
Pagi Hari Kemudian...
Cassandra hotel ✨
Kaylin Lisa serta rombongannya telah sampai di hotel bintang lima pilihan keduanya. Eiittt jangan salah paham ya di bilang rombongan karena Mom Meyma menyuruh Kaylin membawa 4 bodyguard serta 2 maid untuk menemani perjalanan liburan keduanya sementara Lisa membawa salah seorang maid di Mansion nya untuk membantu nya selama liburan.
"Huft.. sejuk banget udara pagi disini, apalagi hotelnya dekat sama pantai.. " Puji Lisa, tersenyum.
"Iyaa nih, Alhamdulillah kita dikasih kesempatan untuk bertamu lagi di Yogyakarta.. " Timpal Kaylin, tersenyum manis.
"Sen, Raga tolong bawakan barang-barang saya.. " Ucap Kaylin.
"Mas Mars tolong bawain koper sama paper bag saya ya.. " Ucap Lisa pada bodyguard Kaylin.
"Siap! laksanakan nona.. " Jawab Ketiga nya, tegas.
Keduanya memasuki hotel diikuti para bodyguard dan maid, mereka langsung menuju resepsionis untuk check-in 9 kamar selama 2 malam, harganya tentu tidak murah bahkan sangat fantastis karena total satu kamar harganya permalam 7 juta berarti dua malam sudah 14 juta, 14 juta x 9 sama dengan 126 juta, wahh harga yang sangat fantastis untuk biaya menginap belum sama biaya liburan sehari-hari bisa saja liburan dua hari habis budget 900 Juta belum sama belanja dan biaya pergi looh itu 🤭
"Ini nona kartunya, selamat menikmati liburannya.. " Ucap Resepsionis memberikan 9 kartu kamar kepada dua orang wanita cantik di hadapannya itu.
"Terimakasih.. " Jawab Kaylin dan Lisa, ramah.
"Setelah kalian antarkan barang-barang kami kalian boleh beristirahat terlebih dahulu setelah itu kita pergi untuk jalan-jalan yaa.. " Ucap Kaylin.
"Siap! " Ucap keempatnya, tegas.
Kaylin dan Lisa langsung pergi menuju kamar masing-masing.
Kamar 012.
Kaylin memasuki kamar hotel diikuti dua maid dan ketiga bodyguardnya.
"Baik terimakasih banyak semua! ingat disini kalian juga sedang berlibur jadi tidak usah terlalu lelah, beristirahat lah dengan tenang.. " Ucap Kaylin, tersenyum.
"Baik, siap! " Jawab ketiganya.
"Nani sama Rahma terimakasih yaa, selamat beristirahat semua.. " Ucap Kaylin.
Semuanya pun pergi meninggalkan kamar Kaylin, tinggal Kaylin sendiri saja sekarang.
"Andai saja selama liburan ada seseorang yang menemaniku.. " Gumam Kaylin, memandang sendu keluar.
Deburan ombak saja kencang dari laut Selatan.
Kamar 013.
Sementara disisi lainnya di kamar Lisa, Lisa baru saja sampai dikamarnya.
"Mas Mars terimakasih, maaf saya merepotkan anda.. " Ucap Lisa, menatap lembut.
"Tidak masalah.. saya permisi! "Ucap Mars, meninggalkan kamar Lisa.
" Iyaa.. "Jawab Lisa, tersenyum simpul.
Sore Hari Kemudian...
Kini mereka semua sudah berkumpul di lobby, Kaylin mengenakan mini dress yang cukup terbuka karena mereka akan makan malam di dekat pantai, sementara Lisa mengenakan rok mini berwarna hitam putih dan juga Tanktop hitam serta blazer hijau.
"Kita makan malam di Zalora Restaurant yaa.. " Ucap Kaylin.
"Baik! " Jawab semuanya, tegas.
Zalora Restaurant.
Mereka sudah sampai di restaurant mewah bintang lima kelas atas itu!
