Hate to Be Love

Hate to Be Love
Ruang BK



"Iya gue baru 3 bulan tapi,dalam kamus pacaran gue per bulannya ngerayain Universery"jelas Sisi


"Aneh" Lirih Selly


"Eh yang jomblo tau apa Hah"Ujar Sisi tidak mau kalah


Tidak lama kemudian Sosok perempuan berteriak menyebarkan pengumuman" Gasy ada pengumuman nih"


Semua siswa pun menatap kearah gadis itu


"Katanya pak Agus enggak akan masuk hari ini,,dan gak ada tugas hari ini !"ujar gadis yang berstatus Sekertaris dalam organisasi kelasnya


"Horeee jam koss huuuuuh"beberapa murid memasang wajah penuh kegembiraan,dan sebagiannya lagi ada yang kecewa biasa anak anak rajin termasuk Sisi yang sedari tadi menunggu pembelajaran


"Kenapa sih kalau gue mau serius belajar malah enggak ada gurunya"Sisi murung


Syakira pun merestpon"jadi Lo enggak usah ada niatan serius belajar atau sering sering niat serius deh biar jamkos teruuus"


"Iya kali ya",jawab sisi dengan menggaruk kepalan yang tidak gatal


kedua sahabatnya pun melohok karena tingkah dirinya yang kayak orang ****


"Lo **** apa gimana sih Si?"Ucap Selly


"Tau tuh"restpon Syakira


"Kalian ngomong apa sih"Tanya Sisi dengan kebegoannya


"Dahlah"ketus Selly memasang wajah malas


Syakira mencoba mencari ide untuk mematahkan kegabutannya "Mumpung Jam kos kan,, kita konser yuk!"Ajaknya


"Gue setuju banget"restpon Sisi


"Kalau lo Li"tanya Syakira


"Gue mah ngikiut ajah"Jawab Selly dengan santuy nya


"Yaudah umumin gih"Suruh Sisi


Syakira pun beranjak berdiri menaiki kursi yang sebelumnya menjadi tempat duduknya "HEY GUSY DARI PADA GABUT ENGGAK ADA KERJAAN MENDING KITA NGADAIN KONSER GIMANA??PADA SETUJU GAKK!!"Teriak Syakira dengan suara cempreng nya mengundang semua orang yang mendengarnya melirik kearah gadis itu


Siswa maupun Siswi pun memsasang raut wajah yang setuju dengan ide Syakira itu


"Setuju tuh ,Ya bener banget,Gasss"Beberpa tanggapan dari teman temannya


Tidak berpikir lama lagi para siswa pun antusias menyiapkan panggung konser dengan merapatkan empat meja membentuk persegi serta menyisikan meja dan kursi yang tidak dibutuhkan


Setelah tempat konsernya selesai para siswa pun menduduki dirinya di lantai


Sementara Doni dan Regi mempersiapkan alat musik untuk konsernya yang bermodalkan ember sebagai dram dan ukulele milik Doni


Memang Doni selalu membawa uku lele kesayangannya itu untuk menemani perkerjaan nya yang suka bolos dan gabut


Setelah semuanya tertata rapi Syakira dan Sisi pun membuka acara terlebih dahulu


"Dalam rangka memperingati kegabutan pada jamkos ini kita akan menyajikan konser musik yang akan dinyanyikan oleh"Ucap Syakira "Selly Pramadita dengan di temani alunan musik dari Regi dan Doni"


lanjut Sisi "Dan jangan lupa diakhir acara Saya sendiri Syakira Maulidia Putri akan menghibur kalian dengan suara emas saya"


Ujar Syakira membanggakan dirinya


para Penonton yang tak lain adalah teman sekelas nya itu pun besorak,bertepuk tangan dan juga ada yang bersuitan yang menandai acara akan segera dimulai


Selly mengambil alih panggung menduduki dirinya di di kursi yang telah disediakan di atas panggung dan mengambil mikrofon dari gagang pel


Selly pun berbasa basi terlebih dahulu"Mau nyanyi apa?"tanya Selly kalem


Ya Selly memang salah satu siswi yang berbakat dalam Vokal,, tak sedikit ia memenangkan kontes vokal solo dalam berbagai perlombaan yang ia ikuti


