
Mlam ini begitu sunyi , semua murid academi tertidur lelap tanpa mereka kira , akan diadakan kelas malam untuk murid kelas berbakat .
"pak ramon apa kita laksanakan sekarang ujuian ini..?" tanya kepsek michael "kenapa tidak tadi pagi aku melihat mereka begitu kompak" ucap pak ramon kepada kepsek michael . "ok karna bapak pembimbingnya mungkin bapak lebih paham mereka" ucap pak kepsek michael
Ujian untuk mereka pun dimulai pada malam ini , "test test" suara dari speaker kamar mereka "ugh ada apa ini" kata baryu sambil menggaruk nggaruk kepalanya
"uh apa ini" ucap kimmy sambil berusaha bangun . "anak anak silahkan kalian kumpul di kelas berbakat siapa yang datang akan semakin banyak memproleh poin" ucap pak ramon dari balik speaker ,
Karna mereka ingin memdapatkn poin banyak mereka pun berlarian dengan baju seadanya menuju ruangan kelas berbakat , karna gust belum tidur ia pun datang lebih awal di kelas berbakat , di susul baryu , andrew , kimmy , obie , chesta , yuna , rose dan terakhir third .
Kemudian pak ramon mengumumkan poin terbanyak di miliki gust yang datang lebih awal , kemudia pak ramon mulai membagi mereka menjadi 2 tim" kata pak ramon.
Tim pertama :
1. Gust
2. Andrew
3. Kimmy
4. Rose
Dan di pimpin gust
Tim kedua
1. Baryu
2. Obie
3. Chesta
4. Yuna
5. Third
Dan di pimpin baryu
Kemudian pk ramon memberikan ujian tim ini yaitu "kalian harus mengumpulkan bendera setiap bendera memiliki poin sendiri sendiri" ucap pk ramon menjelaskan
Bendera merah : 10 poin
Bendera jingga : 20 poin
Bendera kuning : 30 poin
Bendera hijau : 40 poin
Bendera biru : 50 poin
Bendera ungu : 60 poin
"apa kalian paham ..?" tanya pak ramon "paham pak" jawab mereka serentak
Mereka pun menyusun siasat karna gust ketuanya gust pun memimpin mereka mengambil bendera "kita tidak boleh berpencar , apapun itu" ucap gust emudian mereka berjalan mengelilingi sekolah untuk mendapatkan bendera .
Disisi lain , "klompok kita kan 5 bagaimana jika kita berpencar" ucap baryu "tapi bukannya semakin sulit , kita kan di wajibkan berkelompok" ucap cehesta "sudahlah aku kan ketuannya kalian ikuti perintah ku , kmu third chesta dan yuna , kemudian aku dn obie" ucap baryu "baiklah jawab yuna" merek pun berpencar obie dan baryu ke arah timur . Third , chesta dan yuna ke arah barat .
Kemudian andrew berbicara "coba kau cek barang barang ini , apakah kau menemukan jejak pak ramon menaruh bendera ungu dimana ," ucap andrew kepada rose "benar rose kau kan mempunyai penglihatan masalalu dengan hanya menyentuh barang itu" lanjut kimmy "ok akan ku coba" jawab rose sambil menyentuh semua tembok hingga pohon pohon ,
Akhirnya rose mengetahui dimana letak bendera ungu "ah aku melihat bendera ungu itu di letakkan di ruang kelas kita" ucap rose dengan pasti kemudian gust berkata "bagaimana kalu aku dan rose yang mengambil bendera itu , dan kalian lanjutkan pencariannya , jika aku sudah menemukan benderanya kalian akan aku telefon bagaimana?" usul gust "benar itu akan mempercepat kita memdapatkan poin" ucap andrew
Kemudian mereka berpencar , saat gust dan rose hampir sampai di kelas tiba tiba mereka mendengar suara langkah kaki yang menuju kelas itu juga , gust dan rose pun bersembunyi di semak semak , dan benar saja ternyata obie dan andrew menuju kelas itu
"tempat persembunyian aman itu pasti tempat yang paling berbahaya , pasti ada di dalam kelas" kata obie memastikan third "ok aku akan menggunakan jurus teleport ku agar cepat lebih sampai" baryu pun mulai menggunakan teleportnya
"jalan satu satunya aku harus menggunakan pengendali waktuku" gumam gust , "rose dimana pak ramon menaruh bendera itu..?" tanya gust , "sebentar" ucap rose memejamkan mata , "emb di laci meja pak ramon" kata rose "emb oke"
Di sisi lain di ruang kepala sekolah tiba tiba pak ramon terlihat kaku , pak michael yang tersadar akan pemberhentian waktu itu melihat jam dinding , benar saja ada yang memberhentikan waktu , "pak" panggil pk michael kepada pak ramon , "ah kenapa jam berhenti berdetak , apa ada yang menggunakan pengendalian waktu..?" ucap pak ramon bertanya tanya "mungkin , apakah bapak tau siapa dia" jawab pak michael "sepertinya tidak ada di kelas berbakat , pengendli waktu" kata pak ramon mengingat ingat .