Kini Kaylin dan Lisa sedang asik foto-foto sambil menunggu makanan pesanan mereka datang.
"Dingin banget Lis.. " Ucap Kaylin.
"Ya jelas dingin lah mba, lo make mini dress kayak mau ke club tahu gak, terbuka! " Ucap Lisa, kesal.
"Ya kan aku gatau kalau bakal sedingin ini, mana anginnya kecang banget lagi! " Eluh Kaylin.
"Namanya pantai apalagi kalau sudah sore mau kemalem gini ya dingin lah, lo mau beli sweater dulu? " Tanya Lisa.
Kaylin menggelengkan kepalanya pelan.
Keduanya tidak sadar bahwa sedari tadi ada sepasang mata yang menatap mereka dengan tatapan tajam terlebih kepada Kaylin. Tatapan emosi dan tidak terima! siapakah itu?
Blukk..
Terasa sangat hangat ketika sebuah jas menutupi bagian atas tubuh Kaylin, gadis itu sangat terkejut dan menatap keatas dan ternyata itu adalah seorang Daffa Al-Malik.
Pria itu terlihat sangat tampan dengan wajah polos.
"M-mr Daffa.. " Ucap Kaylin, gugup.
Daffa duduk di kursi sebelah Kaylin dan memegang tangan Kaylin.
Jantung Kaylin berdegup kencang tangan Kaylin mengeluarkan keringat dingin, walaupun mereka pernah berciuman tapi itu terpaksa!
Lisa yang melihat hal itu secara jelas itu membuka mulutnya saking terkejutnya.
'Please, semoga Lisa gak bertanya aneh-aneh.. 'Batin Kaylin.
"Saya perlu bicara dengan kamu! " Ucap Daffa, berdiri masih memegang tangan Kaylin.
"Apa? bicara apa? " Tanya Kaylin bingung.
Daffa membawa Kaylin menjauh dari sana menuju pantai saat sudah didepan laut langsung Daffa melepaskan pegangan tangannya dan menatap tajam Kaylin.
"Siapa yang menyuruhmu memakai pakaian jahanam itu? " Tanya Daffa, marah.
"Apa? pakaian jahanam? ini hanya mini dress dari H. M.. " Sahut Kaylin, bingung.
"Oh ya? saya tidak perduli mau itu mini dress dari H. M, Gucci, Chanel, Celine, apa pun itu saya tidak perduli! yang jelas kamu memakai pakaian yang dapat mengundang hasrat kaum Adam.. " Ucap Daffa, tegas.
"Apa kau tidak memperhatikan betapa banyak mata kelaparan yang menatap mu sebagai santapan mereka? menatapmu dengan lapar dan haus? memangnya kau makanan.. " Ucap Daffa.
"Mr. Daffa tapi ini tidak seperti yang Anda pikirkan! saya tidak bermaksud menggoda siapapun! tapi maaf jika pakaian saya yang membuat mereka tergoda.. " Ucap Kaylin, sendu.
"Bukankah kamu adalah wanita lulusan pesantren yang pasti paham agama bukan? memangnya dalam Islam wanita diizinkan memakai bikini? " Ucap Daffa, sinis.
"Bikini? ini mini dress bukan Bikini" Sungut Kaylin.
"Ya itu sama saja! sama-sama pakaian gila! " Umpat Daffa.
"Ya aku tahu aku salah, maafkan aku.. " Ucap Kaylin, menunduk.
"Saya tidak butuh maaf kamu, minta maaflah pada Tuhan mu, ingat jangan pernah kamu lepas jas saya sebelum kamu kembali ke hotel atau menemukan pakaian yang pantas! " Titah Daffa.
"Iyaa.. " Jawab Kaylin, terrunduk malu.
Daffa pergi begitu saja meninggalkan Kaylin di tengah pantai. Kaylin sebenarnya tidak marah dikatakan begitu namun dia justru sangat malu.
'Ya Tuhan, ampunilah aku.. 'Batin Kaylin, menatap ke langit.
