Find My One And Only

Find My One And Only
Part 7 Benarkah beliau menyukaiku..?



Saat malam hari aku kepikiran dengan Sava,


Apakah dia benar-benar marah denganku,


Aku ingin menghubunginya tapi aku lupa minta nomor hp nya,


Dan tiba-tiba hp ku bergetar


Drttt... Drtttt...


Aku kira itu Sava karena yang masuk adalah nomor baru


"Hallo Sava assalamualaikum, aku minta maaf ya soal tadi, karena aku... kamu jadi telat masuk kelas, aku mohon kamu jangan marah, aku tak tenang jika kamu marah padaku, please...."


"Hhhhh... waalaikum salam"


Seketika aku langsung bingung karena yang menjawab adalah seorang lelaki,


"Hallo.. ini siapa ya..?"


"Apa kamu sungguh tidak mengenali suara saya..?"


"Maaf.. saya tidak tau kamu siapa, saya kira kamu teman kuliah saya.."


"Saya yang tadi mengantar kamu pulang"


"Haaa.... Mr. Andra... Ma.. maaf Mr, saya kira tadi teman saya, saya minta maaf ya Mr. Andra..."


"Hhhh... Safya.. Safya.. kamu ini lugu sekali, selalu saja meminta maaf padahal kamu tidak bersalah, oh iya.. saya menelpon kamu karena ingin mengingatkan soal ajakan saya tadi.. kamu tidak lupa kan..?"


"Oh.. ti.. tidak kok Mr, saya tidak lupa.. Mr. Andra seharusnya tidak perlu repot-repot mengingatkan saya lewat telepon, Karena besok kita kan bertemu di kampus.."


"Besok saya tidak masuk, akan ada dosen lain yang menggantikan saya"


"Mmm.. kalau boleh tau kenapa Mr. Andra tidak bisa masuk besok..?"


"Saya harus mengantar ibu saya check up ke rumah sakit... Ada apa..? Apa kamu keberatan kalau saya tidak bisa masuk...?"


"Ha.. tidak tidak Mr, bukan seperti itu"


"Hhh.. iya iya.. saya hanya bercanda, sudah kamu tidur sana, maaf saya mengganggu waktu istirahat kamu.."


"Oh tidak apa-apa Mr, saya sama sekali tidak merasa terganggu karena kebetulan saya belum bisa tidur"


"Hmm.. ada apa ni kamu belum bisa tidur..? Jangan-jangan kamu sedang memikirkan sesuatu ya...?"


"Hehe.. bukan apa-apa kok Mr.."


"Safya.. kamu tidak usah sungkan dengan saya, kalau kamu ada masalah cerita saja pada saya.. Mungkin saya bisa bantu.."


"Gk pp kok Mr, saya baik-baik saja"


"Kamu yakin..?"


"Iya Mr.."


"Ya sudah kalau begitu kamu langsung tidur ya... Good night, assalamualaikum"


"Good night too sir, waalaikum salam"


Mr. Andra pun langsung menutup teleponnya


"(aku tak tau, apa perhatian yang diberikan Mr. Andra itu wajar-wajar saja karena aku adalah salah satu mahasiswinya..? Atau mungkin... Ahh.. tidak mungkin.. tidak mungkin dosen perfect seperti dia menyukai mahasiswi biasa sepertiku)"


Ucapku dalam hati


Akhirnya aku pun tidur..


Keesokan harinya seperti biasa pk Bian mengantarku ke kampus,


Saat diperjalanan..


"Pk Bian, saya minta maaf ya kemarin tidak mengabari pk Bian untuk menjemput saya.."


"Ohh tidak apa-apa non, nyonya sudah cerita kalau kemarin non diantar pulang oleh boyfriendnya non kan, selamat ya non.. Non Safya hebat.. baru beberapa hari disini sudah bisa mendapatkan boyfriend seorang dosen.."