"apa mungkin gust .?" pikir pak ramon dalam hati "tapi tidak mungkin energinya belum terbangkitkan" pikir pak ramon dalam hati "suadahlah" kata pak ramon ,
Setelah gust berhasil memgambil bendera ungu ia kembali ke semak semak tempat ia bersembunyi untuk menemui rose yang masih mematung , kemudian pun gust memejamkan mata sambil bergumam "berjalanlah kembali" ucap gust "gust , bendera ungu..?" ucap rose yang shyok melihat tiba tiba gust sudah mendapatkan bendera itu "hehe sudahlah kita sebaiknya menemui mereka" ucap gust mengalihkan topik , kemudian mereka bergegas kembali menemui andrew dan kimmy
Tiba tiba saja baryu muncul di ruangan pak kepala sekolah , pak ramon dengan pk michael pun terkejut , "hehe maaf pak saya salah mendarat" ucap baryu sambil memperlihatkat raut muka malu "mungkin kmu harus lebih berkonsentrasi lagi" ucap pak michael , "baik pak saya permisi dulu" kata bayu sambil berlari menuju ruangan kelas berbakat , karna ia takut slah tempat ia pun berlari .
"uh kemana sih si baryu" ucap obie , yang menantikan baryu , akhirnya obie memutuskan memasuki ruang kelas berbakat sendiri , tapi obie tak menemukan apapun "sial tidak ad benderanya" ucap obie , kemudian baryu datang "sory sory tadi aku tersesat" ucap baryu smbil ngos ngosan "sudahlah benderanya tidak ada
"yey kita mendapatkan benderanya" ucap chesta , yang mendapatkan bendera kuning
"semoga baryu dan obie juga berhasil" ucap third
"yes dapat jingga semoga saja mereka berhasil memdapatkan bendera ungu itu" ucap kimmy "ya jika beruntung" jawab andrew "huh dasar" gumam kimmy dalam hati
Saat baryu dan obie berjalan menyusuri gudang tiba tib ia melihat sekilas bendera biru , "tunggu bar" ucap obie "apa" jawab bayu baryu menikuti obie yang mengajaknya ke tong sampah di depan gudang "yes benar kan kita mendapatkan bendera biru" ucap obie "wah benar
Saat gust dan obie menuju timnya , tiba tiba rose berhenti "gust aku mengetahui letak bendera kuning" ucap rose "benarkah dimana..?" tanya gust "di dalam tong smpah itu" ucap rose "apa" kata gust , kemudian gust mengambil bendera itu di dalam tong sampah , .
"test . Silahkan kalian kembali kekelas , waktu sudah habis" ucap pak ramon di balik speaker , mereka pun bergegas menuju kelas mereka ,
Dan mengumpulkan bendera itu ke pak ramon , "wah poin kalian selisih 10 poin saja ya" ucap pak ramon ,
"saya akan umumkan poin tertinggi"
Gust : 180 poin
Baryu : 150
Andrew : 160
Kimmy : 150
Obie : 120
Chesta :110
Yuna : 100
Rose : 110
Third : 80
"Dan poin tertinngi di raih oleh gust " ucap pak ramon "wah selamat bos" ucap chesta "iya" jawab gust
"ok sebaiknya klian beristirahat lagi , besok kelas kita di mulai pukul 10:00 " ucap pak ramon mereka pun bergegas kembali ke asrama
"tunggu" pinta kimmy , semuanya pun berhenti , "emb bagaimana kalu besok aku akan mentlaktir kalian di kantin , untuk merayakan nilai kita hari ini " ucap kimmy , "emb baiklah" ucap andrew , "ok kimmy" jawab chesta , "ennnd" belum gust menyelsaikan perkataannya third pun menyahut "pasti kimmy bos dan aku akan hadir " ucap third "ya kan bos" mengkode gust "ok" jawab gust mengangguk
Saat semuanya kembali ke kamarnya masing masing "bos kenapa kamu tadi ingin menolak ajakan kimmy" ucap third "bukan menolak sih tapi kita kan berhasil bersama sama , kalau kita ingin merayakan nya , lebih baik kan berpatungan , dia kan tadi pagi juga sudah menlaktir kita " . Ucap gust
Karna tak sengaja mendengar perbincangan mereka , kimmy pun menjawab omongan gust "gust tidak papa kok aku , lagian kita kan teman apa salahnya jika aku ada lebih ," ucap kimmy yang tiba tiba datang "wah kimmy" ucap third terkejut "tapi kan kim" tapi sebelum gust melanjutkan perkataannya kimy memotong "sudah la gust besok aku tunggu di kantin" ucap kimmy smbil pergi meninggalkan mereka berdua .
Hari esok pun tiba , mereka bersembilan pun berkumpul di kantin , bnyak.mata menatap kagum , "wah kelas berbakat itu keren keren ya" ucap anak itu keada anak di sebelahnya yaitu aliana "apalagi itu dia bernama gust ," ucap aliana sambil memandangi gust
"yey kita sulang untuk kekompakan kita dengan cola ini " ucap obie mengomandoi , mereka pun bersulang kecuali andrew karna malau melihat mereka yang kekanak kanakan , "kalian kenapa sih ke kanak kanakn , ya kan gust" ucap andrew karna andrew hanya melihat gust yang pling normal
"sudahlah ndrew ayo sulang" ucap obie sekali lagi mereka pun bersulang ,
"wah tampan tampan dan cantik cantik ha mereka" ucap segrombolan anak yang duduk di pojokan "benar apa lah daya kita yang hanya anak di kelas 6" kata anak itu
Mereka pun melanjutkan hari seperti biasanya ,