Don'T Touch

Don'T Touch
misteri cinta bagian 2



Setelah berbincang-bincang antara leo dan ryu tidak sadar mereka berdua telah sampai di kampus leo.


"Ryu minggir ditepi sini saja" ucap leo sambil menunjuk arah tempat parkiran mobil ryu".


"Baiklah, kamu mau ku antar sampai kelas" ucap ryu.


"Terima kasih atas tawarannya tapi kurasa tidak perlu" balas leo sambil tersenyum sinis pada ryu lalu keluar dari mobil.


Leo dan ryu pun berpisah, namun sebenarnya ryu mendapatkan panggilan untuk menjadi staf penjaga ruang pelatihan designer, hal ini karena ruangan tersebut sebelumnya belum dikelolah dengan baik, selain itu ryu merupakan alumni dikampus itu (sekaligus kampus leo).


Setelah berpisah dengan leo, ryu pun tak sengaja berpapasan dengan lim.


"Permisi saya ingin menuju ke ruangan pelatihan designer, bisakah anda menunjukkan dimana ruangannya" ucap ryu kepada lim.


"Ohh iy baik saya juga hendak kesana mari saya antarkan" ucap lim dengan sopan.


Lim dan ryu pun berjalan menuju ruang pelatihan designer, selama berjalan mereka saling bercerita sehingga lim mengetahui bahwa ryu dan leo adalah sepupu selain itu ryu juga seangkatan dengan san (si hantu pria tampan) tetapi san lebih populer dari pada ryu, selain itu lim tidak mengetahui kedua orang ini adalah seniornya karna ryu dan san (hantu pria tampan) berbeda jurusan dengan lim dan leo. Hingga langkah ryu terhenti ketika lim bertanya.


"Apakah kamu mengenal san (hantu pria tampan?" Ucap lim sambil tersenyum lebar pada ryu.


"Maaf aku harus kekamar mandi, bisakah kamu menunjukkan arahnya" ucap ryu sambil mengalihkan pembicaraan.


"Dibagian sana kamar mandi" ucap lim sambil menunjuk kearah kamar mandi.


Ryu pun memutuskan untuk kearah kamar mandi dan mencuci wajahnya. Lim pun merasa keanehan pada tingkah ryu yang tiba-tiba mendengar nama san (hantu pria tampan). Hingga tiba-tiba lim dikagetkan dengan kehadiran san (hantu pria tampan) dari arah belakang lim.


Setelah beberapa saat menunggu ryu pun keluar dari kamar mandi, tanpa sadar san (si hantu pria tampan) tiba-tiba teringat dengan kejadian masa lalunya beberapa hari sebelum ia terbunuh.


Dalam ingatan san (si hantu pria tampan).


Didalam gedung seni san (hantu pria tampan) sedang bertengkar dengan ryu  entah masalah apa yang dipertengkarkan antara mereka berdua, namun pertengkaran mereka berdua ada kaitannya dengan kecintaan dan kepedihan.


Lim dan ryu pun melanjutkan perjalanan menuju ruang pelatihan designer. Hingga akhirnya mereka pun sampai diruang pelatihan designer. Tiba-tiba leo menelphon lim untuk pergi kekantin, leo ingin merefreshkan pikirannya, lim pun berpisah dengan ryu lalu menuju kantin, namun san (si hantu pria tampan) tetap bersama dengan ryu, akan tetapi ryu tidak bisa menyadari kehadiran san (si hantu pria tampan).


Setelah ryu memasuki ruangan pelatihan designer, ryu merasa senang karna mendapatkan pekerjaan setelah itu ryu pun duduk dan mengambil ponselnya lalu melihat foto yang ternyata foto itu adalah foto san (hantu pria tampan) bersama leo dan juga ryu.


"Maafkan aku yang hanya bisa mencintaimu tapi tidak bisa memilikimu" ucap ryu pada foto itu sambil meneteskan air mata.


San (hantu pria tampan) menyaksikan apa yang dilihat oleh ryu sambil berkata "maafkan aku yang tidak bisa memihak padamu".


Ryu pun mengenang masa lalunya bersama san (hantu pria tampan), dalam ingatan ryu.


