
sebelum mbaca episode 2 , saya akan memperkenalkan tokoh" dalam crita ya 😙
15 tahun kemudian ........
Pagi hari yang sejuk . SMP DARMA.
Mading , (HARAP TENANG , ADA UJIAN)
"Kring - kring - kring" Bel berbunyi menandakan ujian kelulusan pun di mulai , Guru pun mulai membagikan soal ujian .
"Kerjakan dengan teliti , ...! Lulus tidaknya tergantung kalian ." seru guru pengawas itu
"Yes mis" saut para murid di kelas itu dengan serentak , para murid pun mulai serius mengerjakan soal ujian tersebut , guru pun berkeliling mengawasi murid supaya tidak mencontek .
Selang beberapa waktu berlalu , guru pengawas kembali duduk untuk mengisi data laporan ujian , dari belakang terdengar bisik bisik " Bos , bos , apa kau lancar mengerjakannya ..?" tanya anak laki laki itu kepada , anak tampan yang duduk di depannya .
Dan anak itu pun menjawab "Pasti" jawaban singkat anak tampan itu , "Hem ya pasti lancarlah kau kan GENIUS" gumam anak laki laki itu , tiba tiba anak perempuan yang di sebelahnya pun menegur anak laki laki itu "hey .. Kau apa apa'an sih , sangat berisik tauk ..." tegur anak perempuan itu , anak laki laki itu pun menjawan "Apan sih"
Kemudian selang beberapa menit guru pengawas pun mengumumkan sisa waktu ujian mereka , "Waktu kalian tinggal 15 menit , koreksi pengisian nama , dan nomer ujian kalian , jangan sampai ada yang kosong, karna itu sangat penting ...!" Pinta guru itu kepada para murid , mereka pun mulai mengoreksi lembar jawaban mereka , begitupun tiga anak itu .
3 anak itu , Gust , Third , dn Cestha, gust adalah salah satu anak tertampan di SMP DARMA , tingginya 173 cm , kulitnya putih dan memiliki gummy smile , yang membuat banyak para murid perempuan terpesona olehnya , hingga murid perempuan di sekolah membuat fans club untuknya , tidak itu juga dia juga terkenal genius . Kemudian third dan cestha mereka saudara kembar , populitas mereka juga tidak kalah dari gust selain third seorang gamers , chesta juga seorang instragamer , selain itu mereka anak anak konglomerat kaya . Satu lagi mereka adalah pengikut setia gust , mereka mengikuti gus karna menurut mereka gus sangat keren cocok untuk panutan , karna sifat gust yang acuh kepada mereka , hingga mereka sampai rela menjadi pengikut gust dan memanggil gust bos , sampai sampai chesta pun mendirikan club untuk gust .
"kring - kring - kring" . Bel pun berbunyi menandakan ujian pun selesai , para murid bergegas meninggalkan kelas , ada yang langsung pulang , dan ada juga yang mampir kekantin hanya untuk sekedar menyapa teman mereka , dan membeli minum , tidak terkecuali mereka bertiga . Sa'at mereka berjalan ke kantin banyak mata yang memandang , tatapan mereka bermacam macam , ada yang terpesona melihat gust , ada yang iri melihat chesta ,berjalan dengan gust dan ada pula , yang sekedar melihat .
Sesampai di kantin.
"Buk saya pesan bakso dan cola" ucap gus kepada bu kantin , untuk memesan makanan "ok gust , apalagi ..." , tanya bu kantin , "embb tambah krupuk ya buk" jawab gust "ok sebentar ya antri" ucap bu kantin
Waktu bersama'an
"eh aku mau pesan , kamu sekalian aku pesanin gak third...?" tanya chesta kepada third , yang asik memegang hp nya , " iya , sama kayak kamu deh" jawab thirt dengan posisi masi asik memainkan game online nya .
Chesta pun memesan makanan di ibu kantin "buk aku pesan mie ayam 2 , es teh 2" pinta chesta , " ok antri ya " jawab buk kantin .
Chesta pun kembali ke tempat duduknya , begitu pun gust , duduk dengan memasang tampang kerenya .
Tiba tiba third bertanya pada gust , sambil asik memainkan game nya .
