau tuh sepulang dari toilet dia diem Mulu"ucap Syakira
"Jangan jangan dia Kesurupan lagi hahhahaha"Celetuk Selli dengan diiringi tawa dirinya dan Syakira
Sedangkan Selli malah terlihat kesal dan dan spontan berdiri"Gue duluan"Ucapnya sambil melangkah pergi
ke dua sahabatnya pun saling memandang terheran dengan sikap Sisi yang tiba tiba berubah seratus delapan puluh derajat
"Kenapa sih dia,,kan kita hanya bercanda"
Ucap Selli yang tidak enak dengan candaannya
"Kaya nya enggak deh soalnya enggak biasanya ambekan gitu"tukas Syakira
"Terus kenapa"
"Tau?"Ucap Syakira sambil mengangkat bahunya"Yuk ah kita kekelas"
Tidak ada obrolan lagi mereka langsung berangakat menuju kelasnya
•
•
•
•
•
*Bersambung
'**Jangan lupa tinggalin jejak,,Klik tanda Jempol tuh,,terus tanda love/ favorit,,dan tambahkan komentar yang positif udah gitu aja ,,ouh ya jangan lupa vote terimakasih 🙏😅🖤***