
"Lo yang bener des"kata sissy kaget.
"Iya"kata desa.
"Masak sih gue nggak percaya"kata sissy.
"Nggak percaya yaudah"kata desa jutek.
"Ih desa mah gitu,lo tau darimana kalo keylan dan veni pacaran"kata sissy memelankan suaranya karena takut terdengar oleh orang lain.
"Itu nggak penting tapi gue yakin mereka pacaran"kata desa.
"Ohhhh,tapi sejak kapan lo ngepoin orang,biasanya lo aja cuek sama segala hal di dunia ini"kata sissy.
"Nggak usah lebay deh"kata desa.
"Bukan gitu des,tapi ini tuh kejadian paling langka dan mungkin bisa jadi keajaiban dunia ke 8,karena seorang iridesa yang terkenal dingin kayak kutub,bisa-bisanya ngepoin seorang keylan dan veni"cerocos sissy.
Iridesa hanya bisa mendengus kesal karena memang sebenarnya tidak ada gunanya membahas sesuatu dengan sissy karena mulutnya yang ember plus cerewet dan kedua hal itu tidak disukai oleh desa.
"Jangan marah dong des"kata sissy.
"Iya"kata desa jutek.
Dan sepertinya keylan dan veni itu panjang umur baru saja desa dan sissy membicarakannya mereka sudah nongol dari balik pintu sambil bergandengan tangan,dan juga sepertinya mereka sudah mulai ngumbar hubungan mereka.Iridesa menatap tidak suka pada dua makhluk itu karena dia paling tidak suka dengan orang yang suka pamer hubungan(wajar sih soalnya kan desa jomblo ).
Para murid yang sudah ada dikelas itu pun meneriaki mereka dan juga menyiuli mereka,iridesa yang sangat tidak suka dengan keributan pun langsung menyumpal telinganya dengan headseth.
Namun belum sempat 5 detik,sissy sudah menarik headseth yang digunakan desa.Desa pun menatap sissy dengan pandangan dingin.
"Lo cemburu ya"kata sissy.
Desa yang mendengar itu pun langsung menatap tajam sissy,sissy yang takut akan tatapan tajam desa pun memilih untuk diam,dan desa pun melanjutkan kegiatannya yang tertunda tadi.
Rupanya hari ini keylan tidak berjejer dengan desa karena keylan berjejer dengan veni,namun itu justru jadi bencana bagi iridesa karena kali ini dia harus berjejer dengan mecca yang sebelumnya merupakan teman sebangku sekaligus sahabat veni yang merupakan musuh bebuyutannya.
<|>|<|>|<|>
Waktu berjalan cepat tak terasa sudah waktunya pulang sekolah.
Desa yang menyadari hal itu pun menyambutnya dengan semangat,pasalnya dari tadi dia sudah bete duduk berjejer dengan mecca yang kerjaannya nyerocos mulu kayak pedagang sate.
Segera saja dia menuju parkiran dan bersiap untuk pulang,dia langsung tancap gas saat menuju parkiran karena yang ada dipikirannya sekarang adalah pulang ke rumah,mandi,makan abis itu tidur untuk menghilanglan kebeteannya karena ya hari ini sangat menyebalkan baginya.
Baru saja dia ingin membuka pintu mobil,pergelangan tangannya dicekal oleh seseorang dan itu keylan.
Segala hal yang paling di benci iridesa adalah seseorang yang mengganggu aktifitasnya.
"Lo mau apa?"kata iridesa dingin sambil melepas paksa pergelangan tangannya.
"Gue mau pulang sama lo"kata keylan,desa pun menanggapinya dengan mengernyitkan dahi.
"Itu mobil gue mogok,jadi gue boleh kan bareng sama lo"kata keylan.
"Mobil lo mana?"tanya desa.
"Tuhhhh"kata keylan sambil menunjuk sebuah mobil sport berwarna merah.
"Keren juga mobilnya"batin iridesa,namun iridesa segera membuang jauh-jauh pikirannya tadi karena hal itu di anggap tidak penting bagi iridesa.
Iridesa pun segera berjalan menuju mobil keylan dan kemudian memasukinya.
"Mana kuncinya"pinta desa.
