Destiny Love

Destiny Love
Episode 5 perubahan sikap Xiao Mei kepada keluarga Liu karena Wu lian



Terlihat Semua keluarga sedang menunggu dokter.


Saat itu dokter keluar dari ruangan,


"dokter bagaimana keadaan anak saya? " tanya nyonya Liu


"dia baik baik saja... kalau begitu, aku pergi" kata dokter.


Saat itu mereka masuk ke dalam ruangan, terlihat Xiao Mei sedang menangis sambil menatap ke atas


"Xiao Mei nak, kau tidak papa kan? " tanya nyonya Liu


"aku tidak papa... ayah aku ingin ke New York, pemotretan akan di lakukan" kata Xiao Mei kepada tuan Robert


"baiklah... "


"tunggu... kau tidak boleh pergi dari sini!! " ketus nyonya Liu


"iya nak... Ibu mohon, jangan pergi!! " kata nyonya Liu sambil memegang kaki Xiao Mei


"apa yang kau lakukan, lepaskan kaki ku!! " kata Xiao Mei


"ibu mohon nak, jangan pergi" kata nyonya Liu


Tiba tiba Wu lian memeluk Xiao Mei


"aku mohon Xiao Mei, jangan pergi, kalau kau pergi, bagaimana denganku? " kata Wu lian


Xiao Mei kaget, dia pun menatap Robert, lalu Robert pun mengangguk


"baiklah, aku tidak akan pergi" kata Xiao Mei


"apa... jadi kau tidak pergi" kata Wu lian


"ya" balas Xiao Mei


Setelah itu tuan Liu, nyonya Liu, dan Wu lian terlihat bahagia.


SETELAH BEBERAPA MINGGU


Terlihat Xiao Mei sedang membaca buku sambil duduk di sofa kamarnya


"ya tuhan, aku lapar, dan ini juga waktunya makan siang, kalau begitu aku makan dehk"kata Xiao Mei sambil pergi dari kamarnya


setelah di bawah, saat itu Wu lian datang


" Ehk kau rupanya!! "kata Wu lian


" ada apa kau ke sini? "tanya Xiao Mei


" aku ingin memberikan beberapa kotak nasi kepada kalian... ini, tolong berikan kepada keluargamu ya, ya sudah aku pergi, by"kata Wu lian sambil memberikan beberapa kotak nasi kepada Xiao Mei


setelah itu Xiao Mei pun menyimpan semuanya di atas meja makan, tiba tiba tuan Liu dll datang


"Xiao Mei, apa kau yang membelinya? " tanya tuan Liu


"bukan!! "


"tidak ini di... " kata Xiao Mei terpotong oleh nyonya Liu


"ya ini adalah pembeliannya, kalau begitu mari kita makan" kata nyonya Liu


Saat itu mereka pun makan, saat Xiao Mei mau memasukan makanan ke dalam mulutnya


"nak!! " kata nyonya Liu


"apa sih? " tanya Xiao Mei


"apa boleh aku menyuapimu? " tanya nyonya Liu


"iya nak... aku juga ingin menyuapimu, kami mohon" kata tuan Liu


"ish... baiklah" kata Xiao Mei


Lalu mereka berdua pun menyuapi Xiao Mei, setelah selesai makan


"baiklah, aku mau ke kamar dulu" kata Xiao Mei sambil pergi


📞"hallo kriss... ada apa? "kata Xiao Mei


📞" bagaimana sekarang keadaanmu, kata paman Robert, kau sedang sakit? "tanya Kriss


📞" aku baik baik saja sekarang... ouh ya, maaf ya tidak bisa datang ke pernikahanmu"kata Xiao Mei


📞"tidak papa... ouh ya, kalau kau menikah, nanti undang aku ya!! "kata kriss


📞" baiklah "kata Xiao Mei


📞" kalau begitu aku tutup telfonnya ya, dah"kata kriss


Lalu telfon pun di tutup, Saat Xiao Mei berbalik, dia kaget karena di hadapannya ada Wu lian


"hey, you surprised me"kaget Xiao Mei


" maafkan aku, ouh ya... siapa itu yang menelfon mu? "tanya Wu lian


"none of your business... sudahlah, ada apa kau ke sini? " tanya Xiao Mei


"aku ke sini ingin meminta sesuatu kepadamu!! " jawab Wu lian


"sesuatu apa? " tanya Xiao Mei


Saat itu Wu lian memegang tangan Xiao Mei


"Xiao Mei, berubahlah... aku tahu kau sangat menyayangi keluargamu, jadi berubahlah!! " kata Wu lian


Xiao Mei melepaskan pegangan tangan nya


"kau... emangnya kau ini siapa? " bentak Xiao Mei


"emangnya kau ini kakakku... sudahlah, aku harus istirahat, kepalaku sakit" kata Xiao Mei sambil pergi


"dan iya... besok ada pertemuan dengan teman ayahku, jadi bersiaplah" kata Xiao Mei sambil menaiki tangga


Setelah di dalam kamar, Xiao Mei menatap dirinya sendiri di cermin


"apa yang di katakan Wu lian benar... aku harus merubah sikap ku kepada keluargaku? " heran Xiao Mei


"baiklah, aku akan berubah... tapi gayaku masih sama!! " kata Xiao Mei sambil tersenyum


Setelah malam tiba


Terlihat keluarga sedang makan malam


"kak Xiao Mei!! " kata Ji li


"iya Ji li, ada apa? " tanya Xiao Mei


"besok ada waktu tidak? " tanya Ji li


"entahlah... memang kenapa? " tanya Xiao Mei


"besok adalah pertandingan ku dengan siswa kakak kelas, jadi apa kakak besok akan datang? " tanya Ji li


"ouh... sebenarnya kakak ada pertemuan dengan teman ayah robert, tapi kakak akan mengusahakannya" kata Xiao Mei


"ouh...," balas Ji li


"bagaimana, kalau mereka saja yang menggantikan posisi kakak di sana? " tanya Xiao Mei


"apa... tapi mungkin mereka tidak akan menginginkannya" kata Ji li


"ayah menginginkannya!! " kata tuan Liu


"hah? " Ji li


"iya nak... kami akan datang ke pertandingan mu" kata tuan Liu


"Terima kasih ayah... Terima kasih nyonya Liu" kata Ji li


"sama sama" balas nyonya Liu