Don'T Touch

Don'T Touch
beradaptasi dengan hantu pria tampan



Sesampainya dirumah setelah mengunjungi madam fu. Lim belum juga tersadarkan dari pingsannya setelah ritual pembukaan mata batin.


"Kak Lim belum sadar bu?" Tanya kris dengan nada sedikit mengkhawatirkan kondisi lim.


"Dia akan baik-baik saja" kata ibu untuk menenangkan hati kris.


Setelah beberapa menit lim pun akhirnya sadar dari pingsannya, namun ia masih terbayang-bayang oleh sosok hantu pria tampan yang ada didalam mimpinya serta pada saat pembukaan mata batinnya oleh madam fu, tiba-tiba hantu pria tampan itu muncul tepat didepan kasur lim, walaupun sedikit takut lim berpura-pura untuk seakan-akan tidak melihat hantu pria tampan itu. Lim pun beranjak dari kasurnya dan mencari bukunya serta pensil untuk menggambar (alasannya mencari buku dan pensil untuk memanipulasi si hantu pria tampan agar merasa lim tidak melihat hantu).


"Ya ampun buku dan pensilku dimana ya?" Kata lim sambil mengacak-acak isi kamarnya.


Karena penasaran apa yang akan dilakukan lim, si hantu pria tampan malah membantu lim untuk mencari buku dan pensilnya.


"Apa ini buku yang kamu cari?" Kata hantu pria tampan.


Namun lim berusaha untuk berpura-pura tidak melihat dan tidak mendengar apa yang dikatakan oleh si hantu pria tampan.


Karna lim selalu mengabaikan si hantu pria tampan, akhirnya hantu tersebut membiarkan lim mencari buku dan pensilnya sendiri, begitu kukuhnya lim selalu menghindar agar tidak melihat si hantu pria tampan.


Namun tanpa lim sadari ia terus berjalan dan terpeleset akibat selalu menghindari hantu pria tampan, namun pada saat terpeleset si hantu pria tampan berhasil memeluk lim sehingga lim tidak jatuh kelantai. Si hantu pria tampan berhasil membuat dirinya dilihat oleh lim, dalam sekejap seakan waktu terhenti untuk menyaksikan lim saling bertatapan dengan si hantu pria tampan.


"Apa kau baik-baik saja?" Tanya si hantu pria tampan.


"Iya aku baik-baik saja dan terima kasih telah menolongku" balas lim.


Tiba-tiba kris mengetuk kamar lim untuk memastikan kondisi lim baik-baik saja.


"Kak lim apakah kamu baik sekarang tolong buka pintunya?" Kata kris sambil mengetuk pintunya.


"Jangan mengkhawatirkanku aku baik-baik saja" balas lim sambil membukakan pintu kamarnya.


"Mari makan kak ibu sudah menyiapkan makanan untukmu" kata kris sambil merangkul lim.


"Baik lahh ayo" balas lim.


Didapur mereka makan bersama layaknya keluarga yang sangat bahagia, namun sapa sangka ditengah kebahagian mereka ada sosok yang selalu mengganggu namun tak terlihat.


Setelah makan lim pun langsung bergegas kekamarnya, diikuti oleh sosok bayangan hitam. Sesampainya dikamar lim dan si hantu pria tampan berbincang mengenai masalah yang sebenarnya terjadi.


"Kenapa kamu mengikuti kami apa mau mu?" Tanya lim dengan sedikit kesal.


"Ini" jawab hantu pria tampan sambil menunjuk sebuah boneka pemberian dari leo.


"Kalau gitu ambil saja boneka ini lalu pergi" kata lim sambil memberikan boneka tersebut kepada hantu pria tampan.


"Aku tidak menginkannya lagi sekarang" kata hantu pria tampan.


"Lalu apa yang kamu inginkan sekarang" balas lim sangat kesal dengan hantu pria tampan.


"Ohh aku sama sekali tidak tersentuh dengan apa yang kamu katakan semuanya omong kosong belaka" balas lim walaupun sedikit senyum-senyum (malu-malu).


