Don'T Touch

Don'T Touch
membuka mata batin



Keesokan paginya, seperti hari biasanya lim membantu ibunya untuk menyiapkan menu sarapan pagi mereka, sedangkan kris sedang membersihkan kamarnya dan menyiapkan peralatan perkuliahannya hari ini, kebetulan kris sedang mendapatkan tugas praktek menggambar design baju yang cukup menarik untuk ditampilkan dipameran nanti, akan tetapi kris lupa pensilnya berada dimana.


"Kak apakah kamu melihat pensilku?" tanya kris menuju kedapur. "Aku tidak melihatnya coba saja cari dimeja belajarku sapa tahu kamu menemukannya" balas lim sambil mengarahkan wajahnya kekamarnya.


Akhirnya kris pun menuju kekamar lim, kemudian kris pun mencari pensil miliknya, kris mencari seluruh sudut kamar lim dan ia tidak mendapatkan pensil miliknya, tiba-tiba sebuah benda jatuh mengagetkan kris, akan tetapi kris berusaha fokus dan tidak menghiraukan gangguan-gangguan yang ada pada dirinya, hingga mata kris tertuju pada sebuah boneka yang berada dilanta, kris pun meletakan boneka tersebut dimeja belajar lim namun setelah ia menyimpan boneka tersebut, boneka itu tiba-tiba berpindah dari meja belajar ke tempat tidur lim, kris mulai ketakutan dan memutuskan untuk keluar dari kamarnya lim akan tetapi ketika ia hendak melangkah pintu kamar lim tiba-tiba tertutup sendiri, suasana hati kris menjadi gelisah, tapi ia beranikan diri untuk melangkah lebih cepat menuju pintu akan tetapi langkah kris menjadi terhenti ketika sebuah pensil bergelinding menuju arahnya. Kris pun mengambilnya dan ketika ia hendak berdiri ia melihat sebuah bayangan hitam yang menakutkan dan membuatnya pingsan.


Beberapa menit kemudian, lim dan ibunya selesai menyiapkan sarapan pagi untuk mereka, lim pun memanggil ayah dan kris, namun ketika lim memanggil kris, kris tidak menjawab panggilannya akhirnya lim pun memutuskan untuk memanggil adiknya dikamarnya, alangkah terkejutnya lim ketika melihat adiknya tergeletak pingsan dilantai kamarnya. Lim pun seketika teriak memanggil ayah dan ibunya untuk memberikan tanda bahwa telah terjadi sesuatu pada kris.


Seketika kris dibawah kerumah sakit namun pada pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter tidak terdapat gejala apapun, dokter hanya mengatakan bahwa kemungkinan kris hanya mengalami kecapean atau mungkin mengalami sedikit gangguan supranatural yang mungkin bisa dikonsultasikan kepada orang yang lebih ahli dalam hal-hal mistis ya mungkin seperti orang sakti atau dukun dan lain sebagainya.


Ibu dan ayah seketika kaget dan trauma melihat kondisi kris yang seharusnya sudah membaik tapi malah tiba-tiba memburuk, akhirnya kris dibawah kembali berobat oleh paranormal/orang sakti yang telah mengobati kris 10 tahun yang lalu.


(Kejadian 10 tahun yang lalu) pada saat itu tepat diumur kris 9 tahun dan lim 11 tahun, kami sekeluarga sedang berliburan dirumah nenek, bersama sepupuku bernama tan dan han kami bermain petak umpat disaat itu kris yang bertugas menjadi penjaga adalah kris sedangkan aku, tan dan han bersembunyi, hal tak terduga terjadi kami bermain berempat namun kris menemukan orang yang tidak aku dan sepupuku kenal bernama michan (sosok hantu gadis kecil yang berumur 10 tahun).


Pada suatu hari kris berkata "Kak ada michan ingin bermain dengan kami" sambil menunjuk sosok michan yang tidak bisa dilihat oleh lim dan sepupunya, lim pun berlari dan memberikan informasi mengenai kris tentang melihat sosok michan sontak ibu dan ayah serta neneknya kaget, hingga ayahnya memutuskan untuk memanggil paranormal/orang sakti untuk mengobati kris agar mata batinnya tertutup, karna khawatir hal ini akan mengganggu mental/jiwa kris.


Namun sapa sangka akibat kejadian 10 tahun yang lalu kini terulang kembali.


