
Beberapa hari kemudian
Gust terbangun dari tidurnya , dengan suasana hati kalut , "hoam" sambil melihat jam menunjukan pukul , 07.15 , ternyata gust kesiangan kemudian ia pun bergegas mandi dan pergi kesekolah
Sesa'at gust pus sudah tiba di sekolah
PAPAN MADING (hasil kelulusan)
Gust pun pergi menuju papan mading untuk melihat hasil ujiannya di mading , gust pun tanpa susah mencari namanya , karna namanya terletak di urutan ke tiga , yups gust lulus dengan nilai mat:97 , bhs : 86 , bhs ing : 82 , ipa : 98 , nilai yang memuaskan pantas ia masuk 3 besar nilai terbaik .
Setelah gust melihat hasil nilainya iya pun bergegas pergi ke kelas untuk menemui third dan cesta
Sesampainya di kelas third menyambut gust dengan ucapan slamat "wey bos , slamat ya nila kau sangat bagus" ucap third sambil menepuk pundak gust
"hemb" jawab gust, dan bertanya "kau sendirian di mana chesta..?" tanya gust yang tak melihat batang hidung chesta sama sekali
"oh .. Dia sedang tak enak badan" jawab third "serius ..? Bagaimana keadannya sekarang ...?" tanya gust memastikan keadaan chesta .
"Dia sudah membaik kok , tapi karna mama khawatir jadi tidak di perbolehkan masuk sekolah dulu" jawab third .
"ya sudah , kalo begitu nanti sore, aku akan menjenguknya" , jawab gust , saat mereka mengobrol tiba tiba guru datang membagikan hasil kelulusan ,
Bu guru pun mulai membagikan hasil kelulusan itu , guru punmemanggil nama mereka satu satu , "tono.....,agil....,calista....,bela.....,jesi,....elios." panggil buguru ,mereka pun mengambil hasil ujian mereka masing masing , tak terkecuali gust , "selanjutnya gust" panggil bu guru , gust pun maju kedepan mengambil hasil ujiannya , "ini gust , selamat ya kamu masuk 3 besar" puji guru gust "trimakasih bu" ucap gust , setelah itu gust kembali ke tempat duduk nya.
Setelah pembagian hasil ujian , para murid pun pulang , tak terkeculai gust , "eh bos aku pulang dulu" sapa third , "ok" jawab gust , sembali berjalan menuju arah rumahnya .
Sesampainya gust di rumah , ia pun langsung masuk kekamarnya , tanpa memyapa orang rumah , karna dia masih sedikit kecewa dengan sikap mamanya waktu itu .
Gust pun ganti baju , kemudian melihat hasil kelulusannya , dengan ragu ragu ia menuju kamar mamanya yang beristirahat untuk memberikan hasil ujiannya , tanpa ia sangka ternyata mama nya sudah tidak marah dengan gust , mamanya kembali hangat seperti kemarin saat sebelum mereka beradu argumen .
"ma ini nilai hasil ujian ku" ucap ku sembari menyodorkan hasil ujiannya .
"hemb nilaimu sangat bagust nak , selamat ya mama bangga dengan kamu" ucap mamanya sambil memengang tangan gust memberi selamat , "em iya ma aku pergi dulu " balas gust lirih ,
Saat gust hendak meninggalkan kamar mamanya , tiba2 mamanya mengatakan kata yang membuat gust senang .
"nak apa kamu masih ingin bersekolah di academi shawland..?" tanya mama gust . "sudah tidak kok ma , dari pada mama kecewa dengan gust , lebih baik gust bersekolah di sekolahan yang mama pilih" ucap gust memastikan mamanya .
"tidak nak mama yang salah , mama egois karna ketakutan mama" kata mama gust "tidak mah mungkin waktu itu gust hanya tergiur oleh beasiswa yang gust dapatkan , tanpa memikirkan perasaan mama"ucap gust
"tidak gust , jika kau ingin mengejar keinginanmu mama tidak akan melarang mu" ucap mama gust sambil mengelus rambut gust , "serius ma..?" tanya gust memastikan , mamanya pun mengangguk dengan tersenyum , dengan raut waja bahagia gust kemudian memeluk mamanya dengan berkata "trimakasih ma" ucap gust , mamanya membalas pelukan gust dengan berkata "iya nak" jawab mamanya
Kemudian gust teringat bahwa ia akan mengunjungi chesta ,gust pun kemudian berpamitan dengan mamanya , "ma aku pamit pergi menjenguk chesta" pamit gust , "iya kamu pergilah hati hati jangan ngebut ya" ucap mamanya , gust pun meninggalkan mamanya yang berada di kamar .
