Don'T Touch

Don'T Touch
penyelidikan



Pembahasan sebelum tidur dikamar kris.


"Michan (hantu gadis kecil) kenapa kamu bisa kembali" kata kris sambil melihat michan (hantu gadis kecil) yang duduk diatas lemari pakaian kris.


"Aku mau bermain-main" balas michan (hantu gadis kecil).


"Kenapa mau bermain denganku umur kita sekarang berbeda, aku tidak memainkan permainan itu lagi" kata kris.


"Aku kesini untuk melindungi kak, yang pernah menjadi teman aku pada 10 tahun yang lalu, aku takut selama 10 tahun aku selalu mengikutimu kak, tapi kau tidak bisa melihatku, karena kekuatan madam fu, aku selalu berusaha terhubung denganmu, hingga boneka itu muncul (boneka lim yang ada roh san si hantu pria tampan didalamnya), yang akhirnya kau dapat kembali melihatku" balas michan (hantu gadis kecil) sambil menunjukkan ekspresi sedih dan juga senang.


"Ohh sekarang aku paham kenapa sebelum boneka lim muncul aku sudah sering lihat hantu padahal mata batinku sudah ditutup ternyata michan (hantu gadìs kecil) ingin selalu terhubung denganku" gumam kris dalam hati.


"Bolehkah aku memelukmu aku kangen sama kak" ucap michan si hantu gadis kecil.


"Tentu saja boleh" balas kris sambil memeluk michan (hantu gadis kecil).


Beralih dikamar lim, lim dan san si hantu pria tampan sedang berbaring diatas ranjang sambil bercerita terkait penembakan san si hantu pria tampan dan ibunya.


"Kenapa sihh semua ini terjadi padaku" gumam lim dalam hati.


"Kau pikir aku tidak mengetahui apa yang ada dihati dan pikiranmu" ucap san si hantu pria tampan sambil menoleh kearah lim.


"Lalu apa yang harus aku lakukan" kata lim sambil menoleh juga kearah san (hantu pria tampan).


"Ya, membantuku untuk menguak sapa yang membunuhku serta ibuku" balas san (hantu pria tampan).


"Tentu aku akan membantumu tapi aku bingung aku tidak tahu mau memulainya dari mana beri aku solusi kek seperti ciri-ciri orang yang membunuhmu dan ibumu" kata lim dengan nada sedikit kesal lalu menoleh kearah langit-langit kamarnya.


"Cirinya sepertinya yang membunuhku adalah sosok pria, berbadan cukup tinggi, dan sepertinya orang itu kidal atau mungkin dia mampu menggunakan tangan kanan dan kiri secara seimbang, karena dia menembakku dengan tangan kiri" ucap san (hantu pria tampan).


"Itu tidak membantu sama sekali" kata lim dengan sedikit kecewa.


"Bagaimana kalau aku memberikanmu penglihatan atas kejadian itu melalui mimpi" ucap san si hantu pria tampan.


"Caranya" balas lim sambil menoleh kembali kearah san (hantu pria tampan).


Tiba-tiba san si hantu pria tampan mendekatkan kepalanya dengan kepala lim


"Tidurlah, semoga kau bermimpi indah" kata san si hantu pria tampan.


Beberapa menit kemudian lim dan san akhirnya tertidur dengan posisi kepala (jidat) san si hantu pria tampan menempelkan dengan kapala (jidat) lim.


Dalam mimpi lim.


"Lim bersiaplah kau akan melihat masa kejadian sebelum aku mati." kata san si hantu pria tampan.


"Baiklah" balas lim.


"Lihatlah diatas sana ada aku yang sedang memegang bonekaku dan disana ada orang yang siap menembak aku" kata san si hantu pria tampan sambil menunjuk kearah kejadian penembakan dirinya.


Kejadian yang diperlihatkan oleh lim melalui san si hantu pria tampan melalui mimpi.


"Dooorrr" suara tembakan yang berasal dari salah satu penjahat yang menyerang ibu san si hantu pria tampan.


"Ibbuuuu" teriak san si hantu pria tampan.