"Ku menangis,koplo,yang bikin baper dong"Berbagai tanggapan pun terucap


"Sebelum kita asik asik goyang goyang nih,,mending kita baper baperan dulu gimna"Ujar Selly


"Terserah lah yang penting enggak gabut yekaaaan" ucap salah satu murid


"Yaudah kita mulai yah"


Mereka pun menyalakan senter dari ponselnya agar lebih mendukung konsernya


Syakira pun mulai bernyanyi dengan diiringi musik yang apa adanya itu


Jangan dekat atau jangan datang kepadaku lagi


Aku semakin tersiksa karena tak memilikimu


Kucoba jalani hari dengan pengganti dirimu


Tapi hatiku selalu berpihak lagi padamu


Mengapa semua ini terjadi kepadaku


Tuhan maafkan diri ini


Yang tak pernah bisa menjauh dari angan tentangnya


Namun apalah daya ini


Bila ternyata sesungguhnya aku terlalu cinta


"Semua"ucap Selly


Tuhan maafkan diri ini


yang tak pernah bisa menjauh dari angan tentangnya


Namun apalah daya ini


Bila ternyata sesungguhnya aku terlalu cinta


Konser pun berlangsung bagaikan konser nyata dengan suara merdu dari Sisi yang diiringi alunan musik serta cahaya senter yang bergerak ke arah kiri dan kanan secara serempak membuat suasana bagaikan konser yang sesungguhnya


Setelah puas baper baperan sekarang waktunya dangdutan


Syakira dan Sisi pun langsung naik ke atas panggung"Ya sekarang waktunya kita bergoyang Semua siap digoyang"


"Siaaaaap"Penonton pun beranjak berdiri dari duduknya


Syakira pun mengambil alih mikrofon lebih tepatnya gagang pel"Musiiiik"


Pernah sekali aku pergi


Dari Jakarta ke Surabaya


untuk menengok nenek disana


mengendarai kereta malam


Jug gi jag di jug gi jag gi jug


Keretaku berangkat


Jug gi jag gi jug gi jag gi jug


Hati ku gembira


.......


Dalam sesaat kelas yang tadi dibikin baper sekarang ancur dengan nyanyian tawaan dan goyangan dengan di temani suara Syakira yang sangat pas pasan dan tentu nya sangat heboh dengan pukulan bangku ember yang menemaninya


*****


Di tempat lain terdapat Seorang pria yang sedang melewati koridor sekolah ya ia adalah Evan,,sudah kebiasaan Evan berjalan menjelajahi sekolahnya yang sudah tidak asing lagi di saat tengah tengah jam pelajaran


Tiba tiba langkah Evan berhenti melihat sebuah kelas yang sangat ramai dan heboh itu


Tetapi ia hanya Fokus pada seorang gadis yang sangat heboh dan energik dengan nyanyian yang tidak jelas ya itu adalah Syakira


Syakira terlihat jelas oleh Evan dari balik jendela karena menaiki meja meja dibawahnya


Tak disadari senyuman pun mengembang dari bibir pria yang sudah lama tidak tersenyum karena keketusannya dan ia malah tersenyum melihat hal receh yang sedang ditatapnya


"Dasar Receh"Ucapnya sambil melangkah pergi walau ia belum puas melihat kekonyolan gadis itu


Di perjalanan kembali ke kelas Evan malah terbayang kekonyolan Syakira sambil tersenyum


"Udah gila nih"Gumamnya sambil memijat keningnya


"Hay Kaka Evan ganteng"Ucap beberapa orang siswi di sampingnya


Evan pun menoleh kesekitarannya dia baru tersadar sedang melewati kelas yang sedang jamkos


Evan pun kembali memasang wajah datar dan berjalan agak cepat,,menurut nya hal itu sudah biasa mengingat parasnya yang rupawan membuat yang melihatnya terpuakau


***


"Apa apaan ini"Terdengar suara yang tegas dari seorang perempuan


seketika riuh heboh konser dadakan itu terhenti semua Siswa pun sontak melihat ke Arah Perempuan itu yang tidak lain adalah Ibu Dini guru BK yang berbadan seperti gitar