Gust pun pergi menuju rumah chesta dengan perasaan senang , sebelum pergi ke rumah chesta ia mampir ke supermarket untuk membeli snack kesuka'an third dan chesta .
Waktu bersamaan pak hanz menghampiri tina yang beristirahat di kamarnya , dengan bertanya "Tidak apakah nak tina ..?" tanya pak hanz dengan nada khawatir , "tidak apa2 pak , gust akan baik baik saja" jawab tina dengan tersenyum
"Aku sangan menghawatirkan nya" kata pak gust dengan gelisah , kemudian pak hanz berbalik untuk pergi dari kamar tina
Tapi tina menghentikan pak hanz "pak hanz tunggu" cegah tina , kemudian pak hanz menhentikan langkahnya berbalik ke arah tina , "mungkin aku akan pergi ke organisasi esok atau lusa ," ucap tina kepada pak hanz
"secepat itu..?" tanya pak hanz deng rau muka terkejut . "sudah tidak ada waktu lagi pak" jawab tina sambil memandang keluar jendela .
Gust pun sampai di rumah tina "tok tok tok" suara ketukan pintu "permisi" salam gust , setelah gust salam tiba tiba ada wanita paruh baya membukakan pintu "oh nak gust , bibi kira siapa , ayo masuk " ucap wanita paruh baya itu .
"ah bossss" sapa chesta dengan bertriak , "nih" kata gust sambil memberikan sekantong snack kesukaan chesta . "apa ini bos ,wah... makasih ya udah repot repot" ucap chesta sambil memilih milih snack yang akan ia makan . Gust pun menjawab "hemb"
"boss punyak ku mana , ??? Sungguh pilih kasih kau" ucap third yang tiba tiba menghampiri chesta dan gust , "hais itu di kantong , pilih saja" ucap gust smbil menggelengkan kepala . Mereka pun berbincang bincang dengan mereka hingga hari berganti malam . Gust pun berpamitan pulang
"ku pulang dulu ya " pamit gust ... Sambil menuju halaman rumah third "eh bos tunggu" kejar chesta , "ada apa..?" tanya gust sambil menghentikan langkahnya , "gini emb anak2 fans club kamu ingin memberikan bingkisan saat wisuda" jawab chesta . "udah gak perlu" jawab gust , sambil menepuk bahu chesta dan melangkah menuju mobilnya , "yah bos" kata chesta sambil cemberut
"udah bingkisannya untuk ku saja" saut third , dengan muka percaya diri . "ngipi sana" ejek chesta smbil pergi meninggalkan third yang masih di teras rumah , "dasar wanita yang tak bisa di pahami, percuma bos tak akan menerima" gumam third sambil menutup pintu rumah .
Kemudian setibnya gust di rumah ia , bergegas mandi , saesaat setelah mandi tiba tiba handphone nya bergetar menandakan ada pesan masuk , saat ia melihat handphone nya benar saja ada pengumuman dari chesta bahwa mereka akan mengadakan party perpisahan di rumahnya
[pengumuman bagi anak kelas 3e , besok saya menyelenggarakan party kelulusan di rumah ku , akan ada acara seru mulai dari coret* seragam , bakar bakar , dan tentunya selfi selfi , oh iya besok di wajibkan menggunakan sragam biru putih ] ketik chesta di grup chating mereka , gust pun tersenyum dan geleng geleng smbil bergumam "acara apa lagi ini , dasar chesta" gumam gust .
Keesokan harinya , gust tiba di rumah chesta dan third dengan dandanan ala ala k.popers , yang tentu saja stylist nya adalah mamanya sendiri , 😂😂 ,banyak pandangan kekaguman yang tertuju padanya , tak terkecuali bunga sekolah .