"Ddoooorrr" suara tembakan yang berasal dari pria lain yang membunuh san si hantu pria tampan.


Hingga tiba-tiba lim terbangun dari mimpinya.


"Aku baik-baik saja" balas lim dengan ekspresi yang cukup ketakutan.


Melihat ekspresi lim, san si hantu pria tampan memutuskan untuk memeluk lim, hingga akhirnya lim pun sedikit tenang.


"Sepertinya kau sangat ketakutan aku bisa merasakan detak jantungmu begitu kencang" ucap san si hantu pria tampan sambil memeluk lim.


"Aku sedikit ketakutan, karena suara tembakannya seolah nyata ditelingaku" kata lim sambil memeluk erat san si hantu pria tampan.


"Sudahlah tenangkan dirimu" ucap san si hantu pria tampan setelah memeluk lim.


"Tapi apakah kau pernah bertemu ibumu selama kau menjadi hantu, kenapa ibumu tidak terlihat padahal kau kan juga hantu, apakah ibumu sudah mati atau belum?" Ucap lim dengan sedikit kebingungan.


"Aku tidak tahu apakah dalam penembakan itu ibuku mati atau belum" balas san si hantu pria tampan.


Beralih kerumah keluarga leo.


"Ryu ini sudah larut malam tidurlah dikamar leo, soalnya dirumah ini hanya tidak ada kamar khusus tamu, lagian nak ryu juga bukan tamu, ibu sudah anggap anak sendiri" ucap ibu kepada ryu dan leo yang sedang menonton.


"Buuu" balas leo yang sedikit cemas.


"Baik bu, kalau begitu aku akan memanggilmu ibu juga karena anda telah menganggap saya sebagai anak bibi, eh maksudnya ibu" balas ryu sambil tersenyum kepada ibu leo.


"Ada apa lagi leo" ucap ibu leo sambil menoleh kearah leo.


"Apa kau tidak suka denganku, baiklah aku akan tidur disini dilantai ini, apakah ibu tega melihatku tidur disini" ucap ryu kepada ibu leo sambil menunjuk ruang tempat mereka menonton tv dan tersenyum manis kepada leo.


"Ibu tidak akan membiarkannya leo, ryu harus tidur dikamarmu, ingat ryu telah membantu ibu kalau tidak ibu tadi pasti udah..." ucap ibu kepada leo.


"Cukup bu, oke aku akan berbagi kamar dengan ryu, aku akan membersihkan kamar tidurku sekarang" balas leo sambil menghentikan perkataan ibunya, lalu berjalan menuju kamar tidurnya.


"Aku sangat puas, layani aku dengan baik, sampai bertemu dikamar tidur" ucap ryu yang berbisik pada leo ketika leo hendak menuju kamarnya.


"Kita lihat saja sapa yang akan bertahan" balas leo sambil berbisik ketelinga ryu.


"Baiklah nak ryu kamu bisa tidur dan ohh iya silahkan angkat barang-barangmu, semoga tidur kalian berdua nyenyak ibu akan tidur lebih dahulu". Ucap ibu leo.


"Baik bu" balas ryu.


"Baik bu" ucap leo yang bersamaan dengan ryu.


"Heh ada apa ini, kalian mengucapkan kata yang sama dengan waktu yang bersamaan kalian seperti memiliki ikatan batin saja" ucap ibu leo sambil tersenyum.


"Udah bu, ibu tidurlah dan apakah ibu sudah minum obat" kata leo


"Iya bu, ibu beristirahatlah" ucap ryu.


"Baiklah ibu akan minum obat dulu baru aku tidur, dan kalian cepatlah tidur" ucap ibu leo.


Sesampainya dikamar leo.


"Aku sudah membersihkan kasur dan lain sebagainya jadi beristirahatlah dengan tenang" kata leo kepada ryu.


"Aku akan beristirahat jadi dimana kusimpan barang-barangku" ucap ryu sambil menggandeng tas bawaannya.


"Taruh disitu saja" balas leo sambil menunjukkan kesuatau arah.


"Baiklah" ucap ryu sambil menaruh barang-barangnya yang ditunjuk kearah leo.