
Kini pagi pun tiba kini Jimin bangun dengan keadaan kepalanya pusing
Jimin:" ssss kepalaku" ucapnya lalu pun ia menetralkan dirinya dulu lalu melihat jam miliknya jam menunjukkan jam 5 pagi
Jimin:" masih selagi ini hahhh" desahnya pelan sambil menyandarkan kepalanya ke tembok, lalu dia pun beranjak dari kasurnya lalu membuka gorden di kamarnya terlihat di luar sana matahari mulai muncul Jimin pun tersenyum di sana terpanah dengan keindahan langit pagi
Jimin:" ternyata dunia begitu indah ya aku kira hanya senja yang indah ternyata sunrise tak kalah indahnya" ucapnya menghela nafas lalu tersenyum menatap matahari yang mulai muncul ke permukaan
Jimin:" aku sudah lama tidak menikmati hidupku aku melupakan kebahagiaanku akhir akhir ini, jadi mati kita mulai hidup baru jiminaaa" ucapnya sambil tersenyum
Lalu ia pun langsung mengambil handuknya lalu pergi mandi setelah mandi ia pun langsung melihat jam ternyata dia mandi cukup lama sampai sampai jam menunjukkan jam setengah 7
Jimin pun langsung memakai pakaian sekolahnya lalu merias dirinya lalu ia pun mengambil tas miliknya dan langsung turun ke bawah
Bisa ia lihat di sana sudah ada yah DNA ibunya yang sedang menikmati teh di pagi hari
Sehun:" ouw sayang mau sekolah hari ini?" tanyanya sambil menghampiri putri kesayangannya
Irene:" lebih baik libur dulu sayang kalo kamu belum bisa masuk sekolah ayah yang akan berbicara dengan pihak sekolah nanti kau tidak perlu khawatir" ucapnya sambil mengelus surai Jimin
Jimin:" ngak yah mah kakak mau sekolah aja di rumah juga boring kan lagian aku juga udah ngak papa" ucapnya sambil berusaha tersenyum
Sehun:" baiklah baiklah tapi kalo kamu pengen pulang pulang aja meskipun itu di pertengahan pelajaran ayah tidak mau anak ayah sakit lagi" ucapnya sambil mengelus surai anaknya Jimin pun menanggung di sana
Lalu mereka pun langsung memakan sarapan mereka lalu setelah sarapan Jimin langsung berpamitan dengan ibu dan ayahnya dan langsung berangkat
kini Jimin memasuki pekarangan sekolahnya dengan mengunakan mobil Lamborghini berwarna hitam miliknya yang sudah lama tak ia pakai
karena memang biasanya Jimin di jemput Suga atau nebeng ke jhope atau engak di antar ayahnya tapi hari ini dia membawa mobil miliknya sendiri
di sepanjang jalan semua orang menatap mobil Jimin, mereka bertanya tanya siapa pemilik mobil mewah itu,
Jimin pun langsung keluar dari mobilnya sambil membawa tas miliknya
Semua orang terlihat kagum melihat kecantikan Jimin baru tidka melihatnya 2 hari saja mereka sudah pangling
Jimin pun langsung masuk kedalam sekolahan dan di sepanjang koridor sekolah miliknya banyak sekali orang yang membicarakan dia yang di selingkuhi lah apa lah dia sangat muak dia pun langsung berjalan cepat menuju kelasnya
Saat dia sudah di kelasnya semua orang menatapnya menuju kasihan dia benci dengan tatapan itu dia langsung duduk di bangkunya berdiam diri lalu tiba tiba seokjin datang langsung memeluk Jimin
Seokjin:" selama 2 hari ini Lo kemana kenapa ngak masuk sekolah gw kangen banget sama Lo Jim" ucapnya Jimin pun tersenyum di sana
Jimin:" gw pengen libur aja" ucapnya tak mau menatap sahabatnya itu
seokjin:" Lo udah ngak papa kan kalo ada apa apa Lo bisa cerita kW gw ya" ucapnya sambil menatap sahabatnya penuh dengan ketulusan Jimin pun tersenyum di sana saat mereka asik ngobrol tiba tiba jhope datang jhope tersenyum melihat Jimin masuk hari ini
saat dia ingin duduk di sebelah Jimin Jimin pun langsung pindah ke barisan belakang di ikuti seokjin juga jhope hanya menatapnya dengan tatapan sendu dia menghela nafas panjang lalu menari tasnya ke bangku itu, lalu tiba tiba Suga pun datang dia langsung menemui jhope
Suga:" pagi sayang" ucapnya mengelus surai jhope pelan dia sama sekali tidak melihat Jimin menatap keduanya
Jhope:" pagi juga untukmu" ucapnya sambil tersenyum
Suga:" apa ibu mertuaku membawakan ku makanan lagi sayang?" tanaynya sambil mengelus pipi jhope pelan
Jhope:" iya ibu tadi masak untukmu ini" ucapnya memberikan kotak makan untuk Suga, Jimin menatap keduanya dengan perasaan campur aduk marah sedih kecewa
