Disappear

Disappear
kedatangan keylan



"papa nggak suka kamu kayak gini keylan"ucap hendra (papa keylan).


"papa nggak suka tapi keylan suka"ucap keylan.


"papa bingung harus kayak gimana lagi,tiap hari kamu selalu bawa perempuan ke rumah ini,apa kamu nggak bosen?"


"nggak"ucap keylan.


"papa mau kamu pindah ke jakarta"ucap hendra.


keylan yang awalnya santai kini memelototkan matanya terkejut akan ucapan papanya barusan.


"what is the?"ucap keylan.


"papa udah urus surat kepindahan kamu,jadi kamu nggak bisa ngelak lagi atau semua fasilitas kamu papa blokir"ucap hendra dengan senyum kemenangan.


keylan hanya diam terbengong tak tahu apa-apa,papanya benar-benar gila.


"selamat menikmati kehidupan barumu"ucap hendra lalu beranjak pergi.


keylan benar-benar tak menyangka akan keputusan papanya,dia benar-benar kesal,bahkan dia ingin menggulung aspal saking kesalnya.


<|\>|<|\>|<|\>


Iridesa tak henti-hentinya menggerutu sebal,karena sedari tadi dia terjebak macet,apakah tak ada yang lebih buruk dari ini?karena bosan dia pun memalingkan mukanya,namun secara tak sengaja pandangannya jatuh pada sesosok laki-laki yang menyisir rambutnya.


IRIDESA POV


Bosan,itulah kata-kata yang mendefinisikan aku saat ini karena sedari tadi aku terjebak macet dan aku paling anti dengan yang namanya menunggu.


Karena bosan aku pun menengok kiri kanan,dan secara tidak sengaja pandanganku jatuh pada seorang laki-laki yang menyisir rambutnya di kaca mobil,aku pun segera bergidik ngeri karena itu adalah perilaku yang sangat banci menurutku.


Saat aku menatapnya secara tidak sengaja dia pun menatapku,dan cowok itu mengedipkan sebelah matanya padaku dan dia pun memberikan senyum yang menurutku sangat menjijikan,melihat dia bersisir seperti tadi saja aku sudah bergidik ngeri apalagi yang satu ini,aku serasa melihat *** kucing.


Segera saja aku memalingkan wajahku dari penglihatannya karena bisa-bisa aku muntah jika terus-terusan melihatnya.


KEYLAN POV


Aku terjebak macet yang cukup panjang karena bosan menunggu aku pun menyisir rambutku yang mulai berantakan,siapa tahu nanti ada cewek cakep lewat haha.


Saat aku menyisir,aku merasa ada seseorang yang mengawasiku dan aku pun segera menoleh ke kanan dan ke kiri,saat aku menoleh ke kanan secara tidak sengaja ada seorang cewek yang sepertinya mengawasiku.


Dari tatapannya sepertinya dia menatapku jijik,aku pun segera berpikir apakah ada *** kucing di mukaku sehingga dia menatapku jijik.


Aku pun segera memberikan tatapan dan senyuman mautku padanya tapi bukannya klepek-klepek malah dia menatapku seperti menatap setan,cewek itu pun segera memalingkan wajahnya dari penglihatanku.


"Cewek aneh"batinku.


AURHOR POV


Lalu lintas mulai berjalan normal,keylan dan desa pun segera melajukan mobilnya ke sekolah.


Saat sampai di sekolah keduanya langsung memarkir mobil dan saat mereka keluar tak sengaja mereka berpapasan lagi.


Tapi hal itu tidak di hiraukan oleh iridesa dan dia pun berlalu begitu saja.


"Dih sombong amat"tegur keylan.


Namun iridesa tidak menanggapinya karena dia paling anti dengan yang namanya basa-basi, ia pun segera mempercepat langkahnya menuju kelas karena dia tidak mau berurusan dengan orang model seperti itu.


