
Keylan baru saja memasuki rumahnya tapi kemudian langkahnya dihentikan oleh papanya.
"Gimana sekolahnya lan?"tanya papanya.
"Menurut papa gimana?"kata keylan balik bertanya.
"Kalo menurut papa pasti kamu udah banyak temen cewek soalnya udah kebiasaan dari dulu kamu selalu dikejar-kejar cewek"kata hendra.
"Nah papa kan udah tahu jadi ngapain nanya segala"kata keylan ketus.
"Kalo diajak ngomong orang tua itu harus sopan jawabnya"kata mama keylan (rahayu pratama)yang baru saja tiba dari dapur.
"Bingung ngomong sama kalian"kata keylan malas,dan kemudian dia berlalu menuju kamarnya.
"Kalo aja gue bisa cari duit sendiri nggak akan gue tinggal disini sama dua manusia cerewet itu"kata keylan.
Dia pun langsung merebahkan dirinya dikasur sambil memandangi sebuah foto,foto seseorang yang dulu sangat berarti bagi hidupnya.
"Gara-gara lo gue jadi kayak gini sekarang"gumam keylan sebelum ia terlelap dalam tidurnya.
<|>|<|>|<|>
Iridesa yang sedari tadi berada dimeja makan rumahnya mendengus kesal pasalnya dari tadi baik papanya maupun mamanya tidak mengajaknya bicara sedikit pun barang untuk menanyakan kabar sekolahnya atau pun dirinya.
"Ekhemmmm"kata desa berdeham.
Tapi hal itu tidak mengundang perhatian papa dan mamanya,karena kesal diapun membanting sendok dan garpu ke piring dengan keras.
"Kamu kenapa?"tanya mamanya (wulandari sanjaya).
"Nggak kenapa-napa"kata desa dingin.
"Oh yaudah"kata wulandari.
Oke sekarang desa benar-benar kesal,dia memang tak pernah diperhatikan oleh orang tuanya barang semenit,karena orang tuanya lebih sayang akan pekerjaan,tanpa di aba-aba lagi desa pun meninggalkan meja makan dengan muka kucing garong.
"Dia kenapa?"tanya papa desa(kusuma sanjaya).
"Biasalah anak muda lagi masanya pubertas jadi ya kayak gitu"ucap wulandari.
<|>|<|>|<|>
Iridesa yang memang dari pagi sudah tidak bersemangat kini makin tidak bersemangat pasalnya cowok banci yang sok cool itu kembali memasuki kelas dengan muka sok coolnya dan berakhir di tempat iridesa.
"Good morning"teriak keylan pada semua orang yang ada dikelas itu,seketika desa menyumpat telinganya dengan headseth.
"Good morning too"kata murid cewek serempak,dan hal itu disambut oleh senyuman keylan yang mampu membuat para cewek berteriak histeris.
Keylan yang melihat desa menyumpat telinganya dengan headseth pun segera menarik benda itu dari telinga iridesa.
"Apaan sih lo"bentak desa.
"Nggak kenapa-napa"kata keylan jutek.
"Kalo nggak ada papa kenapa narik-narik"kata desa.
"Emm gue cuma heran sama lo"kata keylan.
"Kenapa?"tanya desa dingin.
"Soalnya lo tuh satu-satunya cewek yang nggak tergoda sama senyuman gue"kata keylan.
"Ngapain gue harus tergoda sama cowok banci kayak lo"kata desa jutek.
"Enak aja gue ini cowok sejati bukan banci"elak keylan.
"Bisa diem"kata desa dingin.
Keylan pun hanya mendengus kesal akan sikap cewek di depannya.
"Nggak lama lagi lo juga bakal klepek-klepek sama gue"batin keylan.
<|>|<|>|<|>
Desa yang sedari tadi bosan di rumah pun memutuskan untuk ke cafe dan disinilah desa sekarang dia berada di sebuah cafe bernama dapur mawar.
Dia pun memesan makanan,tapi sebenarnya desa malas makan sih,namun namanya juga di cafe masak nggak pesen makanan,nanti dikiranya cuma mau numpang wifi gratis.
Ternyata walau di cafe desa tak kunjung bisa menyembuhkan rasa bosannya,malahan dia tambah bosan karena dia tidak menemukan hal yang menarik satu pun.
Seperti biasanya dan sudah menjadi kebiasan iridesa dia pun menengok ke kanan dan ke kiri (aelah kayak lagu naik-naik ke puncak gunung aja)untuk mencari sesuatu yang menarik.
