Destiny Love

Destiny Love
Episode 3: Pertemuan petama antara Xiao Mei dan Wu lian



Setelah itu Xiao Mei berhasil membawa pria itu ke atas, Xiao Mei langsung menampar pria itu


"Apa kau sadar, apa yang telah kau lakukan? " Bentak Xiao Mei


pria itu diam


"Kalau kau mati bagaimana? " bentak Xiao Mei


"biarkan saja aku mati, dan kau kenapa kau mencegahku? " kata pria itu


Xiao Mei terdiam


"sekarang jawab pertanyaan ku, kenapa kau ingin melakukan itu? " tanya Xiao Mei


"kau ingin tahu yang sebenarnya, ok ayo ikut aku" kata pria itu sambil memegang tangan Xiao Mei lalu mengajak nya pergi


Setelah sampai di depan rumah sederhana, terlihat sedang ada pernikahan


"lihatlah mereka, lihatlah wanita tua di sana dan pria tua di sana, mereka adalah orang tuaku... ini adalah hari pernikahan kakakku dengan kekasihku, lihatlah" bentak Wu lian


Xiao Mei melihatnya


"jadi kau ingin bunuh diri karena ini semua" kata Xiao Mei


"ya, tepat sekali" kata Wu lian


Saat itu Xiao Mei menatap wajah Wu lian, Wu lian heran


"kenapa kau menatap ku, seperti itu!? " tanya Wu lian


"pantas saja kekasihmu pergi meninggalkan mu, karena kau itu jelekπŸ™‚" ejek Xiao Mei


"apa? " kaget Wu lian


"iya, dan kau tidak punya apa apa" kata Xiao Mei sambil tersenyum


"baiklah, sekarang ikut aku" kata Xiao Mei sambil memegang tangan Wu lian lalu pergi


Saat itu Xiao Mei pun membawa Wu lian ke dalam mobil


"kau akan membawaku kemana? " tanya Wu lian


"itu bukan urusan mu" jawab Xiao Mei


"kakak, kita akan kemana? " tanya Ji li


"none of your business, you better keep quiet!" kata Xiao Mei sambil menyalakan mobil


"ok baiklah" balas Ji li


setelah itu mereka pun berangkat.


Terlihat mobil yang di naiki mereka berhenti di parkiran salon


"apa yang kakak lakukan, kenapa kakak membawa kita ke sini? " tanya Yu linli


"We will see later!! " kata Xiao Mei sambil turun dari mobil


Setelah di dalam, saat itu pemilik salon ada di sana


"Hai kEY!! " kata Xiao Mei sambil memeluk perempuan pemilik salon itu


"hay... how are you" kata Key


"Im fine" jawab Xiao Mei


"Key, aku mohon rubah lah gaya pria ini, dia harus tampan dan cool, ok... dan pakaikan baju yang pantas untuk datang ke pesta" kata Xiao Mei


"ok... mari" kata key sambil membawa wu lian pergi


"kalian pulang saja pakai mobilku" kata Xiao Mei kepada kedua adik tiri nya


"baik kak" jawab Yu linli


Setelah mereka pergi, Xiao Mei pun pergi menyuruh para pelayan salon itu untuk merubah penampilan nya


Beberapa menit kemudian


Terlihat Xiao Mei dan Wu lian keluar sambil bergandengan, mereka sangat cantik dan tampan




Mereka saling bertatapan


"Key, thank you so much" kata Xiao Mei kepada Key


Setelah itu mereka pun pergi keluar, Xiao Mei menelfon asisten pribadinya


πŸ“ž"hallo, asisten han? "kata Xiao Mei


πŸ“ž" iya nyonya, kenapa? "tanya asisten han


πŸ“ž" tolong jemput aku di depan salon temanku key"jawab Xiao Mei


πŸ“ž"baik nyonya"


"siapa itu? " tanya Wu lian


"dia asisten pribadiku dari perusahaan ayah angkat ku" jawab Xiao Mei


Saat itu sebuah mobil mewah berhenti di depan mereka


"come up" kata Xiao Mei


"kita mau kemana? " tanya Wu lian


"kita akan datang ke pesta pernikahan saudaramu dan kekasihmu itu... lalu kau harus berpura pura, sudah berhubungan denganku sejak kau berhubungan dengan kekasihmu itu... Yang ke dua, kau harus mengatakan kepada mereka, bahwa kau sudah bekerja, dan memiliki saham 20 persen dariku... You understand? " kata Xiao Mei


Saat itu asisten han membuka kan pintu belakang mobil untuk Xiao Mei dan Wu lian.


