Disappear

Disappear
Pertemanan?



Iridesa hanya bisa menghela nafas saat sissy bercerita panjang lebar soal kejadian tadi pagi,entah apa yang merasuki pikiran gadis itu sehingga dia nyerocos mulu kayak pedagang sayur.


"Sis"tegur desa.


"Kenapa?"tanya sissy.


"Diem"kata desa dengan pandangan yang menusuk dan hal itu membuat sissy takut sehingga diam tak bersuara.


Iridesa pun segera melanjutkan aktifitasnya yakni memakan bakso yang masih hangat di depannya.


"Des,gue mau nanya sama lo"ucap sissy.


"Apa?"tanya desa cuek.


"Lo nggak tertarik gitu ama keylan?"tanya sissy.


"Kalo lo sendiri"ucap iridesa.


"Aelah des lo pikun apa nggak tahu sih gue kan udah punya pacar"kata sissy.


"Oh iya lupa"kata desa jutek.


"Gue saranin ya mendingan lo buka hati lo sama cowok salah satunya keylan"kata sissy,dan perkataan sissy barusan membuat desa mendelik kaget dan bahkan dia tersedak kuah bakso yang ada di depannya,sissy yang melihat itu pun segera menyodorkan minuman pada iridesa.


"Lo kenapa des"ucap sissy.


"Lo bisa kan diem bikin orang keselek tau"kata desa datar dengan tatapan tajam.


"Iya gue diem"kata sissy.


Selang beberapa menit kemudian keylan datang ke kantin diikuti 3 orang cowok di belakangnya,melihat itu para cewek di kantin berteriak histeris pasalnya ketiga orang cowok yang bersama keylan adalah para cowok most wanted sebelum keylan dan kini keylan menjadi anggota dari cowok most wanted tersebut.


Ketiga cowok tersebut adalah randy(yang katanya coolnya nggak ketulungan),vero (yang senyumnya bikin hati meleleh),dan kolis (yang kalem dan paling manis).Dari ketiga cowok tersebut salah satunya adalah pacarnya sissy yaitu kolis.


"Tuh pacar lo"ucap desa.


"Ya tau ganteng kan"kata sissy.


"Hmm"balas desa.


Tanpa di aba-aba ke 4 cowok most wanted itu pun menuju meja desa dan sissy,kalau sissy sih senang aja karena ada pacarnya sementara iridesa hanya bisa mendengus kesal.


"Ngapain kalian ke sini,meja masih banyak"ucap desa.


"Aelah desa santai aja kali harusnya lo bersyukur di datangi cowok keren kayak kita"ucap keylan.


Sementara di sisi lain sissy dan kolis sedang berduaan dengan berlagak mesra dan itu membuat iridesa bete.


Tanpa aba-aba desa pun bergegas pergi meninggalkan kantin.


"Eh des lo mau kemana?"tanya keylan.


Desa tidak menjawab pertanyaan keylan dan mempercepat langkahnya.


"Kejar dong gebetannya"ucap vero.


"Iya kejar dong nanti keburu jadi gebetan orang lain lho"ucap randy.


"Siapa juga yang gebetin dia"kata keylan.


"Aelah lo kan playboy kelas kakap,kalo ada cewek cantik ya langsung sikat dong"kata vero.


"Ogah ah ama dia"kata keylan.


"Heh keylan lo nggak usah sok ogah-ogahan deh kalo suka ya langsung pdkt dong"kata sissy tiba-tiba.


"Emang kamu tega kalo sahabat kamu itu jadi korbannya keylan"ucap kolis yang membuat sissy tak mengerti.


"Dia tuh playboy kelas kakap,veni aja udah jadi korbannya"kata kolis,dan itu membuat sissy kaget karena cowok yang dikejar-kejar cewek di sma merah putih ternyata seorang playboy.


"Sis,lo nggak usah percaya ama kolis dia tuh cuma becanda"ucap keylan dengan senyum khasnya.


"Aelah lan veni aja udah jadi korban lo terus nanti siapa lagi"kata sissy.


"Gue udah tobat"kata keylan.


"Tobat cabe"ucap vero.


"Diem lo"ucap keylan sambil menjitak kepala vero.


Sissy berpikir untuk menceritakan semua ini pada iridesa karena dia tak mau kalau nanti iridesa jatuh cinta pada keylan,walaupun iridesa itu tipe orang yang sangat tidak mudah jatuh cinta tapi tetap saja sissy khawatir karena cinta itu bisa datang karena terbiasa bersama.


                       <|>|<|>|<|>


Desa kembali merutuki nasibnya yang semakin hari semakin sial karena kali ini mobilnya mogok di tengah jalan dan dia tak tahu harus berbuat apa.


"Gue tiap hari sial amat sih"gerutu desa.


Dari tadi dia mengotak-atik mobilnya tapi dia sama sekali tak mengerti macam-macam mesin mobil.


"Gini nih efek nggak mau belajar mesin"gerutu desa.


Kalo saja ada taksi atau angkot lewat pasti desa akan naik tapi dari tadi tidak ada satu pun taksi atau angkot yang lewat di tambah hp nya lowbat jadi dia tidak bisa memesan ojek online atau menghubungi orang yang bisa dihubungi.


Di tengah keputusasaannya tiba-tiba ada seseorang yang menolongnya mengotak-atik mesin mobil,saat dia mendongakkan kepala ternyata dia adalah keylan.


"Mobil lo kenapa?"tanya keylan.