4 tahun yang lalu, dikampus. Jurusan seni semua mahasiswa baru mengadakan perkenalan, hingga takdir mempertemukan ryu dan san (hantu pria tampan). Mereka selalu bersama layaknya sahabat, hingga pada suatu hari san (hantu pria tampan) ingin mengatakan cintanya pada ryu tapi pada saat itu ryu sedang bersama leo, san (hantu pria tampan) merasa cemburu karena ryu dan leo selalu bersama, hal itu karena san (hantu pria tampan) tidak mengetahui bahwa leo dan ryu sepupu. Hingga pada suatu hari mereka pun bertengkar.


Tiba-tiba sebuah benda jatuh yang mengagetkan ryu sehingga membuatnya kembali sadar atas kenangannya dimasa lalu.


Beralih ditempat lim dan leo yang sedang dikantin.


"Ada apa sihhh, lagi stress ya?" Ucap lim sambil senyum jaim pada leo.


"Sedikit" ucap leo.


"Lo kenapa sihh, coba cerita" balas lim.


"Aku kedatangan sepupu aku yang usil dan harus berbagi kamar denganku" ucap leo dengab kesal.


"Ohh itu udah gue tahu ryu kan namanya" jawab lim.


"Lohh kok kamu tahu" ucap leo dengan ekspresi kaget.


"Hahh" balas leo sambil kaget.


"Loh kok kamu kenapa sihh" ucap lim dengan penasaran dan bingung hal apa yang terjadi diantara leo dan ryu.


"Hhmmm sebenarnya aku senang dia punya pekerjaan tapi dia sedikit bawel dan menyebalkan" balas leo.


"Ohh" ucap lim.


Tiba -tiba Lim pun tersadar bahwa leo dan ryu bersepupu sedangkan ryu dan san (hantu pria tampan) berteman, sehingga lim pun berpikir bahwa untuk menanyakan beberapa hal tentang san (hantu pria tampan) dan ryu.


"Leo, apakah kamu mengenal teman-teman ryu?" ucap lim.


"Kenapa, kamu tiba-tiba tanya tentang ryu?" Ucap leo.


"Aku hanya ingin tahu saja" ucap lim.


"Hhmmm, apakah kamu naksir dengan sepupu aku?" Ucap leo sambil tersenyum jail.


"Tidak kok" balas lim.


"Setahuku ryu banyak temannya dan yang paling sering aku lihat itu san (hantu pria tampan)" ucap leo.


"San si hantu pria tampan" gumam lim dalam hati.


"San (hantu pria tampan) dan ryu mereka berdua sahabat, tapi yang aku lihat adalah cinta diantara mereka" ucap leo.


"Apakah mereka benar-benar saling mencintai" ucap lim


"Iya mereka saling mencintai, tapi ayah ryu tidak bisa menerima hubungan yang seperti itu, hingga ryu sempat berlari dari rumahnya setelah mendengar kabar kematian san (hantu pria tampan)" ucap leo sambil menunjukkan ekspresi sedih.


"Kenapa kamu sedih" ucap lim.


"Aku bukan sedih tapi hanya merasa sedikit ibah dengan ryu dan san (hantu pria tampan) mereka tidak bisa bersama andaikan ryu dilahirkan oleh ibuku mungkin mereka bisa bersama" ucap leo.


"Iya ya" ucap lim.


Tiba-tiba kris mendatangi lim dan leo.


"Hai kak dan hai juga kak leo" sapa kris.


"Lim, bolehkah aku bertanya?" Ucap leo dengan senyuman jaim memandang kris.


"silahkan saja" balas lim sambil meminum air.


"Apakah orang tuamu tidak melarang jika anaknya memiliki hubungan seperti kedua pria saling mencintai" ucap leo dengan senyum jaim kepada kris dan lim.


"Setahu aku ibuku dan ayahku selalu memberikan apa yang membuat anaknya bahagia, jika anaknya bahagia maka orang tua juga akan bahagia" ucap lim sambil tersenyum jaim kepada leo karna mengetahui maksud leo yang menyukai adiknya yaitu kris.


"Hhmmm" balas leo sambil terus memandangi kris.


"Bruukkkk" suara pukulan meja yang dilakukan oleh lim.


"Cukup kembali keruang pelatihan designer sekarang ayo dan kau kris kembalilah kekelas" ucap lim sambil melihat leo dan kris.


"Baik kak" ucap kris.