"Lo mau apa sih"kata keylan sambil menyerahkan kunci mobilnya pada iridesa.
Iridesa pun menyalakan mobil keylan tapi ternyata tidak bisa.
"Ternyata beneran mogok gue kira dia cuma mau modus"batin iridesa.
Desa pun segera keluar dari mobil keylan dan memberikan kunci mobil itu pada keylan lagi.
"Lo tadi ngapain sih,lo nggak percaya sama gue"kata keylan.
"Kali aja lo mau modus"kata desa.
"Veni kemana?"tanya desa.
"Udah pulang ama gengnya"ucap keylan.
"Pacaran kok nggak bareng aneh"ujar desa.
"Lo tau kan veni itu cewek sosialita jadi dia pasti lebih suka ngabisin waktu ama gengnya lah"kata keylan.
"Oh"ucap desa dingin,dan kemudian dia berjalan menuju mobilnya.
"Lo nggak ada niatan buat ngajak gue balik"ucap keylan,desa pun membalikan badan dan menatap keylan dingin.
"Nggak"ucap desa.
"Ih lo jahat banget sih jadi perempuan"kata keylan.
"Kalo lo mau bareng sama gue jangan banyak bacot"kata desa,dan itu membuat keylan tersenyum sumringah,segera saja dia berjalan ke arah mobil iridesa.
"Inget jangan banyak bacot"kata desa penuh penekanan.
"Iya"ucap keylan dan mereka pun menaiki mobil bersama,tak lupa desa memberikan kunci mobilnya pada keylan,kan nggak lucu kalo cewek yang nyetir.
Selama perjalanan tidak ada yang membuka pembicaraan sama sekali,sebenarnya keylan ingin membuka percakapan namun dia takut kalo tiba-tiba dia di depak keluar mobil oleh cewek kutub yang ada disampingnya.
Suasana semakin membosankan saat mereka terjebak macet,mereka pun sama-sama merutuki kemacetan ini didalam pikiran masing-masing.
Sudah sekitar 15 menit mereka terjebak macet namun bukannya lancar tapi malah nambah macet,benar-benar menyebalkan.
"Des"panggil keylan.
Yang dipanggil pun menoleh namun keylan mendapatkan sesuatu yang kurang mengenakkan yakni tatapan tajam plus dingin dari desa.
"Jangan natap gue kayak gitu napa,merinding tau"kata keylan.
"Lebay"ucap desa.
"Kenapa sih lo itu dingin banget kayak es"sindir keylan.
"Kenapa sih lo itu ngomong mulu kayak pedagang cilok"kata desa.
"Masak orang hidup nggak boleh ngomong,aneh lo"kata keylan.
"Gue nggak suka"kata desa.
"Kalo nggak suka ngomong yaudah diem"kata keylan.
"Harusnya gue yang nyuruh lo diem"kata desa dingin.
"Lo dulu terlahir dari apa sih,kok gue baru nemu manusia macem lo kayak penguin di kutub selatan"kata keylan.
"Gue tahu kalo gue ini dingin tapi seenggaknya jangan samain gue dengan penguin"kata desa.
"Lah kenapa?"tanya keylan.
"Penguin itu hewan nah kalo gue kan manusia jadi jangan pernah samain manusia sama hewan"kata desa dengan sedikit emosi.
"Orang sikap lo aja dingin,gue nggak yakin kalo lo itu manusia"kata keylan pelan hampir berbisik.
"Apa kata lo"ucap desa.
"Nggak,nggak papa iiitu lalu lintasnya udah lancar jadi lebih kita langsung cap cus"kata keylan gelagapan,bisa-bisa kalo desa dengar tadi mungkin sekarang keylan sudah terlantar di jalanan.
Mobil iridesa melaju ke dalam sebuah perumahan elit dan berhenti di salah satu rumah mewah yang ada di sana dan itu adalah rumah keylan.
Keylan yang sudah sampai rumahnya pun segera turun dari mobil.
"Des makasih ya udah anterin gue pulang,lo mau mampir"ucap keylan.
"Makasih,nggak"ujar desa dingin,dan desa pun segera melajukan mobilnya pergi meninggalkan kawasan itu.
bersambung