"emb gust dari mana saja baru datang..? tanya bunga desa dengan muka di manis maniskan . "kesiangan" jawab gust sambil terus jalan menuju segrombolan anak laki laki , bunga sekolah pun tampak kesal ,
"sudahlah bunga sekolah , kmu jangan sewot , bos memang begitu" sela chesta , "kenapa kamu bisa dkat dengan gust" kata bunga desa smbil melihat chesta dari atas hingga bawah "karna ku tulus" jawab chesta sambil setengah mengejek bunga desa , oh iya chesta dan bunga sekolah tidk begitu rukun , ya tau lah karna apa
"hay gust" sapa ketua kelas , "hey" jawab gust sambil melambai kan tangannya . "bos" kaget third sambil menepuk bahu gust , gust pun sepontan terkejut , " apaan kamu ini" ucap gust . "hehe iseng" jawab third sambil meringis , gust tak menjawab hanya geleng geleng
Acara pun di mulai dari makan makan , coret coret baju seragam , dan kemudian foto foto , gambaran thirt yang mengatur waktu cameranya"woy cepetan" triak salah satu anak yang tak sbar untuk.berpose "nih sudah" kata thirt sambil kembali ke barisan foto untuk berpose "geser kanan " kata salah satu komando foto mereka ,
Waktu pun berlalu tak terasa , hari mulai gelap , mereka pun bergegas pulang sambil berpamitan , "bay chest kita cabut ya" ..."oh oke" jawab chesta , "bos mau pulang kah..?" tanya third , "heem" sambil mengangguk kan kepalanya
Tiba tiba bunga sekolah pun menyegat gust dan berkata "emb gust aku tidak dapat taxi nih apa kmu bisa mengantarku" pinta bunga sekolah dengan raut muka di manis maniskan , tiba tiba chesta datang menghampiri dengan berkata "rumah mu kan beda jalur dengan bos , kenapa gak sama ketua kelas aja yang searah jalur , ya kan ketua kelas" saut chesta sambil memndang ketua kelas , di sela sela chesta bercloteh tadi gust pun sudah masuk mobil , tiba tiba bunga sekolah tersadar "loh gust kenapa.aku di tinggal..?" kata bunga sekolah .."bay chest" ucap gust sambil melajukan mobilnya
"kenapa sih kau , kmu sirik kan gust mau mngantr aku " tanya bunga sekolah kepada chesta , "ngapain" jawab chesta smbil pergi meninggalkan bunga sekolah
Sesampainya gust di rumah ,"aku pulang" ucap gust seperti biasanya "astaga baju kamu kenapa gust ??" tanya mama gust yang terkejut melihat baju anaknya . "biasa ma" jawab gust singkat , "sudah sana cepat mandi kemudian istirahat , ingat besok kmu wisuda" seru mamanya "ok mah"
Gust pun kemudian menuju kamarnya , menganti baju dan mandi , "huft hari ini melelahkan" kata gust sambil memejamkan mata .
Tiba di hari dimana gust akan melaksanakan wisuda , sambil berkata sambil bertriak ke mamanya "ma serius hari ini aku memakai jas ini??" tanya gust . "iya , coba kmu kesini mama mau lihat" seru mama gust sambil memakai antingnya , gust pun menghampiri mamanya sambil malu malu , saat mamanya melihat gust mamanya pun langsung spheacles melihat anaknya yang begitu tampan mengenakan jas yang iya pilihkan
"astaga anak mama , gust kamu keren banget" puji mamanya "apaan sih ma" elak gust denfan pipinya yang merona itu .
"ayo gust keburu telat" kata mamanya , "iya ma " jawab gust sambil memakai sepatu yang di belikan mamanya juga .
Saat di sekolah , thirt , chesta datang bersama mamanya , begitupun gust yang tidak sengaja datang bersamaan dngan thirt dan chesta . Dengan gaya stylist mereka , banyak mata memandng kagum ,
Acara wisuda pun dimulai , semua siswa menjalankan acara ini dengan khitmat , tak terkecuali mereka bertiga . Tangis haru pun pecah saat para guru melepas murid murid kemudian acara ini di akhiri dengan berfoto perkelas dan dengan orang tua masing masing.
" Nak happy Graduation , selamat atas kelulusanmu " Ucap mama gust , sambil memberikan sepuket bunga kepada gust
Tiba tiba segrumbulan anak perempuan menghampiri gust untukmemeberikan cinderamata kepada gust " Gust ini dari kita fans club gust tapi jangan lihat isinya tapi lihatlah keikhlasan dari kita " ucap salah satu anggota fans club . " Ah terima kasih aku akan menerimanya " jawab gust ." Ok bay " ucap salah satu anggota fans club dan mereka pun pergi meninggalkan gust.
" Ehem , ternyata anak mama populer ya sampai ada fans clunya " Goda mama gust "Apaan sih ma " Ucap gust dengan pipi merona. " Mama bangga tau punya anak yang terkenal di sekolahnya udah pintar tampan baim pula walau selalu dingin dengan mamanya " gurau mamanya " apaan sih ma ayo pulang" jawab gust dengan pipi memerah mamanya pun bergegas menuju mobil sambil terus menggoda gust yang tampak malu malu
Saat di perjalanan gust memandangi bingkisan dari fansclubnya " Hari ini sangat indah " gumam gust dalam hati.