"Nggak tahu"jawab desa datar,dalam benaknya desa berpikir"ni orang hobinya nolongin gue terus"


"Kalo gue cek nih kayaknya nggak kenapa-napa deh mobil lo"kata keylan.


"Trus kenapa mogok"ucap iridesa.


"Coba deh cek bahan bakarnya"perintah keylan,dan iridesa pun segera mengecek bahan bakarnya.


"Kayaknya abis deh"ucap desa.


"Terus gimana?pom masih jauh"kata desa.


"Mending lo bareng sama gue aja,tapi nanti ke rumah gue dulu ya"kata keylan.


"Kenapa kerumah lo dulu?"tanya desa.


"Ini liat nih baju gue kotor kena kuah soto jadi harus ganti dulu,jangan mikir yang aneh-aneh deh"ucap keylan.


"Oh kirain"ucap desa datar.


Dan setelah itu pun desa naik ke mobil keylan dan disusul keylan.


                       <|>|<|>|<|>


Mata desa kini tertuju pada rumah mewah yang ada di depannya,rumah keylan.


Haruskah ia masuk ke dalam rumah cowok itu?.


Disisa hidupnya iridesa mungkin tidak mau lagi masuk ke rumah cowok tapi kali ini dengan terpaksa dia masuk ke dalam rumah keylan.


Dia berjalan mengekori keylan dengan malas-malasan saat akan memasuki rumah itu,dan saat sampai di dalam iridesa dikejutkan dengan keberadaan orang tua keylan.


"Mati gue,nanti bisa-bisa gue di sangka pacar ni cowok"batin iridesa.


"Baru pulang keylan?"tanya rahayu.


"Bisa liat sendiri kan"ucap keylan ketus,iridesa kaget saat keylan berbicara ketus pada orang tuanya,dia pikir cuma dia saja yang ketus sama orang tuanya ternyata keylan juga sama.


"Des lo duduk aja gue mau ganti baju dulu"kata keylan.


"Oke"ucap desa.


Saat keylan pergi,iridesa mendapat tatapan introgasi dari orang tua keylan.


"Om,tante"sapa desa dengan muka yang dipaksain buat terlihat ramah.


"Kamu ceweknya keylan yang ke berapa?"tanya hendra.


"Maksut om"kata iridesa tak mengerti.


"Kamu beneran nggak tau atau pura-pura nggak tau"kata hendra.


"Maaf om saya nggak paham"kata desa.


"Sebenarnya kamu ini siapanya keylan?"tanya rahayu.


"Saya cuma temennya tadi kebetulan mobil saya mogok"kata desa.


"Oh cuma temen"kata rahayu.


"Pah kayaknya dia anak baik-baik deh pa,liat aja penampilannya kayaknya anaknya orang mapan"bisik rahayu pada hendra,iridesa pun hanya bisa mengernyitkan dahinya bingung.


Keylan pun akhirnya datang dengan penampilan yang bisa dibilang sangat keren walaupun sederhana tapi sangat menawan,padahal dia hanya memakai kaos putih polos dan celana jeans panjang di tambah rambutnya dengan gaya sedikit acak-acakan makin membuatnya terlihat cool.


"Ayo pulang"ajak keylan.


"Ayo,om tante permisi"ucap desa.


Dan setelah itu pun dia berjalan mengekori keylan.


Saat perjalanan seperti biasa tidak ada suara yang terdengar hanyalah suara mesin kendaraan di jalan raya,sampai keylan dulu yang membuka pembicaraan karena dia benci situasi seperti itu.


"Des"panggil keylan.


"Apa"jawab desa sambil menoleh ke arah keylan.


"Lo nggak pernah gitu punya temen laki-laki?"tanya keylan.


"Nggak"jawab desa datar.


"Kenapa?"tanya keylan.


"Banyak nanya lo"semprot desa.


"Gue kan pengen tahu,kenapa lo nggak punya temen cowok"kata keylan.


"Emang penting banget buat di bahas"kata desa dingin.


"Ya bukan gitu maksud gue,lo mau nggak jadi temen cewek gue"ucap keylan,iridesa yang mendengarnya pun terkejut tapi dia berusaha menutupinya dengan muka dinginnya.


"Bukannya temen cewek lo udah banyak"ujar desa.


"Itu bukan temen tapi fans"kata keylan.


"Oh"ucap desa.


"Lo nggak mau ya jadi temen gue"kata keylan,desa pun kemudian menatap mata keylan mencari kesungguhan di sana,ternyata bersamaan dengan itu keylan juga menatap desa.


Mata keylan sangat teduh sehingga desa sulit mengalihkan pandangannya karena mata itu mengingatkan desa pada seseorang,sedangkan mata desa sangat nyaman dan tenang dan mata itu juga mengingatkan keylan pada seseorang.


Untung saja keylan segera menyadari bahwa dia sedang menyetir sehingga dia kembali fokus ke jalanan.


"Oke gue mau kita temenan"ucap iridesa dengan tiba-tiba.


"Beneran"ucap keylan kaget.


"Emang gue keliatan boong"ucap iridesa.


"Nggak sih makasih ya udah mau jadi temen gue"ucap keylan sambil tersenyum.


"Ya"kata desa dengan senyuman yang sangat tipis bahkan senyuman itu tidak terlihat oleh mata hanya iridesa yang tahu.


Karena pandangan itu,mata itu yang telah menghipnotis iridesa,bahkan tanpa dia sadari perkataannya barusan akan membawanya ke sebuah perjalanan yang sangat amat panjang.


Bersambung