Keylan yang mendapati bahwa omongannya barusan tidak direspon menjadi kesal bukan main,hal ini karena setiap cewek yang baru ditemuinya biasanya klepek-klepek tapi tidak dengan yang satu ini,dingin banget.


Iridesa berjalan sampai dikelasnya,saat sampai ternyata sissy sudah ada dikursinya.


"Hai des,tumben berangkatnya agak siang"kata sissy.


"Macet"kata desa.


"Ohhhhhhhhhh"kata sissy beroh panjang.


Iridesa pun segera duduk dikursinya dan langsung menenggelamkan kepalanya.


"Yaelah desa,baru dateng udah main tidur aja"tegur sissy.


Iridesa membalasnya dengan meletakkan jari telunjuknya di hidung tanda diam.


"Oke gue diem"kata sissy.


Baru saja desa ingin melanjutkan aktifitasnya,tiba-tiba 3 iblis musuh bebuyutan desa masuk ke kelas dan langsung menuju tempat desa untuk mengganggunya.


"Eh ratu es kebiasaan kalo pagi udah tidur"kata veni.


"Dia kan es ven,jadi kalo kena matahari meleleh makanya dia sukanya tidur"kata mecca.


"Betul itu"kata lusi.


Sissy yang tahu kalau desa tidak suka diganggu pun angkat bicara.


"Kalian bisa nggak sih,nggak ganggu desa sehari aja"kata sissy.


"Ni lagi satu,gue nggak ngomong sama lo ya"kata veni.


"Lebih baik lo semua pergi daripada kena tampol sama desa lagi"kata sissy.


"Gue nggak takut tuh"tantang veni.


Desa yang sedari tadi diam pun angkat bicara.


"Lo mau gue tampol"kata desa dingin.


"Silahkan sok atuh"kata veni.


Desa pun segera mengangkat tangannya,dan itu membuat veni takut,dia teringat bahwa tamparan desa masih terasa dipipinya.


"Yuk guys kita pergi,gue nggak mau pipi gue yang hangat ini kena tampolan ratu es nanti bisa-bisa beku"kata veni.


"Tahu takut"kata sissy.


Tak lama kemudian bel masuk berbunyi para murid pun segera memasuki kelas masing-masing untuk mengikuti pelajaran.


Seorang guru wanita paruh baya melangkahkan kakinya menuju kelas 11 ips 2,disusul dibelakangnya seorang cowok yang ternyata adalah keylan.


Para murid 11 ips 2 pun langsung duduk di tempat masing-masing karena mereka mendengar suara high heels yang sudah sangat familiar.


Tak lama setelah itu muncullah wali kelas mereka namanya bu kusmi yang datang bersama seorang cowok yang sudah tidak asing bagi iridesa.


"Assalamualaikum anak-anak"sapa bu kusmi.


"Waalaikumsalam bu"balas para murid.


"Hari ini kalian kedatangan teman cowok baru,silahkan kamu memperkenalkan diri"kata bu kusmi.


Keylan pun langsung memperkenalkan diri di iringi gayanya yang sok cool.


"Hai guys kenalin nama gue keylan wahyu pratama,kalian bisa panggil gue keylan atau elan"kata keylan dan setelah itu pun dia mengedipkan sebelah matanya pada murid cewek khususnya,dan itu membuat para murid cewek berteriak histeris.


Iridesa yang melihat itu pun tiba-tiba pengen muntah karena menurutnya itu gaya paling banci yang dilakukan oleh para cowok,dia pun bergidik ngeri melihatnya.


"Tuh cowok sleweng amat sih"batin desa.


Keylan yang menyadari bahwa cewek cantik yang dilihatnya tadi pagi,tidak lain tidak bukan adalah iridesa ternyata satu kelas sama dia.


"Oke keylan,kamu bisa duduk di.....,kata bu kusmi sambil mencari bangku kosong yang tersisa,terlihat banyak cewek yang saling dorong dengan teman sebangkunya agar bisa duduk bersandingan dengan keylan,dan mata bu kusmi jatuh pada kursi kosong di sebelah iridesa.