"Haa.. Tante bilang begitu..? Pk Bian jangan salah sangka dulu, orang yang mengantar saya kemarin bukan pacar saya, dia hanya dosen saya pk"


"Wah.. tapi nyonya bilang, dia boyfriendnya non Safya"


"Bukan pk, mana mungkin dosen seperti beliau bisa menyukai saya"


"Hh.. kenapa tidak non, non Safya ini seorang gadis cantik dan sangat baik, siapa yang tidak akan jatuh hati pada non, lagian keluarga tuan dan nyonya sudah sangat kenal dengan Den Antonio, dia itu sangat baik pada siapa pun, dia pun penyayang keluarga, dan yang pasti agamanya pun bagus non, jadi non tidak akan menyesal jika mendapatkan den Antonio"


"Hhh.. bisa saja pk Bian.."


Akhirnya aku pun sampai di kampus


Saat akan berjalan masuk,


Aku melihat Sava sedang berjalan ke arah kelasnya,


Aku pun langsung menghampirinya,


"Sava.. tunggu.."


Aku langsung menarik tangannya dan menghentikannya,


Dia berhenti tapi buang muka dariku,


"Sava... Aku tau kamu masih marah.. aku benar-benar minta maaf, kamu jangan marah lagi please... Maafkan aku ya..."


"Hhhh... Hhhhh...."


"Kamu kenapa tertawa..?"


"Safya.. Safya.. kamu kira aku benar-benar marah padamu?? Tentu saja tidak.. kemarin itu kelasku kosong jadi tidak ada materi... Hhhhh.. akhirnya kamu kena juga aku bohongi.."


"Haa... Jadi kemarin kamu tidak telat...? iiiihhhh... Lalu kenapa kamu tega membohongiku..?"


"Hhh... Iya.. iya.. maaf.. aku hanya ingin membalasmu karena sudah meninggalkanku begitu lama makan sendirian di kantin.."


"Dasar kamu ya.. kamu tau, aku sampai kepikiran dan tidak bisa tidur karena itu.."


"Hhh.. sudahlah.. jadi kenapa kamu bisa lama sekali kemarin berada di mushola..?"


"Ohh.. itu.. aku kemarin bertemu salah satu temanku yang pertama kali aku temui di negara ini"


"Haa.. benarkah.. siapa dia..? Laki-laki atau perempuan..?"


"Laki-laki namanya Kyoraf Ali Ardewabil"


"Haa.. dia tampan tidak..?"


"Sava.... Berhentilah memandang laki-laki dari ketampanannya.."


"Hehe... iya.. iya.. btw kamu kemarin dihukum apa dengan si dosen tampan itu..? Secara universitas disini kan sangat ketat, kamu telat 1 menit saja akan mendapatkan hukuman yang sangat berat, apalagi 15 menit"


"Haa... Tidak ada..? Seriously..?"


"Iya serius, tapi aku disuruh menemaninya dinner besok malam"


"Haaaaa..... Really.... OMG...........!!!!!! kamu beruntung sekali bisa pergi dinner dengan dosen tampan seperti dia.. aku rasa dosen itu menyukaimu deh.."


"Haa.. ya tidak lah... Mana mungkin..."


"Kenapa tidak...? Kalian berdua cocok kok.."


"Bukannya kamu menyukainya..?"


"Safya.. aku memang menyukainya.. tapi kalau memang dia menyukaimu aku pasti akan mendukungnya, karena aku ingin sahabatku ini bahagia"


"Aaa... Terimakasih.."


"Sama-sama.. ya sudah ayo ke kelas, nanti kamu telat lagi.."


"Hehe.."


Kami pun langsung masuk ke kelas masing-masing


5 menit kemudian akhirnya datang seorang lelaki ke kelasku..


"Morning semua.."


"Morning sir.."


Ucap kami kepada lelaki itu


"Berhubung Mr. Andra tidak dapat mengajar kalian hari ini, jadi saya yang akan menggantikan beliau, Perkenalkan saya Jovian Edgar Wedarbi, saya adalah dosen pengganti di fakultas penerbangan ini... Apa ada yang ditanyakan..?"


"No sir.."