Mereka pun langsung berantusias membereskan kekacauan itu


Dan menduduki dirinya di meja masing masing


"Kalian mikir ga kalian itu udah gede udah SMA bukan anak kecil lagi sempet sempetnya buat keributan kayak gini"Tegas Bu Dini Mereka pun hanya bisa menunduk karena suara Bu Dini yang sangat keras dan terlihat marah


"Keributan kalian itu sampai ke dengar ke kantor, membuat kelas yang lain terganggu "Lanjutnya sambil memiukul meja


"Siapa yang bertanggung jawab"Tanya Guru itu


"Syakiraa Bu!"Jawab Semua siswa dengan serempak


"Lo kan yang ngasih ide Ra "Ujar Sisi dengan suara sedang


"Tapi kan-__"Syakira mencoba protes tapi benar juga memang ia yang mempunyai ide


"Syakira ayo ikut ibu ke ruang BK"Perintah Bu Dini sambil menarik tangan Syakira


"Tapi bu-__"


"Apa Mau protes"


Syakira pun mengikuti perintah gurunya


*****


Evan tersontak kaget ketika akan membuka pintu kelasnya terlihat seorang paruh baya berdiri dibalik pintu dengan posisi berhadapan dengan Evan


"Kamu kemana aja hampir satu jam pelajaran bapak kamu enggak ada"Tanya Pak Hamdan guru Matematika ye


"Kan tadi udah permisi,pak"Jawabnya


"Permisi mah permisi tapi enggak sampai satu jam pelajaran kali"Ujar Pak Hamdan ,,memeng pak Hamdan adaalh guru yang paling humoris dan juga so so anak gaul


"Ikut bapak ke ruang BK"Perintah pak Hamdan sambil mencekal tangan Evan


Evan pun menurut tanpa memeberi protes karena ia sudah terbiasa masuk keluar BK


***


Di Ruang BK


"Kenapa kamu lakuin keributan kayak gitu"Tanya tegas Bu Dini


Syakira pun spontan menjawab pertanyaan gurunya itu"Itu bukan keributan bu"Ucapnya


"Terus apa hah"


"Itu Bu karena gabut aja enggak ada kerjaan


lagian bukan saya yang beneran salah mereka juga salah kan Bu!! kalau mereka enggak setuju ya pasti konser itu enggak bakalan-__"Ucapan Syakira terputus ketika mendengar suara pintu terbuka dan mengalihkan pandangan ke asal suara


Syakira terkejut melihat seorang pria yang masih diambang pintu yang diikuti oleh seorang guru


"Loo"Ucap Syakira dan pria itu secara serempak dengan keterkejutan yang sama


"Masuk!! Nih Bu urusin anak satu ini"Ujar pak Hamdan


"Evan Evan enggak bosen bosen kamu ke BK terus ?"Ujar BuDini terheran sambil menggelengkan kepalanya


Syakira pun tertawa kecil mendengar hal itu "Langganan Bu?"Tanya nya dengan nada


mengejek


"Diem Lo"ucap Evan kepada Syakira dengan nada ngegas


"Udah cukup"ujar Bu Dini


"Dia duluan Bu"jawab Syakira


"Lah Lo lah yang duluan"Evan tidak mau kalah


"Sudah sudah kalau kalian sampe ribut kawinin sekalian"Ancam pak Hamdan dengan lelucon nya


"Najis banget hih"Ujar Evan


"Lo pikir gue mau? ih ogah banget nikah sama kulkas"Ucap Sykira dengan diselingi gerakan merinding


Bu Dini pun melerai Kedua nya"Sykira Evan sudah"Ucapnya sambil memukul meja


Mereka pun langsung terdiam


"Saya permisi dulu ya Bu !!"Izin pa Hamdan


Bu Dini mengagukan kepala tanda mengizinkan


"Evan Duduk" Suruh guru BK itu


Tanpa protes ia pun menduduki dirinya di kursi sebelah Syakira


"Syakira coba lanjutkan penjelasan kamu"