Jimin pun langsung pergi meninggalkan kelas melewati Suga dan jhope
Suga menatap ke Jimin dia sama sekali tidak tau kalau ada Jimin di sana dia pun langsung berdiri
Jhope:" Jimin" triaknya memangil Jimin tapi Jimin tidak menghiraukan panggilan jhope itu
Suga pun langsung berlari kelimpungan mengejar Jimin
Suga:" Jimin aku mau ngomong sesuatu" ucapnya sambil menggenggam pergelangan tangan Jimin, Jimin pun seketika Labuang menoleh
seokjin:" mau apa Lo ngak usah Lo pegang pegang tangan sahabat gw pakek tangan najis Lo itu" ucapnya menepis kasar tangan Suga:" gw mohon kali ini aja biarin gw ngejelasin semuanya gw pengen ngomong sama Lo Jim" ucapnya memohon
seokjin:" ngak Lo ngak punya kesempatan lagi udah ayo Jim kita pergi " ucapnya menarik tangan Jimin tapi Jimin sama sekali tidak bergerak dari tempatnya dia hanya menatap Suga
Jimin:" tinggalin gw sendiri biarin dia ngejelasin semuanya" ucapnya pada seokjin sambil menatap Suga yang tak berani menatapnya
seokjin:" tapi Jim "
Jimin:" pergi Kim seokjin" ucapnya seketika seokjin pun mengiyakan lalu pergi
Jimin pun langsung berjalan menuju kursi taman yang ada di sekolahnya Suga pun mengikuti Jimin dan meja pun langsung duduk di sana Jimin yang menatap datar k depan sedangkan Suga tak berani menatap Jimin
Suga:" maaf" ucapnya
Jimin:" trimakasi" singkatnya
Suga:" aku tau aku salah aku tau kesalahanku ini tidak bisa di maafkan dan tidak bisa di benarkan aku tau itu Jimin tapi aku akan berusaha sekeras mungkin meminta maaf padamu agar kau memaafkan ku jhope di sini tidak bersalah kau pun juga tak bersalah di sini di sini hanya aku yang bersalah aku salah sangat sangat salah" ucapnya meminta maaf sambil menatap Jimin sendu sedangkan Jimin hanya menatap ke depan dia Engan menatap wajah lelaki brengs3x yang ada di sampingnya
Jimin:" kalian salah bukan kau saja yang salah perempuan itu juga salah tidak usah kau pungkiri jika dia memang salah, kalo dia tidak salah dia tidak akan berlaku sejauh ini, jika saja ia tidak menerima pria brengsek sepertimu dia tidak akan bersalah tapi dia menerima mu, apakah kesalahan kalian menurut mu bisa di maafkan?" ucapnya dengan tegas Suga terbungkam
Suga:" tapi dia tidak salah sepenuhnya Jimin di sini aku yang paling bersalah" ucapnya
Jimin:" kau di sini ingin meminta maaf atau hanya ingin membelanya jika iya aku tidak punya waktu untuk itu semua" ucapnya ingin beranjak dari kursinya tapi Suga dengan cepat langsung menghentikan Jimin
Suga:" maaf sekali lagi maaf aku dan jhope mamang salah Jimin maafkan kami" ucapnya menatap Jimin sendu
Jimin:" sekarang jawab apa kau mencintainya? Siapa yang akan kau pilih aku atau dia?" tanaynya sambil menatap Suga tajam Suga terdiam dia menelan ludahnya dengan susah payah
Suga:" aku_" ucapnya terhenti Jimin masih menunggu jawaban Suga sambil menatapnya
Suga:" aku, aku mencintainya Jimin dan maaf aku lebih memilihnya bukan karena apa kau baik kau cantik kau lembut kau menyayangiku dengan sangat sangat baik kau adalah wanita paling baik yang pernah ku kenal tapi Jimin aku lebih nyaman berada di dekat jhope maaf" ucapnya menitihkan air matanya Jimin pun memegang bahu Suga
Jimin:" trimakasi berbahagialah dengan pilihanmu trimakasi untuk 2 tahun terakhir ini dan sampaikan maafku pada ibumu karena aku tidak bisa membahagiakanmu dan kurang memperhatikanmu Hinga kau berpaling ke perempuan lain dan maaf juga tidak bisa menepati janji ke ibumu untuk mempertahankan hubungan ini, jadi setelah ini anggap saja aku kau dan jhope tidak pernah kenal sama sekali kalian hanya orang asing dan kalian agap aku orang asing juga" ucapnya lalu pergi dari sana hatinya sakit sangat sakit dia mencengkram baju milknya Samapi lecek dia sangat sakit hati sakit sangat sakit
Sahabat dan pacarnya menghianati nya bayangkan saja bagaimana hancurnya Jimin saat ini
Suga':" maaf maaf Jimin maaf hiks maaf telah membuatmu sehancur ini" ucapnya sambil menangis di sana
OK SEGITU DULU YA GYS KAPAN KAPAN LAGI PAPAY
BORAHE 💜 APOBANGPO
MAAF TELAT UP SOALNYA LAGI BANYAK KEGIATAN SEKALI LAGI SORRY YA