"Bos udah ngrencanain masuk sma mana belum..?" tanya third "mybe shawland" jawab gust dengan menaik kan pundaknya , dan tiba tiba dengan nada shyok thirt spontan mengatakan "What???".. , spontan gus menjawab "why" tanya gust dengan nada tidak mengerti , kemudian chesta menyela "wajar aja kali , bos kan genius , pasti bisa lah masuk akademi shawland" cloteh chesta
"Bukan begitu , apa bos belum tau , separah apa deskriminasi mereka , kepada murid non berbakat , bahkan kelasnya pun di bagi 6 kelas ,
1.kelas kusus murid pilihan dan kelasnya tidk pernah lebih dari 10 murid , dan muridnya di spesialkan . tentu saja mereka juga terbebas dari aturan sekolah , rata rata murid di kelas itu bisa bergaya sesukanya
2 .kelas untuk siswa pintar tapi tetp di perlakukan seperi pada umumnya
3 .kelas ini kelas yang pintarnya hampir sama dengan kelas ke 2
4 .rata rata di kelas ini banyak siswa yang talentik terutama di bidang olahraga .
5 .kelas yang terdiri dari siswa yang kreatif
6 .disini ni siswa yang peraturannya paling ketat , rata rata mereka murid yang pintar tapi tidak memiliki bakat apapun apalagi genius ,
Terlalu mendeskriminasikan murid kan ...?"
"ya ampun wajar lah di pisah pisahkan , biar mereka lebih giat belajar , untuk naik ketahap kelas lebih atas , benarkan bos " cloteh chesta , dan gust menjawab dengan senyum sinisnya
Tiba tiba "bruk"(suara bu kantin meletakkan makanan) , sepontan pun chesta mengatakan "ya ampun bu bikin kaget aja" dengan nada terkejut , "mbak chest aja , yang keseriusan bicara, memang kalian membahas apa sampai se serius itu...?" Tanya bu kantin , "ini ni buk lagi bahas akademi shawland ," jawab chesta
"memang di sekolah itu sekolah bergengsi , bahkan murid DARMA saja cuma sedikit yang melanjutkan ke akademi shawland" crita bu kantin kepada ke 3 anak itu sambil kembali ke kedainya.
"positif thingking saja , yuk makan nanti keburu dingin" ajak gust . "ya ampun sampai lupa" kata chesta , kemudian mereka makan bersmaan
Selang beberapa menit "heeg(suar Besendawa) , ah kenyangnya ." kata third sambil mengelus elus perutnya
"apaan sih kau third" protes gust karna risih mendengarkan sendawa third , kemudian "iya apa'an sih kamu" saut chesta , "hehehe , ini adalah suatu bentuk rasa syukur atas nimat makanan ini " jawab third
Kemudian gust pun bergegas berdiri sambil berkata "aku cabut dulu" ucap gus pamit .
"aku juga cabut deh bos , pak mamang sudah datang " , saut third , "yuk chest" ajak third kepada chesta . Mereka pun pulang , gust jalan kaki karna jarak sekolah dengan rumah gust hanya berjarak 1km saja , sedangkan third dan chesta pulang di jemput sopirnya .
Beberapa saat kemudian .
"Aku pulang" sapa gust pada orang rumah , dengan melepas sepatunya ,
"Anak mama sudah pulang" Jawab wanita yang duduk di depan televisi , "hemm" jawab gust , yang berjalan menuju dapur untuk mengambil air minum "kricik*"(suara air galon) , "gleg-gleg"(suara gust meminum air) , setelah itu pun gust langsung pergi menuju kamarnya
Sebelum menuju kamarnya iba tiba mamanya bertanya "Bagaimana ujiannya sayang..? Lancarkah..?" tanya wanita itu , "lancar kok" jawab gust sambil jalan menuju kamar
"hays anak ini semakin hari semakin , tidak memperdulikan mamanya yang cantik ini ," omel mamanya , sambil meneruskan menonton serial drama yang buming saat ini (BBF) . "Oh , gujunpyo knapa kamu tak mengakui saja , jika tertarik dengan ghem jandi" gumam mamanya gust mengomentari pemeran utama drama itu
Pada waktu bersamaan
"hays haruskah menonton drama sambil bertriak triak seperti itu ...?" gumam gust yang berada di dalam kamar , yang tidak sengaja mendengar mamanya
Beberapa menit kemudian
Saat gust keluar dari kamar mandi , tiba tiba ponsel gust pun berbunyi "tulilut-tulilut" suara ponsel gust , gust pun melihat handponenya , ternyata third yang menelfon , kemudian gust pun mengangkat telfonnya , ("halo bos , ngapain..? Nongkrong yuk , ada cofe shop yang baru bukak lo , aku yang traktir deh") ajak third , .."emb baiklah" jawab gust ("ok 15 menit lagi") ucap third kepada gust
15 menit kemudian
"tint-tint" suara klakson mobil , gust pun bergegas keluar sambil berpamit ke mamanya " ma aku keluar dulu " pamit gust , mamanya pun menjawab sambil asyik menonton serial drama "hati hati nak" jawab mamanya
"boss" sapa chesta sambil.melambai tangan , kemuadian chesta berpindah tempat duduk , di samping pak sopir , "masuk bos" suruh third "hem" jawab gust , mereka pun menuju cofe shop
Saat mereka di cofe shop
"bost pesen apa ...?" tanya third "arabicano last sugar" jawab gust , "kau chest..?" , "emb coffe late ya..!" jawab chesta , third pun berjalan.kekasir untuk memesan dan sekaligus membayarnya
Third pun datang membawa cofe pesanan mereka , "nih bos arabicano last sugar" sambil menyodorkan cup , "nih" kata third smbil menyodorkan cup ke chesta "emb thanks" jawab chesta sambil tersenyum
"srupp" (suara third meminum kopinya )
"emb gimana bos..? Jadi bos berkeinginan masuk ke sekolah mana..?" tanya third .
