Good Girl and Bad Boy

Good Girl and Bad Boy
DI D.O.(DROP OUT)



 


hari ini adalah hari terindah karna Gibran akan datang setelah pulang sekolah."pagi ayah"sapa Nazwa yang habis turun tangga dan menyapa ayah."pagi juga sayang,yuk kita sarapan dulu baru kamu pergi sekolah ya,oh ya kata pak Udin kamu enggak usah dijemput pulang sekolah,kenapa?"tanya ayahnya."nanti ayah tau deh,pas pulang sekolah aja Nazwa kasih tau soalnya nanti ada orang spesial yang mau Nazwa kenalin ke ayah"ucap Nazwa tersenyum dan mengambil roti tawar yang sudah disiapkan bibinya."kok ayah jadi penasaran ya,nanti ayah pulang cepet deh biar tau"ucap ayahnya penasaran."oke yah,yaudah yah Nazwa mau berangkat udah telat nih"ucap Nazwa pamit keayahnya dan pergi dengan mobil alphard nya yang dikendarai sopirnya.


sesampainya didepan gerbang setiap hari siswa-siswa disana melihatnya terus,kebanyakan laki-laki.Nazwa pun sampai dikelasnya."hai Syf"sapa Nazwa sambil menaruh tasnya di kursi."hai juga Naz"jawab Syfa tersenyum.pelajaran dimulai,Nazwa tidak bertemu dengan Gibran pagi-pagi ini biasanya dia udah ada didepan kelas Nazwa menunggunya datang."Naz tumben Kak Gibran enggak kekelas lo"ucap Syfa dengan nada pelan karna Guru sudah ada dikelasnya."hm gue juga enggak tau"jawab Nazwa bingung.


bel istirahat berbunyi."Naz kantin yuk"ajak Syfa."hmn lo duluan aja deh sama yang lain,gue ketoilet dulu"jawab Nazwa."oh yaudah nanti lo nyusul yah"ucap Syfa."oke"jawab Nazwa dan pergi menuju toilet.Syfa,Nadhia, Lisa berjalan menuju kantin dan tak sengaja lewat Gibran,Gibran oun menanyai Nazwa."hm loh Nazwa mana?"tanya Gibran."Nazwa katanya ketoilet dulu kak"jawab Lisa."oh yaudah mekasih ya".ucap Gibran dan pergi menuju kelasnya dulu karna ada barang yang ketinggalan,baru ia ketoilet menghampiri pacarnya itu.


setelah selesai dari toilet datang lah Niken dan teman-temannya dan menutup pintu toilet."kan udah gue bilang,gue bakal buat hubungan lo sama Gibran hancur"ucap Niken sambil mencekek leher Nazwa dengan keras membuat Nazwa sulit bernafas."kak ke..kenapa sih lo se...selalu ganggu hi..hidup gue,dan kak Gibran pun juga udah pernah bilang ke lo kalau di..aa enggak suka sama lo"ucap Nazwa agak macet-macet karna sesak nafas."eh lo tuh kalau udah salah engak usah nyolot"ucap Gabriel sambil menggores pipi Nazwa dengan silet membuat Nazwa teriak kesakitan."sayang kamu disitu kan,Naz"ucapan Gibran membuat Niken dan teman-temannya panik."Gibrann tolo.."mulut Nazwa langsung ditutup dengan tangannya.


Gibran pun tanpa lama langsung mendobrak pintu wc perempuan dan melihat Nazwa tergeletak dilantai dengan keadaan sesak nafas dan darah yang mengucur dipipinya karna disilet oleh Gabriel,Gibran pun langsung mengahampirinya dan menyederkan dipaha Gibran."Bran ni..niken sama temennya ya..yang la..la...lakuin ini ke aku Bran,dia kabur lewat pintu darurat dan aku punya rekaman dia lu..lukain aku Bran sama temennya "ucap Nazwa setengah sadar.


