
"sepertinya andrew mulai curiga" gumam gust dalam hati , sambil memandang atap tap langit , mungkin hari ini hari yang begitu melelahkan bagi gust dan teman temannya
Esoknya
"kring kring" jam pelajaran pun selesai , karna mereka murid berbakat maka mereka pulang lebih awal , "ah akhirnya" ucap third
"ndrew" kode baryu kepada andrew , andrew pun mengangguk kan kepalanya menandakan ia mengerti
Mereka pun bergegas menuju kamar gust , menjalankan rencananya "kita mulai dari mana" tanya baryu "kita hake laptop nya dulu" ucap kimmy , andrew pun mulai mengutak atik laptopnya , dan selang beberapa menit "beres" kata andrew sambil memperlihatkan tampang liciknya
"serius" ucap chesta , "kemudian kita apakan akunnya..?" tanya gust "tunggu waktunya" jawab andrew dengan muka liciknya .
Selang beberapa jam , menunjukkan pukul 10 yang artinya jam malm di mulai , semua murid academi pun telah beristirahat semuanya , tak terkecuali lala , "ok waktunya di mulai" ucap obie sambil melihat jamnya
Mereka pun bergegas menuju taman academi yang letaknya tepat di belakang kamar lala , sebelum itu mereka memilih mengerjai lala malam ini karna temannya sedang di rawat di ruang kesehatan sekolah karna demam ,
"ok ndrew mulai" kode rose yang menerawang cesta sedang asyik berstriming boy band bangtan andalannya "ah tahyung suamiku" gumam lala yang melihat biasnya menyanyikan bagian partnya , di sisi lain andrew pun mulai mengontrol lampu kamar lala untuk di matikan dan di hidupkan .
"astaga kenapa ini" gumam lala yang terkejut melihat lampu kamarnya hidup dan mati sendiri , "hihi" tawa rose lirih "bagaimana rose ?" tanya kimmy" dia mulai takut" jawab rose "hehehe" tawa cesta lirih sambil menutup mulutnya supaya tidak terdengar .
"ok selanjutnya tugas mu bar" kode kimmy
"siap" ucap baryu yang menggunakan jubah hitam untuk menakut nakuti lala . "brak ," suara benda yang di jatuhkan baryu .
Karna lampu kamarnya mati maka lala semakin terkejut mendengar benda jatu "siapa ..?" ucap lala , kemudian stelah itu lampu lala di hiduo dan matikan oleh andrew hingga terlihahatlah sosok bayangan berjubah hitam di meja belajarnya .
"siapa kamu , jika kamu penunggu kamar ini tolong jangan ganggu saya" ucap lala yang sngat takut melihat bayangan itu
"hihi \*\*\*\*\*\* kamu" kata baryu dalam hati menahan tawa , tidak sampai di situ kemudin third dan chesta , berusaha mengendalikan air di dalam kamar mandinya , "kricik kricik" suara kran air di kamar lala
"yes berhasil" ucap third dan chesta , kemudian karna tugas baryu selesai , ia pun kembali ke teman temannya sambil menahan tawa dan berkata "puft hahaha dia ketakutan sekali" ucap bayu sambil tertawa puas , "hahaha syukurin" ucap kimmy , tiba tiba gust menyahut "apa ini tidak keterlaluan" saut gust yang merasa kasihan dengan lala "gak kok gust percayalah dia memang pantas mendapatkannya" ucap kimmy memastikan
"ini puncaknya" ucap andrew "ok" jawab obie , andrew pun yang mengehake laptop lala , disaat lala ketakutan di kamarnya tiba tiba laptopnya menunjukkan beberapa pose fotonya yang saat itu di foto oleh gust , sambil terdengar suara "tukang fitnah" suara dari laptopnya , dan itu suara obie yang di ubahnya ,
"ok ini giliranmu obie" kode kimmy , obie pun bergegas menuju kamar lala , \(bdw obie di bantu teleport oleh baryu\) .