"tetap shawland" jawab gust ..."ah yeeess" saut chesta dengan gembira . Gust pun memandang chesta yang gembira sambil berkata "why..?" . "emb jadi gini bos , aku dan chesta suda di daftarkan sekolah oleh mama kita , ke academi shawland.." penjelasan third
"bagus dong" jawab gust , "tapi masalahnya apa bos boleh , oleh mama bos sekolah di academi shawland , secara mama bos melarang bos sekolah di luar kota" tanya chesta "masalah itu gampang tinggal bujuk mama , untuk pendaftarannya aku tak perlu daftar karna akau sudah mendpatkan beasiswa dari academi shawland" penjelasan gust kepada third dan chesta
"tunggu sebentar.! , bos mendapatkan beasiswa..?" tanya third dngak speacles
"hem" jawab gust , "tapi kenapa bos tak memberi tahu kami..??" tanya third
"karna belum tentu aku masuk juga ke academi shawland , kau tau kan mama ku melarang " jawab gust ,,,, "iya juga sih , tapi kita akan terus berdoa , agar bos bisa satu sekolah lagi dengan kita " saut chesta dengan nada pasti
Mereka pun berbincang bincang hingga coffe mereka sudah hampir habis
"pulang yuk" ajak gust ... "bentar ku habiskan dulu coffe ku" saut third . Kemudian mereka pun pulang
Saat di perjalanan pulang .
"bos besok masuk tidak" tanya third
"enggak aku ingin tidur , lagian juga class meting" jawab gust ...
"besok kita main ke rumah bos ya" tanya chesta .. "silahkan" jawab gust "yey asik" akhirnya mereka sampai rumah gust
"papay bos" ucap chesta sambil melambai tangan , gust pun tidak menjawab , hanya melambaikan tangan saja , gust pus masuk rumah
Saat dindalm rumah mamanya tidak ada , hanya kakeknya saja yang ada di rumah . "kek mama mana ...?" tanya gust sambil tengak tengok sekeliling rumah "mamamu sedang pergi arisan" jawab kakek gust
Setelah itu wktu makan malam pun tiba , gust pun makan bersama kakek dan mamanya , saat itu makan malam.mereka hening tiba tiba gust membuka obrolan
"ma aku ingin masuk academi shawland" ucap gust membuka obrolan , tapi "ugh , ugh" tiba tiba mamnya tersedak , "gust makan saja , mama istirahat dulu , untuk urusan sekolah kita bahas sa'at , hasil ujian mu keluar" kata mama gust sambil.pergi meninggalkan meja makan .
"gust kakek tidur dulu , kamu cepat istirahat juga ya" ucap kakek gust smbil pergi meninggalkan gust sendiri , gust pun bingung karna tingkah mama dan kakeknya ,
Gust pun meninggalkan meja makan dengan muka kebingungan .
Saat gust di kamar .
"kenapa keinginan ku , di acuhkan oleh mama ..?" gumam gust "padahal jika aku bersekolah di academi shawland mama dan kakek tidak perlu banting tulang bekerja" , gumam gust lagi .
Kemudian gust bergegas menuju meja belajar untuk melihat surat pemberian beasiswa itu , smbil berbicara dalam hati "siapa dia , kenapa memberiku beasiswa ful di academi shawland...?".."entahlah lebih baik tidur" ucap gust
Gust pun bergegas mematikan lampu kamarnya "cklek"(suara stop kontak ) , dan tidak lama kemudian gust pun tertidur .