Lalu mereka pun naik mobil, setelah itu mereka pun berangkat.


Terlihat Xiao Mei menelfon Tuan Robert jein


πŸ“ž"hallo ayah!! "kata Xiao Mei


πŸ“ž" iya nak, ada apa? "tanya Tuan Robert


πŸ“ž" ayah... jadi begini, aku ingin memberikan 20 persen saham ku kepada teman dekatku... apakah boleh? "tanya Xiao Mei


πŸ“ž" itu terserah mu nak, perusahaan kan milikmu, dan beberapa minggu lagi kan kau juga akan mendapatkan perusahaan Liu... ya sudah, ayah tutup dulu ya, ayah mau ada pertemuan dengan rekan kita"kata tuan Robert


Lalu telfon pun di tutup.


"kau menelfon siapa? " tanya Wu lian


"ayahku" jawab Xiao Mei


Saat itu mereka sampai di tempat tujuan, mereka turun dari mobil, semua orang kaget dengan kedatangan Xiao Mei dan Wu lian.


Setelah itu Xiao Mei dan Wu lian pun berjalan menuju rumah itu


Setelah di dalam, mereka melihat keluarga Wu lian sedang tersenyum bahagia.


Saat itu Xiao Mei tersenyum


"waw, kelihatannya kalian bahagia, tanpa anak dan calon menantu!! " Kata Xiao Mei sambil menggandeng tangan Wu lian


Semua keluarga kaget


"Wu lian?? " kata Ibu Wu lian sambil menghampiri Wu lian dan Xiao Mei


"iya bu... ini aku, ouh ya kenapa kalian tidak mengundang kami berdua... ouh ya wan, dia adalah calon istriku, kami berhubungan saat aku berhubungan dengan mu, dan satu lagi, aku menyembunyikan sesuatu dari kalian, yaitu aku mempunyai 20 persen dari perusahaan Xiao Mei" kata Wu lian sambil tersenyum


"ouh ya, ibu mengatakan kepadaku bahwa aku anak tidak berguna bukan... lihatlah sekarang" bisik Wu lian kepada ibunya


Setelah itu mereka berdua pun menghampiri Wan Zhi(mantan kekasih Wu lian) dan Yu Zhi (kakak Wu lian)


"selamat ya... kakak ipar" kata Xiao Mei


"selamat ya kak... dN selamat juga untukmu Wan Zhi, ayo Xiao Mei kita pergi sekarang, aku ingin bermesraan denganmu" kata Wu lian sambil menggendong Xiao Mei


Saat itu Xiao Mei menatap wajah Wu lian


"apa yang terjadi denganku, kenapa jantungku berdetak kencang? " batin Xiao Mei


Setelah berada di luar, Wu lian menurunkan Xiao Mei, lalu memeluknya


"Terima kasih sudah membantuku!! " kata Wu lian


"sama sama... ouh ya, mulai besok kau akan bekerja di perusahaan ku, jadi kau bersiaplah,... dan iya ini kunci rumah mu, kau pulang lah dengan asisten ku... aku akan pulang naik taksi" kata Xiao Mei sambil memberikan kunci rumah


Lalu Xiao Mei pun pergi, menaiki taksi


"lalu aku dengan siapa di rumah? " tanya Wu lian


"rumah mu adalah, rumahku dari ayah angkat ku... jadi di sana ada para pelayan... dan iya asisten han akan menemani mu berbelanja" kata Xiao Mei sambil pergi


Setelah itu Wu lian pun naik mobil