"Oke keylan kamu bisa duduk di samping iridesa"kata bu kusmi,dan itu membuat desa terkejut karena dari dulu dan sampai kapanpun dia tak ingin berjejer dengan siapapun.


Dengan wajah yang sok di cool-coolin,keylan pun segera menuju bangku di sebelah iridesa,banyak tatapan iri para cewek khususnya 3 iblis itu yang mengarah pada iridesa.


"Hai cewek tadi pagi,gue boleh kan duduk disini"kata keylan.


Iridesa pun hanya memutar bola matanya malas,keylan pun segera meletakkan bokongnya di kursi itu.


Saat pelajaran berlangsung tak ada percakapan di antara keylan dan iridesa,sampai keylan dahulu yang membuka pembicaraan.


"Woy cewek tadi pagi,diem-diem bae lagi sariawan yee"kata keylan.


"Gue punya nama"kata iridesa dingin.


"Emang nama lo siapa?"tanya keylan.


"Kan tadi udah dibilang ama bu kusmi"kata desa cuek.


"Emmm,seinget gue nama lo iridesa kan"kata keylan.


"Y"kata desa.


"Dingin amat kaya kutub selatan"kata keylan,namun iridesa tidak meresponnya,keylan pun hanya bisa mendengus kesal,dan mereka tidak bicara lagi sampai waktu istirahat tiba.


Saat waktu istirahat tiba hampir semua murid cewek kelas 11 ips 2 menuju ke tempat keylan dan iridesa,yang pastinya mereka ingin menunjukkan kecentilan mereka pada si ganteng keylan.


"Hai keylan"sapa veni.


"Hai"kata keylan sambil tersenyum dan itu mampu membuat para cewek kembali histeris kecuali sissy dan desa.


"Lo kok ganteng banget sih,gemes deh"


"Iya gemes pengen cubit"


"Bagi no wa dong"


"Kita ke kantin bareng yuk"


"Kasih senyuman lagi dong".


Begitulah rata-rata omongan para cewek yang terdengar di kelas 11 ips dan masih banyak ocehan lagi dan tidak bisa di sebutkan satu per satu.


Iridesa yang memang tidak suka keramaian,dari tadi dia menutup telinganya karena kebisingan dengan ocehan para cewek,dia mencoba untuk keluar kelas tapi ternyata tidak bisa karena tempatnya sudah dikerubungi oleh para cewek-cewek centil itu.


"Woi cowok tadi pagi cepet suruh mereka pergi"kata desa.


"Woi cewek tadi pagi gue punya nama"kata keylan.


"Woi gue juga punya nama"kata desa.


"Gue juga punya nama"kata keylan.


"Heh cowok banci cepet suruh mereka pergi nanti gue tendang lo"kata desa.


"Heh cewek kutub kalo gue nggak mau lo mau apa?"tantang keylan.


Karena iridesa memang sudah sebal dari tadi dia pun mengeluarkan jurus andalannya.


"Woiiii cewek cabe pergi kalian dari sini"teriak desa,dan itu menimbulkan perhatian para cewek berpusat padanya termasuk juga keylan.


"Ehhh desa si ratu es diem aja lo,lagian tempat ini bukan tempat nenek moyang lo"kata veni.


"Idih sok-sok an ngelarang kita padahal aslinya lo mau berduaan kan sama keylan"kata mecca.


"Ngarep aja lo"kata lusi.


Sissy yang melihat itu langsung memecah kerumunuan dan mengajak iridesa pergi karena iridesa paling benci situasi seperti itu.


Saat iridesa pergi keylan menatapnya sampai desa menghilang di balik pintu.


"Cewek yang cantik tapi sayang sikapnya kaya es di antartika,gue jadi penasaran sama cewek itu dan gue bakal bikin dia klepek-klepek sama gue"batin keylan.


bersambung