
Happy Reading... ๐๐ป
Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu keluarga Richard dan keluarga Alberto, namun bagi Kinan hari ini adalah hari yang paling dia benci.
Saat ini remaja 16 Tahun itu tengah duduk di meja rias menunggu riasan nya selesai..
"Nona, bisakah anda berhenti menangis, nanti riasan nya luntur.. " Ucap Rini, mba MUA yang mendandani Kinan.
"I-iya mba.. " Jawab Kinan, menghapus air matanya.
Sementara diluar ruangan seluruh anggota keluarga sudah berkumpul menunggu ijab kabul diucapkan...
Kembali lagi ke ruangan Kinan, saat ini gadis itu telah selesai di rias, Sama-sama menunggu ijab kabul di ucapkan...
"Kinan.. " Sapa Baby, memeluk Kinan seperti biasa.
"Baby.. "Lirih Kinan, bahkan saat ini matanya sudah berkaca-kaca.
"Hiks.. hiks.. hiks aku benar-benar gak mau nikah By.. " Tangis Kinan pecah.
"Kamu yang sabar ya Ki.. " Ucap Baby, memeluk sang sahabat.
...
"Bagaimana apakah saudara Mike Alberto telah siap? " Tanya Penghulu.
"Siap... " Jawab Mike, mantap.
"Bismillahirrahmanirrahim, saya nikahkan putri kandung saya Kinanti Richard binti Jack Richard dengan engkau Mike Alberto bin Louis Alberto dengan mas kawin, uang tunai sebesar 1 Miliyar, mobil, mansion, satu helikopter, dan seperangkat alat sholat dibayar tunai.. " Ucap Dad Jack, tegas.
"Saya Terima nikahnya Kinanti Richard dengan mas kawin tersebut dibayar tunai.. " Ucap Mike, lantang.
"Sah.. " Ucap Seluruh orang.
*Gaun yang dikenakan oleh Nyonya Kinanti Alberto... *
*Jas yang dikenakan Tuan Mike Alberto*
Malam Hari Kemudian...
Malam ini Mike menginap di mansion Richard bersama keluarga intinya..
"Nak Mike sama Kinan kalau mau istirahat langsung ke kamar Kinan saja.. " Ucap Mom Shinta.
"Iya Mom.. " Jawab Mike.
Kamar Kinan.
Kinan memasuki kamar diikuti Mike, tidak ada pembicaraan apapun diantara keduanya semuanya diam, Mike menatap gadis yang saat ini berstatus istrinya, cantik dan manis.
"Saya mau mandi, tapi saya tidak membawa handuk, saya pinjam handuk kamu.. " Ucap Mike, to the point.
Kinan hendak membawa handuk baru namun ditolak oleh Mike.
"Saya pakai handuk kamu saja.. " Ucap Mike.
Kinan membawa handuknya dan memberikannya pada Mike tanpa berbicara dan tanpa menatap suaminya itu.
Setelah keduanya selesai bebersih kini mereka tengah duduk di sofa, menonton siaran televisi di kamar gadis itu.
"Kamu saat ini bersekolah dimana? " Tanya Mike, membuka pembicaraan.
"Kelas 11? " Tanya Mike.
"Ya.. " Jawab Kinan.
"Apakah kau senang dengan pernikahan ini? " Tanya Mike.
"Tentu saja tidak, aku bahkan membenci pernikahan ini.. " Ucap Kinan.
"Kenapa kau membenci pernikahan ini? " Tanya Mike.
"Tentu saja karena pernikahan ini aku harus kehilangan masa remaja ku.. " Ucap Kinan, menunduk.
"Kata siapa? kamu akan tetap menikmati masa remaja mu, saya tidak akan banyak melarang kamu.. " Ucap Mike, menatap lurus ke depan.
"Benarkah? " Tanya Kinan, menatap mata Mike.
"Ya.. " Jawab Mike, menatap mata Kinan dalam.
"Terimakasih.. " Ucap Kinan, tersenyum.
Deg...
Jantung Pria itu berdegup kencang ini adalah kali pertama dia melihat wanitanya itu tersenyum manis padanya.
"Ini sudah malam, sebaiknya kita segera beristirahat.. " Ucap Mike, pindah berbaring di ranjang.
"Kau akan tidur di ranjang ku? lalu aku tidur dimana? " Tanya Kinan, bingung.
"Tentu saja disamping saya.. " Jawab Mike, mulai memejamkan matanya.
Kinan berjalan mendekati ranjangnya, dia menaiki ranjang itu dan diantara keduanya ada guling yang menghalangi.
Brap..
Tiba-tiba saja Mike memeluk tubuh mungil Kinan, mencium aroma rambut gadis itu.
Hingga guling yang menghalangi pun tak jadi menghalangi.
"Biarkan seperti ini sebentar saja.. " Bisik Mike yang mampu membuat jantung Kinan berdegup kencang.
"Mmm boleh aku bertanya? " Tanya Kinan.
"Tentu saja.. " Jawab Mike, masih merasakan sensasi nyaman saat memeluk Kinan berbanding terbalik saat dirinya memeluk Sonia mantan kekasihnya.
"Berapa usiamu? " Tanya Kinan, memang Kinan sejak awal sudah penasaran dengan usia Mike yang tidak diberi tahu anggota keluarga.
"32 Tahun.. " Jawab Mike.
"Anjir.. " Reflek Kinan mengatakan kata kasar.
"Kau berbicara apa tadi gadis kecil? " Tanya Mike, menatap mimik wajah Kinan.
Dan saat ini Mike berada di atas Kinan, menatap wajah gadis itu yang ketar ketir.
"Maaf.. " Ucap Kinan, memelas.
Mike mencium sekilas bibir Kinan dan kembali ke posisi awal, dia tidur dengan memeluk tubuh Kinan.
Sementara Kinan terdiam mematung sebari memegang bibirnya.
'First Kiss aku.. 'Batin Kinan, kecewa dan sedih.
Bersambung...