ELLYSA

ELLYSA
bab 10



apa kamu menerima ku ellysa?


aku sungguh sungguh ingin menjalin hubungan serius denganmu, aku mau mengenal kamu lebih jauh ellysa..


ellysa mengangguk karena dia juga sebenarnya tertarik dengan atasannya, cuma ellysa tidak berani dan tak menyangka kalau Daniel pun memiliki perasaan yang sama.


" iya tuan muda, aku terima, jawab ellysa sambil menundukkan wajahnya, karena saat ini wajahnya merah, menahan malu dan senang.


"terima kasih ellysa", tanpa basa basi Daniel meraih tangan ellysa dan mencium punggung tangan ellysa.


*


*


setelah saling menyatakan perasaan. kini hubungan mereka makin dekat.


ayo pulang ellysa, hari ini aku pengin makan malam bareng kamu..


baiklah, jemput aku di halte depan ya..


kenapa hah!kamu malu jalan sama aku?


bu-bukan begitu.., bukan kah kita sudah komitmen, kalau hubungan ini dirahasiakan, sampai kamu mendapatkan restu dari orangtuamu niel.


"oke.. aku mengalah ellysa, karena secepatnya aku akan mengenal kan mu ke orangtuaku.


setelah menunggu beberapa menit,


suara klakson mobil menghampiri ellysa yang duduk di halte sendirian, karena memang hari sudah mulai gelap.


mau makan apa ellysa..?


terserah kamu niel,kalau bisa kita makan ditempat yang biasa aja ya


tadi kamu bilang terserah aku, iya.tapi aku ga mau direstoran mewah.


baiklah, kita makan seafood saja. temanku ada yang buka restoran seafood, nanti aku pesan room VIP, biar kamu nyaman makannya tanpa malu dilihatin orang -orang.


"Terima kasih Niel.. "kamu memang selalu mengerti aku.


🦋


"selamat malam tuan",sapa pelayan restoran dengan ramah.


mari saya antar ke room yang telah tuan pesan tadi.


siapkan menu yang paling enak direstoran ini, pinta Daniel pada pelayan tadi. baik tuan Daniel


mohon tunggu sebentar, pamit pelayan tadi.


ini terlalu berlebihan niel,masa cuma makan berdua sewa tempat seperti ini.


ellysa aku mencintaimu.. apapun akan aku berikan yang terbaik untukmu. "Terima kasih "niel,jawab ellysa


jangan Terima kasih terus, kesannya aku seorang bos. yang memberikan bonus ke karyawan nya, kesal Daniel.


silakan tuan, apa ada yang mau dipesan lagi?


tanya pelayan dengan ramah, setelah menyajikan pesanan Daniel.


cukup dulu, nanti kalau ada yang kurang saya order lagi.


ayo dimakan ellysa, biar aku yang kupasin kepiting nya.


gimana enak ga masakannya? enak Niel.


akan aku ingat ini restoran pertama kita makan bareng Niel.


habis ini kita pergi nonton mau ga ellysa, tapi kita belum mandi Niel, masa nonton dengan pakaian kantoran seperti ini.


baiklah kita nongkrong di taman kota sebentar ya, aku masih kangen kamu ellysa.


kalau dikantor kita kaya orang lain, kamu selalu mengacuhkan ku, terlalu formal rengek Daniel.


bukan begitu Niel, aku ga mau digosipkan sama teman teman kantor, apalagi kita belum dapat restu dari orangtuamu Niel.


status kita kaya bumi dan langit,


aku takut orang tuamu tidak menerima ku Niel, jangan bicara seperti itu terus ell, aku akan berjuang ucap Daniel.


ada yang mau dipesan lagi ell?


udah cukup, perutku sudah kekenyangan Niel.


ayo kita bayar dulu, aku ga mau menghabiskan waktu ditempat ini saja,ini sudah malam.


kita nongkrong di taman ya, tapi Niel ini sudah hampir jam 9 mlm, aku juga blm mandi,badanku lengket bnget. lain kali ya, sekarang antar aku pulang ke kosku saja.


apa kamu ga kangen ellysa, kamu selalu punya alasan terus, aku selalu mengalah rengek Daniel.


setiap hari juga kita ketemu Niel, iya tapi kamu selalu mengacuhkan ku dikantor ellysa,


setelah berdebat dimobil,


uh.. ahirnya sampai Niel, turun didepan saja ya niel.


"Terima kasih ya niel.. sampai jumpa besok dikantor..