Pinta guru BK itu


"Ah ia anu kan kalau mereka enggak nyetujuin ide keren saya Enggak bakal terjadi konser itu jadi bukan sepenuhnya salah saya kan?"Jelas Syakira


"Ide keren apanya?Kamu akan dikurangi 10 poin dan teman teman kamu 5 poin"Ujar Bu Dini


'kirai mau diapain cuma dikurangin poin 10 doang'Batinnya


Tanpa permisi atau apa Syakira langsung berdiri dan berniat untuk pergi


"Eh kamu mau kemana ibu belum selesai"


Ucap Bu Dini kepada Syakira yang sudah 2 langakah dari tempat sebelumnya


Syakira pun menengok ke arah asal suara


dan menunjukan dirinya sendiri"Ibu bicara sama saya"polos nya


Bu Dini pun mimijit dahi nya "Yaiyalah Syakiraa emang sama siapa lagi"ucapnya


"Kan udah selesai urusannya"protes dirinya


"Siapa bilang hah,,sekarang kamu berdiri disini sambil mengangkat sebelah kaki sampai bel istirahat berbunyi"


Perintah gurunya


"Loh ko gitu sih Bu"


"Itu hukuman ke dua buat kamu"


"Ih ibu mah curang ih gak asik ah,,masa harus-__"Protesnya terpotong


"Ga ada protes protes"Ucap tegas Bu Dini


Syakira pun melakukan hukuman itu dengan bibir manyun


Sedangkan Evan yang sedari tadi menahan tawa melihat adegan itu malah tak kuasa untuk menahan tawa nya akhirnya pecah tawa Evan dihadapan Guru dan murid yang dihukum itu


"Apa lo Ketawa?"Ucap gadis itu dengan nada ngegas


"Evan kenapa kamu, nertawain ibu?"tuduh Bu Dini


"Enggak Bu masa Evan nertawain ibu yang bijaksana sih "Jawab Evan


"Terus Lo ngetawain gue gitu?"Ucap Syakira kesal


"Suda sudah kalian jangan ribut lagi ibu pusing nih"ucap Bu Dini"Terus kamu Evan bikin ulah apa lagi sih"


Evan terdiam


"Apa alesan kamu bolos di jam pelajaran pak Hamdan?"


"Ketoilet Bu "ketus Evan


"Masa ketoilet hampir 1 jam"


" Iya karna mules jadi bulak balik ketoilet belum juga sampai ke kelas udah mules lagi jadi gini deh"Sahut Evan berbohong


Mendengar hal itu Syakira pun tertawa "Lo makan sambel berapa kilo sih?"ejeknya


"Syakira Diam!"sahut Bu Dini


"Ya ibu maafin karena penjelasan kamu yang masuk akal juga"Lanjut gurunya


Syakira pun mencoba memprote"Enggak bisa gitu dong bu,,bisa aja ibu dibohongin sama jelmaan syetan kayak gini"


"Diem Lo mulut mereco",Cibir Evan


"Dia pasti bohong Bu,,Syakira yakin 100% deh Bu"


"Apa sih lo jangan asal nuduh,"


"Ya kenyataan nya"


"Lo tau dari mana?"


Syakira hanya mengangkat bahunya


Sedangkan Bu Dini sedang menerka Evan karena memang Bu Dini bisa menerawang dari mata seseorang apakah dia berbohong atau tidak


"Kamu di potong 10 poin,"Ucap Bu Dini


Evan terkejut dengan ucapan Bu Dini yang tiba tiba berubah pikiran dan ia takut karena poin nya sudah banyak berkurang mengingat ia sering membuat kesalahan


"Kok jadi gini sih Bu"Protes Evan


"Ga ada Protes"Ketus Bu Dini


"Gara gara Lo sih"Ucap Evan menatap tajam kepada Syakira


"Blleee Syukurin"Cibir Syakira sambil menjulurkan lidahnya tanda mengejek


'Tring 'Tring 'Tring


Suara Bel berbunyi menandakan istirahat dimulai


"Sudah istirahat kalian boleh keluar,"Ujar Gurunya itu


Mereka langsung berjalan keluar sebari mengucapkan"Assalamualaikum"Tanda permisi Secara serempak