Saat mereka sampai di kamar lala "kalian bagaimana kalian" ucap lala terkejut sekaligus merinding karna mereka tiba tiba berada di kamarnya , "shyut" ucap obie sambil meletakkan jari tlunjuknya di bibir lala "tatap mataku" ucap obie kepada lala , sontak lala pun menatap mata obie "ok pintar" , setelah ini kamu datanglah ke ruang bu pritty akui semua perbuatan mu kepada bu pritty" ucap obie menghipnotis lala "baik" jawab lala , "anak baik , dan satu lagi lupakan jika aku dan baryu berada disini" ucap obie "dalam hitungan 1 , 2 , 3 , pergilah ke kamar bu pritty , " ucap obie lagi "bar" kode obie ke baryu "123" sambung obie , mereka pun berteleport kembali ke andrew dan kawan kawan ,, kemudian lala pun datang menemui bu pritty dengan pengaruh hipnotis
Di sisi lain
"tok tok" suara ketukan pintu "siapa sih malam malam" ucap bu pritty sambil membuka pintu "loh kamu ada apa..?" tanya bu pritty yang terkejut "saya mau mengkui sesuatu bu" jawab lala yang berdiri di depan pintu "tunggu tunggu kita keruang bk saja" jawab bu pritty yang tidk mengerti ucapan lala , kemudian mereka pergi ke rung bk
"hemb pasti anak anak itu berbuat ulah , hemb aku akan memanggil ramon , dan kepala sekolah , biar mereka tau se buruk apa muridnya itu" gumam bu pritty dalam hatinya , dengan perasaan puas karna bisa membuktikan kelakuan murid berbakat
Saat di ruang bk , "tunggu saya akan panggil saksi" ucap bu pritty sambil menelfon kepala sekolah "tapi bu" ucap lala tapi tak di dengar oleh bu pritty yang sedang menelfon kepala sekolah "halo pak , maaf mengganggu tengah malam , disini ada murit reguler yang ingin memberi penjelasan sesuatu" ucap burini menelfon kepala sekolah .
Selang beberapa menit , pak michael dan pak ramon pun datang bersamaan , dan karna pk ramon adalah wakil kepala sekolah otomatis dia juga datang mendampingi pak michael .
"ada apa bu pritty..?" tanya kepala sekolah "mungkin lala yang akan menjelaskan Pak , ok silahkan crita lala" seru bu pritty , lala pun mulai menceritakan pengakuannya .
"sebenarnya saya , yang menyebarkan foto kimmy yang waktu itu , dan sebenarnya mereka bukan menyekap saya tapi saya hanya di suruh mengakui perbuatan saya , dan gust juga tidak melecehkan saya , memang saya yang ingin mencium gust ," penjelasan lala
Bu pritty yang mendengar pengakuan lala pun kaget kemudian memastikan apakah omongan lala benar atau tidak "kamu diancam siapa nak , ..?" tanya bu pritty , "tidak saya tidak di ancam bu" jawab lala , kemudian bu pritty diam , "jawab saja kamu diancam oleh gust dan teman temannya kan ..?" tanya bu pritty sekali lagi , "tidak bu saya jujur" jawab lala lagi
"tidak kamu pasti di ancam kan..?" tanya bu pritty untuk ke tiga kalinya , "stop bu dia kan sudh mengakuinya jika gust dan kawan kawannya tidak bersalah kenapa ibu masih tidk percaya" ucap pak ramon
"terserah jelas itu murid kesayangan bapak pasti bapak bela lah" ucap bu pritty yang mulai emosi "sudah diam saya masih disini apa kalian tidak menghargai saya..?" ucap pak michael yang sedari tadi diam ,
"sebaiknya bu pritty kembali ke kamar anda" suruh pak michael , bu pritty pun kembali ke kamarnya dengan , perasaan sangat marah .
"pak ramon" ucap kepala sekolah mengkode pak ramon , pak ramon pun menghampiri lala , untuk melihat lala , dan berkata ke pak michael "benar pak dia terpengaruh hipnotis" kata pak ramon
Pak michael yang tau itu perbuatan siapa pun , ia hanya menghela napas , kemudian pak ramon menyadarkan lala menepuk pundak lala sambil memanggil namanya , "la" panggil pak ramon.
Lala yang tersadar dan bingung karna berad di ruang bk pun sontak kaget "kenapa saya di sisni" ucap lala "kamu memang disini sedari tadi" ucap pak ramon "astaga , pak tadi ada hantu di kamar saya , lampu saya tiba tiba hidup dan mati sendiri , laptop saya juga hidup sendiri , kran air juga , dan lebih parahnya ada sesosok hitam di kamar saya " penjelasan lala pak ramon smbil ketakutan
"sudah sekarang sudah tidak apa apa lagi ," kata pak ramon , "tapi pak" ucap lala ketakutan , kemudian pak ramon menepuk pundak lala smbil berkata "setelah ini tidak ada apa apa" ucap pak ramon , lala yang merasa semua baik baik saja pun kembali ke kamarnya .
"mereka memang sangat cerdas , mungkin saat nya memberikan mereka pelajaran yang sesungguhnya" ucap kepsek michael kepada pak ramon "mungkin memang mereka lebih sepesial , karna tahun mereka lahir berepatan dengan lahirnya rengkarnasi dewa" ucap pak ramon .
"yes kita berhasil" ucap rose "serius apa yang kamu lihat " tanya yuna yang pensaran , aku hanya melihat bu kimmy keluar dari ruang bk dengan tampang kesal" ucap rose menceritakan penglihatannya "yes hahaha ," sorak chesta
"eghm lelahnya" , kita istirahat yuk" ucap obie sambil merentangkan tubuhnya "iya nih aku juga sudah mengantuk" saut third "ok bubar yuk" ajak baryu , mereka kembali ke kamar masing masing untuk beristirahat .