Tak lama kemudian matanya tertuju pada seorang cewek dan cowok yang baru saja memasuki cafe,bukan tanpa sebab pandangannya tertuju pada cewek dan cowok itu,karena mereka sudah tidak asing bagi iridesa,mereka adalah keylan dan veni.
Iridesa berpikir untuk apa mereka ke sini berduaan lagi,apakah mereka berpacaran?,tapi iridesa segera membuang jauh-jauh pikiran itu karena tidak ada gunanya memikirkan orang yang tidak penting bagi dirinya.
Sementara itu di sisi lain....
"Sayang kamu mau makan aja?"tanya keylan pada veni.
"Terserah kamu aja"jawab veni.
"Kalo gitu nasi goreng seafood sama cappucino gimana?"tanya keylan.
"Oke sayang"kata veni.
Sebenarnya sih keylan dan veni jadian saat pertama kali keylan masuk sekolah namun hanya anggota the gengs of angel saja yang tahu.
Flashback on
Saat itu keylan baru saja ingin pulang,dia sudah bersiap-siap untuk membuka mobilnya namun tangannya dicekal oleh seseorang dan itu veni.
"Eh keylan gue mau ngomong bentar aja sama lo"kata veni.
"Lo cewek yang sekelas sama gue tadi kan"kata keylan.
"Iya,gue mau ngomong sama lo bentar aja"cicit veni.
"Oke ngomong aja"kata keylan.
"Gue emm suka sama lo,gue mau kita pacaran"kata veni blak-blakan.
Keylan pun tersenyum miring.
"Kita kan baru sehari bertemu masak lo udah suka sama gue,kita juga belum saling mengenal"kata keylan.
"Kita bisa kok pacaran sambil saling mengenal"kata veni.
Keylan kembali tersenyum miring.
"Oke kalo gitu sekarang kita pacaran"kata keylan.
Flashback of
Setelah keylan dan veni selesai makan mereka pun segera meninggalkan cafe tersebut tak lupa pula desa masih setia membuntuti mereka.
Keylan dan veni memasuki mobil bersiap-siap untuk pergi dan iridesa pun melakukan hal yang serupa sampai mobil mereka sama-sama melaju ke jalan raya.
Mobil keylan dan veni berhenti di sebuah perumahan yang bisa di bilang cukup elit mungkin di perumahan inilah veni tinggal,dan benar saja veni turun dari mobil bersama keylan dan kemudian keduanya berjalan memasuki gang yang mungkin menuju rumah veni.
Iridesa pun tak berhenti sampai di situ dia kembali mengikuti mereka berdua,namun saat sampai di pertigaan jalan dia kehilangan jejak mereka berdua.
"Ish nyebelin udah sampai sini malah nggak tahu mereka kemana"kata iridesa sambil berdecak sebal.
Baru saja dia ingin balik ke mobil tapi dia di kejutkan oleh sosok keylan yang entah kapan sudah berada di depannya saat ini.
"Lo ngapain di sini?"tanya keylan.
"Bukan urusan lo"kata desa dingin.
"Lo ngikutin gue ya"kata keylan.
"Dih gr"kata desa.
"Udah jujur aja,atau jangan-jangan lo suka ya sama gue"kata keylan.
"Heh cowok banci nggak usak kepedean deh,tampang aja pas-pasan"kata desa jutek.
"Banci lagi gue cowok sejati tahu"kata keylan.
"Bodo"kata desa,dan kemudian dia berlalu dari hadapan keylan,belum sempat dia melangkahkan kaki tangannya sudah dicekal oleh keylan.
"Lepasin"kata desa.
"Kalo gue nggak mau"tantang keylan.
"Ih nyebelin"kata desa dengan muka kayak kucing garong.
"Tapi lo suka kan"kata keylan sambil tersenyum miring.
"Lo tuh lebih nyebelin dari seekor ulat"ceplos desa.
"Emang apa hubungan gue sama ulat?"tanya keylan.
"Pikir aja sendiri"kata desa dan kemudian dia menarik paksa tangannya yang di pegang oleh keylan,lalu ia segera pergi dari hadapan cowok itu.
"Kenapa sih tadi gue pakek ngikutin tuh cowok banci dasar ****"batin desa sambil mengetok kepalanya karena itu adalah tindakan paling bodoh yang pernah dia lakukan.
bersambung