**FLASHBACK**


 


 


"sayang kamu bertahan yaa aku mau cari bantuan"ucap Gibran panik dan pergi mencari bantuan.dia langsung pergi keruang guru,guru-guru pun ikut panik dan langsung menghubungi ambulance untuk dibawa kerumah sakit.Berita ini sudah tersebar keseleruh siswa.temen-temen Nazwa pun juga nyusul kerumah sakit dengan memesan taksi online."sayang aku mohon tahan"ucap Gibran yang mukanya mulai memerah,sungguh ia takut kehilangan pacarnya itu.dan setibanya di rumah sakit Nazwa langsung masuk keUGD dan diperiksa,Nazwa dipasangkan oksigen dihidungnya karna sesak nafas.


Pak Danang menghubungi ayahnya Nazwa,langsung ayahnya panik tak karuan ia sudah trauma kehilangan istrinya kini anak satu-satunya sedang terluka ia sungguh sangat panik.Gibran menunggu didepan Ruang UGD dengan tidak tenang tiba-tiba aja datang temen-temennya Nazwa dengan muka yang panik dan khawatir juga."kak kenapa Nazwa bisa kayak gini"ucap Syfa sambil menangis."ya kak,kenapa Nazwa bisa tiba-tiba kayak gini"sambung Lisa."harusnya kita enggak ninggalin dia tadi"ucap Nadhia menyesal."yang ngelakuin Niken sama temen-temenya"ucap Gibran menundukkan kepalanya dan menggaruk-garuk rambut belakangnya yang tidak gatal itu."hah kenapa dia lagi sih,apa yang dia mau emangnya"ucap Nadhia."emang enggak ada hati tu orang,awas aja kalau udah ketemu"ucap Syfa.dan tiba-tiba bapak-bapak yang mengenakan jas hitam dengan dasi didalamnya datang dan menangis."dimana anak saya"ucap ayah Nazwa sambil menangis."om ini ayahnya Nazwa?"ucap Gibran."iya saya ayahnya,sekarang dimana dia"jawab ayahnya Nazwa."anaknya om diruangan UGD lagi diperiksa"ucap Lisa.


setelah hampir 30 menit akhirnya dokter pun keluar."permisi apakah ada keluarga Nazwa disini?"ucap Dokter itu."saya,saya ayahnya gimana keadaan anak saya dok?"ucap ayah nya tidak tenang."anak anda baik-baik saja cuman ada beberapa goresan yang ada dipipi anak anda"jawab dokter tersebut."apakah saya boleh masuk?"tanya ayahnya kepada Dokter itu."boleh pak silahkan"jawab Dokternya dan mereka masuk keruangan tersebut."Naz maafin aku,aku enggak bisa jagain kamu"ucap Gibran menyesal."anak ini siapa,seperti panik sekali dengan Nazwa"ucap ayahnya dalam hati."nak kamu siapa nya Nazwa?"tanya Ayahnya kepada Gibran."sa..saya pacarnya om,saya Gibran"jawab Gibran menghapus air matanya.dan ayahnya Nazwa hanya tersenyum karna belum waktunya iya bertanya pada situasi begini."siapa yang bikin Nazwa begini?"ucap ayah Nazwa kepada Gibran dan temannya Nazwa."Niken om sama temen-temennya,dia udah ngelakuin ini ke Nazwa ucap Gibran."saya akan langsung men D.O. mereka"ucap Ayahnya Nazwa.Gibran dan teman-temannya pun tau kalau pemilik sekolah itu adalah ayah ya Nazwa.Gibran salut kepada Nazwa yang tidak pernah sombong atas kekayaan yang ayahnya miliki.


Gibran telah memberitahu kepada pak Dandang dan memberikan rekaman itu kepada pak Danang,kepala sekolah SMA Gascar.Niken dan teman-temanya pun dikeluarkan dari SMA Gascar.Nazwa sadar dan dibawa pulang dengan ayahnya karna sudah diperbolehkan pulang.dan teman-temannya balik kesekolah karna mereka belum pulang.Gibran? dia juga kesekolah dan sebelum kesekolah iya pamit dan mencium kening Nazwa lembut untung ayah nya Nazwa lagi mengurus obat-obat yang harus dimakan oleh Nazwa diapotik rumah sakit.