
"sementara di mansion dimitri,seorang lelaki paruh baya sedang mengobrol serius melalui telfon.
hallo renal apa kabar
(.............)
baiklah, biarkan mereka mengenal lebih dekat
karena keputusan ada ditangan anaku.
(.........)
kabari saja, kalau sudah sampai biar dijemput supir ku.
" siapa yah", tanya bu lusi.
teman lamaku renal bu, dia pengin menjodohkan putrinya michel dengan putra kita Daniel bu.
terus dia berencana mengirimkan michel kesini sekalian belajar di perusahaan kita bu.
"aku sih setuju saja kalau Daniel setuju, karena dengan adanya perjodohan ini akan saling menguntungkan perusahaan bu,
" apa Daniel setuju yah, ibu sudah beberapa kali menjodohkan dengan anak anak teman ibu, tapi Daniel selalu menolaknya yah, dengan alasan bisa mencari sendiri.
kali ini beda bu, karena michel akan selalu bersama, di mansion dan di kantor, mereka akan sering bertemu,
"baiklah, kita coba yah, tapi jangan memaksa Daniel kalau Daniel tidak mau ya yah.
🦋
tap.. tap.. tap.. suara sepatu Daniel menuruni anak tangga.
"pagi bu, pagi yah" sapa Daniel
ayo sarapan dulu, mau nasi goreng apa roti Niel.
roti saja bu,
selama makan g ada obrolan, hening.
oh, iya niel anak teman ayah mau belajar di perusahaan kita, nanti kamu tempatkan diposisi sekertaris saja biar lebih dekat denganmu, nanti siang kamu jemput di bandara, karena mishel juga akan tinggal disini.
"maksud ayah apa, Daniel kurang paham. bukannya Daniel sudah punya sekertaris ellysa, dia juga sekertaris ayah dulu, terus apa apaan harus Daniel yang jemput dan tinggal disini.
Daniel berkata sambil menaikan nada bicaranya.
" ayah pingin kamu lebih dekat dengan mishel, karena tidak ada salahnya kami menjodohkanmu Niel, mishel itu anak tunggal jadi akan berpengaruh baik untuk perusahaan kita, kalau kamu menikah dengan mishel.
"Dan untuk ellysa, dia bisa dinaikan jabatannya, karena ellysa juga anak yang rajin dan jujur, ayah tau kinerjanya.
" Daniel ga suka dijodohkan yah, Daniel bisa cari sendiri pasangan buat Daniel, karena Daniel sebenarnya juga sudah punya pacar.
"ayah tidak pernah melarangmu, mencari teman hidupmu Niel, tapi kamu harus pintar mencari teman hidup, harus jelas keluarganya.
jalani saja dulu kamu dengan mishel, kalau cocok kan ga akan rugi.
" terserah ayah,pokoknya Daniel ga suka dengan pemikiran ayah, sambil berlalu dari meja makan.
ayah.. jangan memaksa Daniel, kamu tau kan watak anak itu keras, tidak mudah dipaksa.
mungkin benar kata Daniel, kalau sudah mempunyai pacar. kata lusi sambil mengelus pundak dimitri.
"sial.. Daniel kesal sambil mengumpat dan memukul setir, gimana aku bilang ke ellysa, baru mau memperkenalkan ellysa, malah sudah dijodohkan.
sesampainya dikantor, muka Daniel masih kelihatan menyeramkan, karena masalah dimeja makan, masih jelas terekam di ingatannya.
ellysa yang melihatnya sampai heran, tidak biasanya Daniel tidak menyapanya langsung masuk keruangan sambil membanting pintu dengan keras.
kenapa tuan muda kok tumben mukanya seram, tanya dewi ke ellysa.
ellysa cuma mengangkat bahunya, karena memang dia tidak tau.
baiklah, mari kita kerja ga usah memikirkan tuan muda, karena kalau kita ketahuan ngobrol dan gosip di pagi hari bakal panjang urusannya, ajak dewi ke karyawan lain. yang dijawab dengan anggukan saja.
tok.. tok.. tok.. boleh saya masuk tuan muda, ini ellysa..