Akhirnya Kaylin kembali ke tempat duduknya, tatapan mata Lisa menatap tajam dirinya.
"Punya hubungan apa lo sama Mr. Daffa.. " Tanya Lisa, dingin.
"H-hubungan? aku tidak memiliki hubungan apapun dengannya.. " Jawab Kaylin, dingin.
"Bohong! jelas-jelas dia memperlakukan lo layaknya seorang kekasih, apakah kau berkencan dengannya?? " Ucap Lisa, tegas.
"Tidak! sudah kukatakan Lisa aku tidak memiliki hubungan apapun dengannya okay? mungkin karena dia kasihan sama aku, aku gatau.." Ucap Kaylin, kesal.
"Serah deh, yang jelas gue gamau tahu lo gak boleh nikah duluan.. " Tegas Lisa, menatap tajam Kaylin.
Kaylin hanya diam tidak menjawab atau menimpali perkataan sahabatnya itu, lagipula dia mau menikah dengan siapa?
Tak lama makanan pesanan mereka pun datang, Kaylin dan Lisa langsung menyantapnya dengan lahap terutama Kaylin.
Setelah selesai makan dan foto-foto mereka memutuskan kembali ke hotel karena hari semakin Gelap.
Cassandra Hotel ✨
Sesampainya di hotel mereka langsung menuju kekamar masing-masing, Kaylin berjalan bersama dengan Lisa karena kamar mereka bersebelahan.
Tiba-tiba saja Lisa melihat sebuah aula terbuka dan terlihat ada Mr. Daffa tengah duduk berhadapan dengan seorang wanita cantik dengan wajah yang penuh sensual.
"Eittt berhenti dulu.. " Bisik Lisa, menahan Kaylin.
"Why? " Tanya Kaylin, bingung.
"Itu bukannya Mr. Daffa ya? dan siapa wanita itu? " Tanya Lisa, bingung.
Kaylin mengintip dan melihat Mr. Daffa dan seorang wanita cantik tengah duduk berhadapan. Entah kenapa perasaannya terasa campur aduk, sedih, kecewa dan kacau namun disatu sisi dia merasa cemburu.
"Lo kenapa Kay? cemburu? " Tanya Lisa, sinis.
"Tidak! sudahlah ayo kita kembali ke kamar.. " Ajak Kaylin, menarik tangan Lisa.
"Stop Kay!! lihatlah wanita itu dia mencium bibir Mr. Daffa, ****! " Ucap Lisa, terkejut.
Deg...
Hati Kaylin terasa sakit saat melihat adegan itu namun dia lebih memilih diam menyembunyikan nya lagi pula dia bukan siapa-siapa pria itu.
"Pasti hati lo sakit kan? iyalahh lo kan sudah terbuai dan jatuh cinta sama sikap dan perlakuan Mr. Daffa, ternyata dia sudah punya kekasih.. " Ejek Lisa, meledek.
"Lis, sudah ya sekarang kita balik ke kamar.. " Ucap Kaylin lemah lembut.
'Kay sorry gue terpaksa giniin loo, ya supaya lo gak terbuai sama sikap tuu CEO.. 'Batin Lisa, merasa kasihan melihat sang sahabat.
Akhirnya keduanya memutuskan kembali ke kamar masing-masing tanpa melihat adegan selanjutnya yang terjadi!
Bersambung...
Jangan lupa Like, comment, vote, hadiah, favorit and dukungannya..Thank You!
Note : Assalamu'alaikum, kali ini author update cerita liburan, ini sih author dapet dari pengalaman liburan author bulan ini di Pangandaran, hahahahaha lucu sih! Sekalian biar gak mumet kita nikmati liburan, kali ini author ngebahas harga yaa 😅
Oh ya penasaran gak nihh siapa wanita itu? mau di spill gak nihh? yuk kepoin Instagramnya author, tunggu jawabannya besok, kalau di novel langsung saja kepoin Chapter-chapter selanjutnya yaa...