Setelah sampai kepada orang sakti yang telah mengobati kris pada 10 tahun yang lalu, sebut saja namanya madam fu, setelah melihat kondisi kris madam fu sedikit kaget karena madam fu melihat sosok hantu pria tampan yang sedang berusaha terkoneksi oleh kris. Karna kris memiliki kemampuan alami mata batinnya terbuka meskipun sudah ditutup 10 tahun yang lalu. Akan tetapi hantu pria tersebut berusaha untuk selalu terhubung pada kris hingga membuat kris dapat membuka kembali mata batinnya.


"Pa tri, bu na kemampuan saya hanya bisa melihat kondisi gejala dan menutup mata batinnya kembali tapi hantu itu sangat berusaha keras untuk terhubung dengan kris saya tidak bisa melakukan lebih kemampuan saya sudah mulai terkuras" kata madam fu dengan sedikit cemas karna tidak bisa membantu banyak oleh kris. Sontak ayah dan ibu kaget mendengar pernyataan dari madam fu, sehingga membuat ibu menangis dan ayah berusaha menenangkan ibu.


"Pasti ada cara lain untuk membantu kris" gumamku untuk menenangkan ibu dan ayah.


"Ada tapi itu butuh sedikit pengorbanan" kata madam fu sambil melihat lim dengan tatapan tajam.


"Apa itu?, madam fu lakukan yang terbaik aku yakin kamu pasti bisa" kata ibu dengan sedikit terbata-bata karna menahan tangisnya melihat kris dalam kondisi seperti itu (sambil memegang tangan madam fu agar mau membantunya).


"Kris seperti ini karna hanya dirinya yang berbeda dengan yang lain maka harus ada yang membantunya memikul beban yang ia tanggung sendiri" kata madam fu dengan bijak.


"Bukan seperti itu bu na, maksudku adalah membantu kris dengan cara mengorbankan diri agar sama dengan seperti kris dalam hal ini membuka mata batin dengan cara ini mungkin dapat membantu kris untuk lebih kuat lagi melawan para hantu yang terus mengganggunya karna bukan hanya dia lagi yang dapat melihat hantu tetapi ada orang yang membantunya dalam menyelasaikan masalah yang dihadapi oleh kris" kata madam fu dengan tegas.


"Saya bersedia untuk membuka mata batin saya agar anak saya selalu dalam keadaan selamat" kata ayah sambil bermohon kepada madam fu.


"Tidak, hanya hantu yang terhubung dengan krisĀ  yang akan memilih sapa yang akan membantu kris". Kata madam fu sambil melihat mereka bertiga (bu na, pa tri, dan lim).


Setelah perdebatan yang cukup panjang, akhirnya mereka memutuskan untuk berbicara kepada hantu terkait sapa yang dia pilih untuk membantu kris dalam menyelasaikan masalahnya. Ritual itu pun terjadi cukup lama disertai hujan, guntur, serta petir membuat suasana ritual semakin mencekam angin bertiup kencan bagaikan suatu bencana menimpa pada seseorang yang baik hati. Ritual itu pun selesai dan hantu tersebut memilih lim untuk menamani


Kris atau membantu kris dalam menyelesaikan masalahnya.


"Apa kamu siap nak, biar ibu yang gantikan posisimu nak" kata ibu sedikit khawatir pada lim.


"Aku siap ibu, aku yakin aku bisa melakukannya" kata lim dengan bijak.


"Apa kamu siap untuk dibukakan mata batinmu?" Kata madam fu dengan tenang.


"Aku siap" gumamku sedikit khawatir dan gelisah.


Dalam proses ritual pembukaan mata batib suasananya lebih menyeramkan yang kurasa dari pada proses sebelumnya aku merasa ketakutan, kegelapan, dan teringat kembali oleh mimpi yang berbisik "harus ada balasan bagi pembunuh, kematian dibalas dengan kematian". Hingga ritual itu pun telah selesai.


"Buka matamu" kata madam fu.


Ketika lim membuka matanya, ia melihat sosok hantu pria tampan yang ada dalam mimpinya tepat disebelah adiknya kris, tanpa sepatah kata pun lim jatuh terpingsan karna melihat makhluk yang belum ia lihat sebelumnya.


"Jangan khawatir bu na ini biasa terjadi dia akan cepat siuman kalian bisa langsung pulang sekarang" kata madam fu dengan sedikit meyakinkan bu na dan pa tri.