Ditengah-tengah pembicaraan mereka tiba-tiba terdengar suara nada dering panggilan telphon dari leo yang bermaksud menanyakan kabar lim.


"Hallo, bagaimana kabarmu, kenapa akhir-akhir ini kamu jarang kekampus?" Kata leo dalam telphon.


"Hello, aku baik-baik saja kok, aku hanua lagi pengen dirumah aja malas keluar" balas lim.


"Ohh iya aku mau bicara tentang sesuatu kekamu" kata lim pada leo sebelum mengakhiri panggilan telphon.


"Oke baik nanti kita ketemu dikantin kampus" kata leo.


"Ok nanti kita akan ketemu dikantin kampus jam 9 pagi" kata lim lalu mengakhiri penggilan telphonnya bersama leo.


Lim pun bersiap-siap untuk segera pergi kekampusnya untuk bertemu leo dan menanyakan terkait boneka yang leo berikan kepada lim.


Sementara itu, kris yang sedang membersihkan kamarnya dikagetkan dengan kemunculan hantu pria tampan.


"Apa yang membuat anda kemari?" Tanya kris dengan penasaran.


"Aku merasa kesepian dirumah ini aku tidak bisa ngobrol dengan siapapun kecuali denganmu" balas hantu pria tampan.


"Tapi kenapa kamu memilih kakakku pada saat ritual" tanya kris.


"Karna dia yang mencium aku dalam bentuk boneka yang pernah kamu lihat, lagi pula kakakmu cukup pemberani tidak kayak kamu yang langsung pingsan melihat makhluk seperti aku" balas hantu pria tampan.


"Iya-iya" balas kris dengan sedikit kesal pada tingkah hantu pria tampan.


Setelah perbincangan yang cukup lama antara kris dan hantu pria tampan, akhirnya kris mengetahui bahwa hantu pria tampan itu dahulunya adalah mahasiswa populer yang bernama san, san (hantu pria tampan) merupakan mahasiswa dari jurusan seni ia sangat berbakat dalam hal menyanyi dan menggambar hingga pada suatu hari san dan ibunya mati terbunuh terkena tembakan peluru dari orang yang tidak ia kenal. Sehingga tujuan san (hantu pria tampan) hadir ditengah-tengah mereka adalah untuk membantu menguak misteri pembunuh dirinya serta ibunya.


Peristiwa sebelum kematian san (hantu pria tampan), pada saat itu ibu san sedang menyiapkan makan malam untuk keluarga, sedangkan san sendiri sedang menggambar sambil mendengarkan musik ditemani dengan boneka imut miliknya pemberian hadiah ulang tahunnya ke-7 tahun, san (hantu pria tampan) sangat menyukai boneka tersebut. Hingga seketika suara tembakan terdengar begitu keras diruang makan, lalu san merasa panik hingga akhirnya ia memutuskan untuk keluar sambil membawa boneka kesayangannya.


"Ibu" teriak san melihat kondisi ibunya yang mati tergeletak bègitu saja.


"Doorrrr" suara tembakan dari pistol salah satu penjahat yang menyerang san.


Setelah kejadian penembakan itu san tidak tahu kenapa dirinya (roh) bisa masuk kedalam boneka itu, hingga ketika lim mencium boneka tersebut aku terbebas dari perangkap boneka itu, namun san tidak mengerti kenapa dirinya bisa berjumpa dengan lim dan apa saja peristiwa yang terjadi selama aku masih terperangkap kedalam sebuah boneka.


"Berarti tujuan kamu kembali untuk menyelediki semua ini" kata kris setelah mendengarkan cerita san (hantu pria tampan).


"Iya tujuanku hanya itu" balas san (hantu pria tampan).


"Lalu bisakah aku meminta untuk kau harus menampakkan wajah aslimu saja yang tampan seperti ini, jangan seperti bayangan hitam yang menyeramkan membuatku takut". Kata kris menyeru san (hantu pria tampan).


"Aku melakukan ini untuk menakutimu seberapa tangguh kamu bisa melihat aku dengan wujud seperti itu" balas san (hantu pria tampan) sambil tersenyum karena merasa lucu dengan apa yang dikatakan kris.