"Kalau begitu kita langsung saja melanjutkan materi dan kalian tidak perlu memperkenalkan diri karena Mr. Andra sudah memberi saya list nama-nama mahasiswa disini beserta urutan duduknya... Ohh tunggu.. disini ada satu mahasiswi ya..? Firsafya Asdrei Erzac.."


"Yes sir..."


"Wow.. kamu yakin memilih jurusan ini..?"


"Ya sir, saya yakin"


"Hebat... Sangat hebat.. sebelumnya tidak pernah ada mahasiswi yang masuk fakultas ini... Saya salut sama kamu"


"Terimakasih Mr.."


"Ya silahkan duduk"


"Kalau begitu mari kita mulai kelas...."


Akhirnya pukul 11:00 AM kelas sudah selesai, karena hari ini hari Jumat jadi kami bisa pulang cepat, aku ingin menghampiri Sava dikelasnya, tapi saat aku sampai disana kelasnya Sava sudah kosong, aku pun segera menghubungi pk Bian untuk menjemputku,


Saat aku ingin menelpon pk Bian, tiba-tiba seseorang mengambil hp ku dari belakang,


Saat aku menoleh ke belakang..


"Kenapa menelpon pk Bian...? Kalau sudah ada yang menjemputmu disini.."


Ucap laki-laki yang mengambil hp ku yang ternyata adalah Mr. Andra


"Mr. Andra...... Bagaimana mungkin Mr ada disini..? Bukannya Mr, akan ke rumah sakit..?"


"Kamu kira butuh berjam-jam untuk check up..? Kebetulan dokter ibu saya adalah kk ipar saya jadi ya kami bisa langsung bertemu dokternya tanpa membuat janji"


"Ohh begitu ya Mr, tapi Mr. Andra saya bisa pulang dengan pk Bian kok, jadi Mr. Andra tidak perlu repot-repot menjemput saya lagi, saya tidak enak dengan mahasiswi lain Mr. Andra"


"Saya itu dimintain tolong dengan Tante kamu untuk menjemput kamu.. kebetulan pk Bian sedang mengantar Tante kamu.. katanya ada urusan.."


"Mmm tapi Mr, saya tidak ingin merepotkan Mr. Andra, saya bisa naik taksi"


"Safya... Kamu mau saya dimarah dengan tantemu..?"


"Bukan begitu Mr.. tapi..."


"Sudahlah.. ayo kita pulang..."


Mr. Andra langsung menarik tanganku menuju mobilnya


Saat diperjalanan


"Kamu jangan lupa ya besok malam"


"Iya Mr. Andra"


"Oh iya kamu jangan panggil saya Mr kalau bukan dikelas.. panggil Bang aja atau kk atau mas, saya berasa tua kalau dipanggil pk.. ya walaupun saya memang udah tua, tapi umur kita hanya beda 11 tahun, tidak jauh banget kan bedanya.."


"Hehe.. iya kk.."


"Gimana tadi pembelajaran dikelas..? Membosankan kah kalau tidak ada saya..?"


"Emmm.. ya begitulah kk, pembelajaran berjalan dengan baik"


"Ohh iya... Si Edgar genit gk ke kamu..? Kalau dia berlaku tidak sopan bilang aja ke saya, akan saya beri pelajaran dia.."


"Gk kok kk.. Mr. Edgar mengajar sangat baik"


"Syukurlah kalau gitu.. soalnya Edgar itu adik kelas saya dulu, dia sangat menghormati saya, jadi mana berani dia mengganggu orang yang saya sukai...."


Seketika aku langsung tersedak mendengar ucapan Mr. Andra


"Safya kamu kenapa..?"


"Gk pp Mr.. saya baik-baik saja"


"Kamu nervous ya..? Sudah santai saja... Anggap saja kita sudah kenal lama.."


Aku hanya tersenyum membalas ucapan Mr. Andra..


Firsafya Asdrei Erzac



Ghesava Kaimzee Eqswita



Jovian Edgar Wedarbi



Antonio Andravit Aczean