
"Selamat datang mishel, sapa dimitri dengan ramah. gimana perjalananmu pasti melelahkan kan?
Terima kasih om, tante sudah memberikan ijin mishel tinggal di mansion sini, dan mengijinkan mishel belajar di perusahaan om.
pelayan tolong antarkan nona mishel ke kamarnya, perintah dimitri kepada pelayannya.
mishel kamu istirahat saja dulu, kalau perlu apa apa minta tolonglah pada pelayan disini.
"Terima kasih om, jawab mishel sambil tersenyum.
silakan Nona mishel, ini kamar nya kalau perlu bantuan jangan sungkan sungkan panggil kami, tawar pelayan dimitri.
baiklah, kurasa cukup..sekarang saya mau istirahat kalian bisa tinggalkan saya sekarang. jawab mishel.
sementara di ruang tengah, dimitri sedang berbincang serius dengan Daniel.
ku harap kamu bisa secepatnya membuka diri niel, lihatlah mishel dari keluarga yang jelas dia juga gadis berpendidikan tinggi sama seperti mu. Mau yang seperti apa yang kamu cari hah, tanya dimitri ketus.
mau kemana kamu Niel, ayah belum selesai ngomong.
mau cari angin yah, jawab Daniel sambil berlalu menuju mobilnya.
didalam mobil Daniel langsung menghubungi teman temannya.
hallo han, aku tunggu dicafe biasa sekalian ajak mike
(.......)
cepatlah selesaikan kerjaanmu aku tunggu ya.
setelah selesai menghubungi teman temannya Daniel langsung menancap gas meluncur ke cafe.
selamat malam tuan, sapa pelayan cafe
sambil menyodorkan menu. vodka satu, pesan Daniel.
sambil minum Daniel sambil menyalakan rokok,
"sorry niel menunggu lama, sapa refan dan Mike bebarengan, tumben kamu ada waktu buat yang out bareng kita, ledek refan
" ish.. diam kamu, pesanlah yang kalian mau, hari ini aku traktir kalian jawab Daniel.
🦋
"dimana Daniel tante, kok belum turun turun tanya mishel.
o... cuma dijawab dengan anggukan oleh mishel.
ayo makan dulu, paling sebentar lagi juga Daniel pulang jawab dimitri,
"gimana mishel apa kamu setuju dengan perjodohan ayahmu, tanya dimitri disela sela makan.
saya setuju saja om, lagian saya percaya papa saya pasti memilihkan yang terbaik buat saya kan om.
oh iya om, kapan saya bisa mulai bekerja om
saya sudah tidak sabar pengin membantu papa di perusahaan, tapi papa bilang saya belum ada pengalaman jadi harus belajar dengan calon suami mishel,
kapan kamu siap kamu langsung ikut Daniel ke kantor jawab dimitri,
*
*
sebaiknya kamu pulang niel jangan terlalu banyak minumnya, cegah mike.
nanti kamu ga bisa nyetir, cegah rehan. brisik kalian kalau sampai aku mabok tinggal antar ke apartemen ku saja, jangan bilang kalian lupa apartemen ku, jawab Daniel sinis.
"kamu tau kenapa aku ajak kalian kesini hah, tanya Daniel kesel.
kalau kamu ga cerita mana kami tau niel jawab mike kesel.
" aku dijodohkan,
what..? ga usah melotot gitu, kesal Daniel sambil menjitak kepala rehan dan mike bergantian.
haha.. haha.. ketawa kedua sahabat Daniel pecah, seorang Daniel Wijaya seorang CEO dijodohkan, ejek rehan. kaya ga laku aja ejek mike.
"diam kalian, bentak Daniel.
aku juga ga mau dijodohkan, aku juga sudah memiliki ellysa.
" ellysa sekertaris mu, tanya rehan. aku pikir kamu berbohong padaku pas reuni kemarin.
saat itu aku memang belum jadian, tapi aku sudah mulai tertarik pada ellysa gadis biasa yang manis ucap Daniel datar.
"mike yang ga datang ke acara reunian bingung, jadi kamu sudah punya pacar Niel, jadi penasaran gadis seperti apa yang mampu meluluhkan orang sombong seperti mu, ucap mike jujur